Kimi Raikkonen

Kris Fathoni W - detiksport
Minggu, 08/06/2008 12:39 WIB

Jakarta -
Profil

Nama Kimi Raikkonen (Finlandia)
TTL Espoo, Finlandia, 17 Oktober 1979
Nomor Mobil 4
Tim Scuderia Ferrari Marlboro
Juara Dunia
1 (2007)
Debut GP Australia 2001
Kemenangan Pertama GP Malaysia 2003
Karir Sauber (2002, 2004-2005) & Ferrari (2006—sekarang)

Sebelum terjun ke arena F1, Kimi Raikkonen sudah mulai membalap di lintasan karting sejak usia sepuluh tahun. Pada usia 15 tahun, dia menjalani balapan di Monako, yang merupakan debutnya membalap di luar Finlandia. Sialnya, dalam penampilan tersebut dia terkendala oleh patahnya stir mobil.

Masih di arena karting, Monako kembali menghadirkan momen tak terlupakan kali kedua Raikkonen tampil. Pada putaran pertama balapan, tabrakan membuatnya terlontar melewati pagar pembatas dan membuatnya menghadap arah yang salah. Namun Raikkonen tetap melajukan mobilnya sampai pagar pembatas habis dan dia pun menggotong kendaraannya sendiri kembali ke dalam lintasan. Meski mekaniknya mengira dia sudah retire dari balapan, Raikkonen justru bisa menyelesaikan dengan finis di urutan tiga.

Pada tahun 1999, Raikkonen sukses menjuarai Formula Renault 2000 UK Winter Championship. Setahun setelahnya titel jawara Formula Renault 2000 UK ganti digondol. Hal ini lantas membawanya ke arena F1.

Melihat penampilannya yang menjanjikan, Peter Sauber memberinya kesempatan untuk melakukan ujicoba dengan tim F1 Sauber pada September 2000 di Sirkuit Mugello. Setelah sejumlah ujicoba lainnya, Sauber mengikat Raikkonen untuk musim 2001. Problem kemudian timbul karena pengalamannya dinilai masih terlalu minim untuk mendapat Lisensi Super F1, kendati hal ini akhirnya berakhir dengan keuntungan buat Raikkonen.

Pada penampilan debutnya di GP Australia, Raikkonen langsung sukses mendulang poin dengan menempati posisi enam. Pada musim itu dia harus tujuh kali retire, kendati aksinya juga sudah mulai mencuri perhatian dengan dua kali finis di posisi empat, yakni pada GP Austria dan GP Kanada. Raikkonen mengakhiri musim ini dengan menempati posisi sepuluh klasemen pembalap. Bersama rekan setimnya, Nick Heidfeld, dia juga membantu Sauber membukukan hasil terbaik dalam sejarah tim itu, yaitu duduk di posisi empat klasemen konstruktor.

Penampilan menjanjikan membuat Raikkonen mulai dihubung-hubungkan dengan penyedia mesin Sauber, Ferrari. Namun justru McLaren yang menggaetnya di tahun 2002. Balapan pertamanya bersama McLaren berakhir dengan manis setelah bisa finis pada posisi tiga di seri pertama, GP Australia. Di akhir musim perdananya dia menempati posisi enam klasemen.

Prestasi tertinggi Raikkonen bersama McLaren diukir pada musim keduanya bersama tim yang berbasis di Woking, Inggris, itu. Dengan total 91 angka dia jadi runner-up di akhir musim, kalah dari Michael Schumacher. Raihan serupa diulanginya tahun 2005, di mana dia kembali hanya jadi pembalap terbaik kedua di akhir musim. Kali ini Fernando Alonso yang jadi juara dunia.

Pada tahun 2007, Raikkonen hijrah ke Ferrari yang baru saja ditinggalkan Michael Schumacher yang pensiun. Memulai dengan jadi juara di seri perdana, GP Australia, Raikkonen akhirnya menutup musim itu dengan sempurna usai menggenapi raihan poinnya jadi 110 angka, unggul satu angka dari duo McLaren Lewis Hamilton dan Fernando Alonso, untuk jadi juara dunia..

Namun pada musim 2008, Kimi gagal mempertahankan gelarnya setelah pembalap McLaren, Lewis Hamilton berhasil merebutnya di seri terakhir yaitu GP Brasil. Pada musim lalu, Kimi harus puas berada di posisi ketiga setelah rekan setimnya, Felipe Massa. ( krs / din )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share:
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com