Felipe Massa

Kris Fathoni W - detiksport
Minggu, 08/06/2008 12:43 WIB

Jakarta -
Profil

Nama Felipe Massa (Brasil)
TTL Botucatu, Sao Paulo, Brasil, 25 April 1981
Nomor Mobil 2
Tim Scuderia Ferrari Marlboro
Juara Dunia
0
Debut GP Australia 2002
Kemenangan Pertama GP Turki 2006
Karir Sauber (2002, 2004-2005) & Ferrari (2006—sekarang)

Massa memulai aktivitas balapan di lintasan lewat ajang karting ketika dirinya berusia 8 tahun. Di akhir musim pertamanya itu, dia langsung bisa duduk di posisi empat. Selama tujuh tahun Massa terus bergelut di ajang itu baik di dalam dan luar negeri sebelum akhirnya banting setir ke Formula Chevrolet tahun 1998.

Pada tahun pertamanya, posisi lima berhasil dicatatkan Massa. Setahun setelahnya, dia jadi jawara usai memenangi tiga dari 10 balapan. Setelah dua tahun tampil di Formula Chevrolet, di tahun 2000 Massa beralih ke Eropa untuk menjajal seri Formula Renault Italia, yang kemudian dimenanginya bersama Formula Renault Eropa di tahun yang sama.

Setelah itu Massa berpeluang masuk ke ajang Formula 3 kendati dia memilih mengikuti seri Formula 3000 Eropa, di mana dia tampil dominan untuk jadi juara usai memenangi enam dari delapan balapan.

Ajang F1 baru dijajaki Massa tahun 2002 di bawah bendera Sauber. Di sana dia tampil cukup meyakinkan meski beberapa kali melakukan kesalahan. Di akhir musim dia mencetak empat poin, dengan finis di posisi lima pada GP Spanyol jadi raihan terbaik.

Tampil cukup menjanjikan tak bikin Massa dipertahankan Sauber yang malah kembali merekrut Heinz-Harald Frentzen untuk musim 2003. Massa sendiri menimba ilmu dengan jadi test driver Scuderia Ferrari --yang adalah penyedia mesin Sauber-- pada musim tersebut. Setelah semusim berlalu, Sauber akhirnya kembali memboyong Massa yang dinilai sudah punya pengalaman cukup.

Setelah bergabung kembali dengan Sauber Massa menutup musim 2004 itu dengan 12 poin, di mana raihan terbaiknya adalah finis di posisi empat di GP Belgia. Massa kembali mencatatkan hasil terbaik dengan finis di urutan empat pada musim 2005, yang sekaligus jadi tahun terakhirya bersama Sauber.

Massa kembali ke Ferrari tahun 2006, kendati kali ini statusnya bukan lagi test driver melainkan pembalap resmi tim itu, berdampingan dengan Michael Schumacher. Musim pertamanya bersama Ferrari dijalani dengan sukses dan Massa meraih podium teratas pertamanya pada musim ini di GP Turki. Di seri terakhir, dia juga menorehkan prestasi spesial dengan menjadi orang Brasil pertama yang juara di Interlagos --GP Brasil-- setelah kematian Ayrton Senna tahun 1993. Musim ini ditutup Massa dengan menempati posisi tiga klasemen pembalap di belakang juara dunia Fernando Alonso dan Schumacher.

Musim 2007 Massa mendapat rekan baru, Kimi Raikkonen, yang mengisi posisi Schumacher yang pensiun. Penampilannya kian membaik dari musim sebelumnya dan sukses menjuarai tiga seri. Performanya di GP Brasil yang adalah seri terakhir juga jadi salah satu penentu gelar juara dunia yang akhirnya jadi milik Raikkonen. Massa sendiri akhirnya duduk di posisi empat klasemen akhir pembalap dengan 94 poin, raihan tertingginya sejauh ini dalam semusim.

Sedangkan di musim 2008, Ferrari sempat berharap banyak pada pembalap asal Brasil ini. Namun Massa akhirnya gagal untuk merebut juara dunia F1 setelah terpaut hanya satu poin dari pembalap McLaren, Lewis Hamilton. ( krs / din )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share:
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com