Ronaldo Menuju Kesempurnaan
Senin, 12/05/2008 07:45 WIB

(AFP/Paul Ellis)
Jakarta - Cristiano Ronaldo seperti sebuah definisi lain dari Manchester United di musim ini. Penampilannya di lapangan begitu dominan. Jika kesempurnaan itu ada, maka dia sedang menuju ke sana.
Ronaldo telah menciptakan banyak kisah di musim ini, dari dalam maupun luar lapangan. Di luar, misalnya, ia pernah ketahuan mengundang pelacur untuk berpesta bersama beberapa rekannya termasuk si rookie dari Brasil, Anderson.
Dari dunia "gemerlap", pemuda Portugal ini cukup doyan gonta-ganti perempuan. Setelah bubar dengan aktris Inggris Gemma Atkison, terakhir ia dikabarkan tengah menjalin hubungan istimewa dengan seorang model asal Spanyol, Nereida Gallardo, yang foto-foto topless-nya gampang diakses di internet.
Tapi itu semua adalah kehidupan pribadi seorang Ronaldo. Di lapangan ia adalah Ronaldo yang menawan di mata penonton, mengundang rasa iri sekaligus decak kagum buat pemain-pemain lain, baik kawan maupun lawan. Teknik olah bolanya sekelas penyihir, memberi kepuasan batin bagi jutaan penggemar.
Manajer Sir Alex Ferguson sudah meramalkan hal itu sejak ia direkrut pada pertengahan 2003. Sengaja atau tidak, sejak awal Ronaldo diberi nomor punggung 7, nomor beberapa legenda Old Trafford seperti George Best, Eric Cantona, Bryan Robson, sampai David Beckham.
Di musim ini, ia nyaris berada sampai di puncak. Penghargaan individu telah ia dapatkan, yakni pemain terbaik pilihan versi Asosiasi Pemain dan wartawan sepakbola setempat.
Gelar lain yang didapatnya di penghujung musim adalah pencetak gol terbanyak Premier League. Dalam kapasitasnya bukan sebagai penyerang, Ronaldo mampu mencetak 31 gol dari 34 pertandingan, mengalahkan bomber-bomber hebat macam Fernando Torres (Liverpool), Emmanuel Adebayor (Arsenal), sampai rekannya sendiri, Wayne Rooney.
Gol terakhir ia ukir ke gawang Wigan di laga pamungkas tadi malam. Ia melakukannya dari titik putih, setelah MU diberi hadiah penalti oleh wasit. Gol penaltinya membuka kemenangan MU, yang kemudian menang 2-0 di akhir pertandingan.
Kemenangan itu lantas memastikan MU menjuarai kompetisi. Pemain-pemain lain tentu punya andil masing-masing untuk mengantarkan "Setan Merah" ke tangga juara, tapi Ronaldo pantas dianggap sebagai pemimpi barisan kesuksesan tersebut.
Rasanya tidaklah berlebihan jika Ronaldo disebut-sebut sebagai benang merah MU dalam dua tahun belakangan. Jika dia mampu membantu MU menjuarai pula Liga Champions, maka nilai-nilai kesempurnaan buat seorang pemain bola akan semakin melengkapi Ronaldo.
"Well, teman-temanku sangat membantu. Mereka memberiku umpan-umpan dan kepercayaan yang besar -- dan aku mencetak gol. Aku punya sebuah sebuah kesempatan untuk menceak gol, dan aku berhasil," ujar pemain berusia 23 tahun itu seusai kemenangan atas Wigan.
"Tapi aku rasa Anda perlu membicaran tim ini. Aku pikir tim ini bermain sangat baik dan pantas menang. Kami punya pemain-pemain terbaik dan tim terbaik di Premier League," tambahnya. ( a2s / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Ronaldo telah menciptakan banyak kisah di musim ini, dari dalam maupun luar lapangan. Di luar, misalnya, ia pernah ketahuan mengundang pelacur untuk berpesta bersama beberapa rekannya termasuk si rookie dari Brasil, Anderson.
Dari dunia "gemerlap", pemuda Portugal ini cukup doyan gonta-ganti perempuan. Setelah bubar dengan aktris Inggris Gemma Atkison, terakhir ia dikabarkan tengah menjalin hubungan istimewa dengan seorang model asal Spanyol, Nereida Gallardo, yang foto-foto topless-nya gampang diakses di internet.
Tapi itu semua adalah kehidupan pribadi seorang Ronaldo. Di lapangan ia adalah Ronaldo yang menawan di mata penonton, mengundang rasa iri sekaligus decak kagum buat pemain-pemain lain, baik kawan maupun lawan. Teknik olah bolanya sekelas penyihir, memberi kepuasan batin bagi jutaan penggemar.
Manajer Sir Alex Ferguson sudah meramalkan hal itu sejak ia direkrut pada pertengahan 2003. Sengaja atau tidak, sejak awal Ronaldo diberi nomor punggung 7, nomor beberapa legenda Old Trafford seperti George Best, Eric Cantona, Bryan Robson, sampai David Beckham.
Di musim ini, ia nyaris berada sampai di puncak. Penghargaan individu telah ia dapatkan, yakni pemain terbaik pilihan versi Asosiasi Pemain dan wartawan sepakbola setempat.
Gelar lain yang didapatnya di penghujung musim adalah pencetak gol terbanyak Premier League. Dalam kapasitasnya bukan sebagai penyerang, Ronaldo mampu mencetak 31 gol dari 34 pertandingan, mengalahkan bomber-bomber hebat macam Fernando Torres (Liverpool), Emmanuel Adebayor (Arsenal), sampai rekannya sendiri, Wayne Rooney.
Gol terakhir ia ukir ke gawang Wigan di laga pamungkas tadi malam. Ia melakukannya dari titik putih, setelah MU diberi hadiah penalti oleh wasit. Gol penaltinya membuka kemenangan MU, yang kemudian menang 2-0 di akhir pertandingan.
Kemenangan itu lantas memastikan MU menjuarai kompetisi. Pemain-pemain lain tentu punya andil masing-masing untuk mengantarkan "Setan Merah" ke tangga juara, tapi Ronaldo pantas dianggap sebagai pemimpi barisan kesuksesan tersebut.
Rasanya tidaklah berlebihan jika Ronaldo disebut-sebut sebagai benang merah MU dalam dua tahun belakangan. Jika dia mampu membantu MU menjuarai pula Liga Champions, maka nilai-nilai kesempurnaan buat seorang pemain bola akan semakin melengkapi Ronaldo.
"Well, teman-temanku sangat membantu. Mereka memberiku umpan-umpan dan kepercayaan yang besar -- dan aku mencetak gol. Aku punya sebuah sebuah kesempatan untuk menceak gol, dan aku berhasil," ujar pemain berusia 23 tahun itu seusai kemenangan atas Wigan.
"Tapi aku rasa Anda perlu membicaran tim ini. Aku pikir tim ini bermain sangat baik dan pantas menang. Kami punya pemain-pemain terbaik dan tim terbaik di Premier League," tambahnya. ( a2s / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
- Kamis, 09/02/2012 05:32 WIB
'Milan Kebobolan Lewat Cara yang Naif'
- Kamis, 09/02/2012 04:07 WIB
Capello: FA Menghina Saya
- Kamis, 09/02/2012 02:42 WIB
Capello Mundur dari Timnas Inggris
- Kamis, 09/02/2012 07:25 WIB
'Capello Merasa Kekuasaannya Direnggut'
- Kamis, 09/02/2012 04:54 WIB
Copa del Rey
Lewati Valencia, Barca Hadapi Bilbao di Final
- Kamis, 09/02/2012 06:55 WIB
Copa del Rey
Barca vs Bilbao, Final Dua Tim Tersukses
- Kamis, 09/02/2012 04:56 WIB
Coppa Italia
Caceres Bawa Juve Menang di Kandang Milan
- Kamis, 09/02/2012 05:45 WIB
Mencari Pengganti Capello
- Kamis, 09/02/2012 05:58 WIB
Capello Bantah Sebut FA Menghina Dirinya
- Kamis, 09/02/2012 06:49 WIB
Ditinggal Capello, Wilshere Sedih
- Kamis, 02/02/2012 20:00 WIB
'Keputusan CAS Soal Persipura Belum Mengikat'
- Kamis, 02/02/2012 04:57 WIB
Valencia vs Barca Berakhir 1-1
- Senin, 06/02/2012 01:01 WIB
Sempat Tertinggal Tiga Gol, MU Imbangi Chelsea
- Senin, 06/02/2012 04:12 WIB
'Seharusnya MU Dapat 4 Penalti dan Cahill Dikartu Merah'
- Minggu, 05/02/2012 23:00 WIB
Roma Lumat Inter 4-0
- Selasa, 07/02/2012 19:30 WIB
Kerusuhan Warnai Laga Persija vs Persipura
- Senin, 06/02/2012 09:09 WIB
Tentang Penalti-penalti 'Setan Merah'
- Senin, 06/02/2012 00:21 WIB
KPSI Kongres Tahunan, Teruskan Rencana KLB
- Jumat, 03/02/2012 17:37 WIB
Rusuh, Persija vs Persiwa Dihentikan
- Jumat, 03/02/2012 18:29 WIB
Laga Dilanjutkan, Persija Dikalahkan Persiwa 1-2




Sending your message




(2).gif)

---125x125.gif)

.gif)
.gif)


