Williams F1 Teams

Arya Perdhana - detiksport
Minggu, 08/06/2008 12:24 WIB

Jakarta -
Profil
Nama AT&T Williams F1 Teams
Markas Grove, Oxfordshire, Inggris
Team Principal Sir Frank Williams, Patrick Head
Pembalap Nico Rosberg (16) dan Kazuki Nakajima (17)
Test Driver
Nicolas Hulkenberg
Sasis
Williams FW31
Mesin Toyota RVX-09
Ban Bridgestone
Debut GP Argentina 1978
Juara Dunia Konstruktor
9 (1980, 1981, 1986, 1987, 1992, 1993, 1994, 1996, 1997)
Juara Dunia Pembalap
7 (1980, 1982, 1987, 1992, 1993, 1996, 1997)

Sejarah tim Williams di Formula 1 tak bisa dilepaskan dari kiprah pendirinya, Sir Frank Williams. Bersama Patrick Head, Williams mendirikan Williams F1 pada tahun 1977.

Tim Williams untuk kali pertama terjun ke GP Argentina tahun 1978. Kemenangan pertama untuk tim yang bermarkas di Oxfordshire, Inggris, ini akhirnya datang melalui Clay Regazzoni pada GP Inggris 1979.

Williams, bersama McLaren dan Ferrari, adalah tim yang sudah mampu menorehkan 100 kemenangan. Kemenangan nomor 100 itu dicatatkan oleh Jacques Villeneuve pada tahun 1997, tepatnya di GP Inggris.

Sudah banyak pembalap-pembalap hebat yang sukses jadi juara dunia saat bergabung bersama Williams. Tahun 1980, Alan Jones sukses menjadi juara dunia pembalap sekaligus membawa Williams bertengger sebagai juara konstruktor.

Setelahnya, ada nama Keke Rosberg yang menjadi juara dunia 1982, Nelson Piquet pada 1987, Nigel Mansell pada 1992, Alain Prost pada tahun 1993 serta Damon Hill yang jadi jawara dunia 1996 dan 1997.

Selain tujuh gelar juara dunia pembalap, Williams juga memenangi sembilan gelar juara konstruktor. Selain tahun 1980 yang disebutkan di atas, gelar juga datang pada tahun 1981, 1986, 1987, 1992, 1993, 1994, 1996 dan 1997.

Tahun 1994, Williams kehilangan pembalapnya, Ayrton Senna, yang tewas dalam kecelakaan di GP San Marino. Padahal, Senna saat itu dianggap sebagai pembalap terbaik di F1.

Setelah kecelakaan yang merenggut nyawa Senna, Frank Williams, Head dan desainer Adrian Newey diajukan ke pengadilan atas tuduhan penghilangan nyawa orang lain. Kasus ini baru selesai pada tahun 2005, saat ketiganya dinyatakan tidak bersalah atas semua tuduhan.

Bersama Ferrari, McLaren dan Renault, Williams dianggap sebagai empat tim teratas di kompetisi F1 modern. Namun berbeda dengan tiga tim pertama yang dimiliki oleh produsen otomotif terkemuka, Williams dianggap sebagai tim independen karena dimiliki oleh perorangan.
( arp / din )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share:
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com