Mark Webber
Minggu, 08/06/2008 11:23 WIB

Jakarta -
Mark Alan Webber memulai perjalannya di dunia otomotif justru di balap motor sebelum mengikuti balapan karting tahun 1991 saat usianya 15 tahun. Webber sebelumnya juga sempat menjadi ball boy di tim rugby Canberra Raiders.
Kontrak sebagai test driver Arrows di tahun 2000 menjadi batu pijakan Webber memulai karir di F1. Tahun berikutnya gentian Benneton yang mengontraknya sebagai pembalap ketiga.
Di Benetton karir Webber tak bertahan lama karena posisinya diambil Fernando Alons0, namun itu tak membuatnya keluar dari hangar-bingar F1 lantaran Flavio Briatore membantunya mendapatkan kontrak di tim Minardi. Webber pun menjadi pembalap Ausie pertama di F1 setelah terakhir dilakoni David Brabham tahun 1994.
Debutnya di F1 tahun 2002 berakhir cukup memuaskan. Di depan pendukungnya sendiri dalam gelaran GP Australia, Webber finish di posisi lima. Balapan itu sendiri memakan korban delapan mobil gagal finish akibat kecelakaan hebat yang melibatkan Ralf Schumacher dan Rubens Barrichello.
Meski itu kemudian menjadi satu-satunya poin yang didapat Webber di musim tersebut, fans Oasis dan INXS ini mendapat banyak penghargaan atas performanya. Selain menyabet gelar "Rookie of the Year" dari majalah F1, gelar yang sama dia dapat dari Autosport.com .
Perjalanan karir Webber berlanjut di Jaguar di musim 2003 dan 2004 di mana dia berturut-turut duduk di posisi 10 dan 13 klasemen akhir musim. Hijrah ke BMW Williams tahun 2005, Webbermendapatkan podium pertamanya setelah menyelesaikan GP Monaco di posisi ketiga. Di musim itu Webber mengumpulkan poin 36, terbanyak sepanjang karirnya di F1 hingga kini.
Dua musih di Williams, Webber dikontrak Red Bull Racing tahun 2007 untuk menggantikan Christian Klien. Meski sepanjang musim itu tujuh kali gagal menyelesaikan balapan, namun Webber mampu kembali naik podium setelah menjadi pembalap tercepat ketiga di GP Eropa.
( din / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Mark Alan Webber memulai perjalannya di dunia otomotif justru di balap motor sebelum mengikuti balapan karting tahun 1991 saat usianya 15 tahun. Webber sebelumnya juga sempat menjadi ball boy di tim rugby Canberra Raiders.
Kontrak sebagai test driver Arrows di tahun 2000 menjadi batu pijakan Webber memulai karir di F1. Tahun berikutnya gentian Benneton yang mengontraknya sebagai pembalap ketiga.
Di Benetton karir Webber tak bertahan lama karena posisinya diambil Fernando Alons0, namun itu tak membuatnya keluar dari hangar-bingar F1 lantaran Flavio Briatore membantunya mendapatkan kontrak di tim Minardi. Webber pun menjadi pembalap Ausie pertama di F1 setelah terakhir dilakoni David Brabham tahun 1994.
Debutnya di F1 tahun 2002 berakhir cukup memuaskan. Di depan pendukungnya sendiri dalam gelaran GP Australia, Webber finish di posisi lima. Balapan itu sendiri memakan korban delapan mobil gagal finish akibat kecelakaan hebat yang melibatkan Ralf Schumacher dan Rubens Barrichello.
Meski itu kemudian menjadi satu-satunya poin yang didapat Webber di musim tersebut, fans Oasis dan INXS ini mendapat banyak penghargaan atas performanya. Selain menyabet gelar "Rookie of the Year" dari majalah F1, gelar yang sama dia dapat dari Autosport.com .
Perjalanan karir Webber berlanjut di Jaguar di musim 2003 dan 2004 di mana dia berturut-turut duduk di posisi 10 dan 13 klasemen akhir musim. Hijrah ke BMW Williams tahun 2005, Webbermendapatkan podium pertamanya setelah menyelesaikan GP Monaco di posisi ketiga. Di musim itu Webber mengumpulkan poin 36, terbanyak sepanjang karirnya di F1 hingga kini.
Dua musih di Williams, Webber dikontrak Red Bull Racing tahun 2007 untuk menggantikan Christian Klien. Meski sepanjang musim itu tujuh kali gagal menyelesaikan balapan, namun Webber mampu kembali naik podium setelah menjadi pembalap tercepat ketiga di GP Eropa.
( din / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
- Jumat, 10/02/2012 00:39 WIB
AVB: Capello Mundur, Jangan Salahkan Chelsea
- Kamis, 09/02/2012 19:18 WIB
Ibra Tampar Storari?
- Kamis, 09/02/2012 21:53 WIB
Mau Tangani Inter, Capello?
- Jumat, 10/02/2012 00:51 WIB
'Milan Sedang Butuh Dukungan, Bukan Kritikan'
- Kamis, 09/02/2012 19:45 WIB
Pearce Manajer Sementara Inggris, Capello Ucapkan Terima Kasih
- Jumat, 10/02/2012 02:00 WIB
Ambrosini: Jangan 'Mendongeng' di Ruang Pers, Chiellini!
- Kamis, 09/02/2012 22:43 WIB
Yosua Pahabol Ingin Seperti Boaz Salossa
- Jumat, 10/02/2012 04:43 WIB
Manny Pacquiao hentikan bisnis haram
- Kamis, 09/02/2012 05:32 WIB
'Milan Kebobolan Lewat Cara yang Naif'
- Kamis, 09/02/2012 16:52 WIB
Guardiola: Barca Harus Terus Tekan Madrid
- Senin, 06/02/2012 01:01 WIB
Sempat Tertinggal Tiga Gol, MU Imbangi Chelsea
- Senin, 06/02/2012 04:12 WIB
'Seharusnya MU Dapat 4 Penalti dan Cahill Dikartu Merah'
- Minggu, 05/02/2012 23:00 WIB
Roma Lumat Inter 4-0
- Selasa, 07/02/2012 19:30 WIB
Kerusuhan Warnai Laga Persija vs Persipura
- Senin, 06/02/2012 09:09 WIB
Tentang Penalti-penalti 'Setan Merah'
- Senin, 06/02/2012 00:21 WIB
KPSI Kongres Tahunan, Teruskan Rencana KLB
- Jumat, 03/02/2012 17:37 WIB
Rusuh, Persija vs Persiwa Dihentikan
- Jumat, 03/02/2012 18:29 WIB
Laga Dilanjutkan, Persija Dikalahkan Persiwa 1-2
- Kamis, 09/02/2012 04:54 WIB
Lewati Valencia, Barca Hadapi Bilbao di Final
- Senin, 06/02/2012 17:02 WIB
Tak Urus KPSI, PSSI akan Bertemu DPR




Sending your message
(2).gif)

---125x125.gif)

.gif)
.gif)


