Forum Sport
Berita Lain
- Senin, 22/03/2010 18:04 WIB
Tiger Woods Bicara Blak-blakan - Senin, 22/03/2010 10:11 WIB
Woods Pasrah Disambut Seperti Apa Bulan Depan - Sabtu, 20/03/2010 21:45 WIB
Petrokimia Kembali Takluk - Jumat, 19/03/2010 23:45 WIB
Petrokimia Telan Kekalahan Pertama - Kamis, 18/03/2010 11:32 WIB
Obama Sambut Positif Niat Comeback Woods - Rabu, 17/03/2010 00:06 WIB
Tiger Woods Comeback Bulan Depan
Indeks Berita
Baca Juga

Rabu, 13/08/2008 10:23 WIB
Olimpiade Beijing
Phelps Atlet Tersukses di Olimpiade
Arya Perdhana - detiksport

AFP/Michael Kapeller
Foto Terkait
Phelps meraih emas keempatnya di Beijing dengan menjuarai nomor 200 m gaya kupu-kupu putra di Water Cube, Rabu (13/8/2008). Catatan waktunya yang mencapai 1 menit 52,03 detik merupakan rekor dunia baru. Ia lebih cepat 0,6 detik dari rekor atas namanya sendiri.
Tak cuma itu, medali emas ini juga mengantar Phelps menjadi atlet tersukses dalam sejarah Olimpiade dengan rekor 10 emas. Enam emas ia dapatkan di Athena empat tahun silam.
Padahal, Phelps memenangi medali 200 m kupu-kupu ini dengan kesulitan tinggi. Kacamata renangnya sepertinya bocor dan air mengenai matanya hingga tidak bisa melihat.
"Goggles saya terisi air selama berenang. Saya ingin memecahkan rekor dunia, saya ingin mencatat waktu 1 menit 51 detik atau lebih baik. Tapi keadaannya tidaklah terlalu buruk," ucap Phelps seperti dilansir Reuters.
Koleksi medali emas Phelps kini sudah lebih banyak ketimbang atlet-atlet legendaris semacam Mark Spitz atau Carl Lewis. Dua atlet dari cabang renang dan atletik itu punya sembilan emas di lemari koleksi mereka.
Di luar Spitz dan Lewis, ada nama pelari jarak jauh Finlandia, Paavo Nurmi, dan pesenam Uni Sovyet Larysa Latynina yang rekornya dilewati Phelps. Mereka masing-masing memiliki sembilan emas.
Rekor Phelps sepertinya belum akan berhenti di sini. Hari ini perenang 23 tahun itu tampaknya akan menambah satu emas lagi dari nomor 200 m estafet gaya ganti. Di nomor ini, Amerika Serikat secara tradisional adalah penguasanya.
Phelps juga tengah mengejar rekor delapan medali emas dalam satu Olimpiade. Bila hal itu sukses ia wujudkan, maka rekor Spitz yang meraup tujuh emas di Olimpiade Munich 1972 akan dipatahkannya.
( arp / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (8 Komentar)
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).




