Markis/Hendra Sumbang Emas
Sabtu, 16/08/2008 22:15 WIB

AFP/Indranil Mukherjee
Terkait
Beijing - Indonesia mendapat medali emas pertama di Olimpiade Beijing 2008. Markis Kido/Hendra Setiawan yang menjadi penyumbangnya setelah menundukkan Cai Yun/Fu Haifeng lewat pertarungan tiga set.
Inilah medali emas pertama yang didapat Indonesia di Olimpiade Beijing 2008. Sejak dibuka Jumat (8/8/2008) pekan lalu, rombongan Merah Putih sudah mengumpulkan tiga medali perunggu.
Keberhasilan ini sekaligus menjaga tradisi emas Olimpiade dari cabang bulutangkis yang sudah dimulai sejak Barcelona 1992 melalui Alan Budi Kusuma dan Susi Susanti. Indonesia masih berpeluang menambah satu emas lagi melalui ganda campuran Nova Widianto dan Lilyana Natsir yang akan bertanding Minggu (17/8/2008) besok.
Di set pertama pasangan Markis/Hendra langsung mendapat tekanan kuat dari Cai Yun/Fu Haifeng yang membuat mereka tertinggal 0-3. Posisi poin sempat menjadi sama kuat 3-3, namun setelah itu ganda andalan Indonesia tersebut tak mampu berbuat banyak.
Cai Yun/Fu Haifeng bahkan mampu unggul hingga 12-6 sebelum diperkecil menjadi 12-8. Namun Markis/Hendra kembali tertinggal jauh dengan posisi poin 18-9. Sebuah pengembalian bola Hendra yang meyangkut di net mengakhiri perlawanan Indonesia di set pertama dengan 12-20.
Memasuki set kedua gantian pasangan Indonesia yang langsung tancap gas. Di awal laga Markis/Hendra langsung unggul 5-1.
Banyaknya kesalahan sendiri yang dibuat pada set pertama berhasil diminimalisir oleh duet Indonesia ini. Keunggulan selisih poin pun berhasil dijaga dalam jarak aman sebelum akhirnya merebut set kedua dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dengan kemenangan 21-11.
Di set penentuan laju kemenangan Markis/Hendra semakin tak terbendung. Unggul 3-1 awal pertandingan, ganda andalan Merah Putih sudah unggul 11-7 di pertengahan set kedua.
Usai berpindah lapangan, dominasi Merkis/Hendra masih belum bisa diimbangi Cai Yun/Fu Haifeng dan memimpin dalam posisi 17-10. Setelah mendapat tekanan besar karena keunggulan 20-11 mampu dipangkas menjadi 20-16, medali emas pertama akhirnya didapat kontingen Indonesia setelah set ketiga ditutup dengan skor 21-16. ( din / ian )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Inilah medali emas pertama yang didapat Indonesia di Olimpiade Beijing 2008. Sejak dibuka Jumat (8/8/2008) pekan lalu, rombongan Merah Putih sudah mengumpulkan tiga medali perunggu.
Keberhasilan ini sekaligus menjaga tradisi emas Olimpiade dari cabang bulutangkis yang sudah dimulai sejak Barcelona 1992 melalui Alan Budi Kusuma dan Susi Susanti. Indonesia masih berpeluang menambah satu emas lagi melalui ganda campuran Nova Widianto dan Lilyana Natsir yang akan bertanding Minggu (17/8/2008) besok.
Di set pertama pasangan Markis/Hendra langsung mendapat tekanan kuat dari Cai Yun/Fu Haifeng yang membuat mereka tertinggal 0-3. Posisi poin sempat menjadi sama kuat 3-3, namun setelah itu ganda andalan Indonesia tersebut tak mampu berbuat banyak.
Cai Yun/Fu Haifeng bahkan mampu unggul hingga 12-6 sebelum diperkecil menjadi 12-8. Namun Markis/Hendra kembali tertinggal jauh dengan posisi poin 18-9. Sebuah pengembalian bola Hendra yang meyangkut di net mengakhiri perlawanan Indonesia di set pertama dengan 12-20.
Memasuki set kedua gantian pasangan Indonesia yang langsung tancap gas. Di awal laga Markis/Hendra langsung unggul 5-1.
Banyaknya kesalahan sendiri yang dibuat pada set pertama berhasil diminimalisir oleh duet Indonesia ini. Keunggulan selisih poin pun berhasil dijaga dalam jarak aman sebelum akhirnya merebut set kedua dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dengan kemenangan 21-11.
Di set penentuan laju kemenangan Markis/Hendra semakin tak terbendung. Unggul 3-1 awal pertandingan, ganda andalan Merah Putih sudah unggul 11-7 di pertengahan set kedua.
Usai berpindah lapangan, dominasi Merkis/Hendra masih belum bisa diimbangi Cai Yun/Fu Haifeng dan memimpin dalam posisi 17-10. Setelah mendapat tekanan besar karena keunggulan 20-11 mampu dipangkas menjadi 20-16, medali emas pertama akhirnya didapat kontingen Indonesia setelah set ketiga ditutup dengan skor 21-16. ( din / ian )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detikSport.com,
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detikSport.com,
Telepon 021-7941177 (ext.524).
BeritaTerbaru
-
Selasa, 07/02/2012 15:36 WIB
Djokovic Bidik Titel Prancis Terbuka & Olimpiade
-
Minggu, 05/02/2012 03:26 WIB
Cedera Punggung, Azarenka Mundur dari Laga Piala Fed
- Selasa, 07/02/2012 22:03 WIB
Suporter Persija dan Persipura Bentrok
- Rabu, 08/02/2012 07:39 WIB
Saran Gullit ke Chelsea: Tepikan Torres Usai Drogba Kembali
- Rabu, 08/02/2012 03:09 WIB
Allegri Kritik Klaim Penalti Juve
- Rabu, 08/02/2012 06:39 WIB
Jelang MU vs Liverpool
Menanti Evra & Suarez Berjabat Tangan
- Rabu, 08/02/2012 09:04 WIB
Jelang Barca vs Valencia
Los Che Akan Matikan Messi
- Kamis, 02/02/2012 20:00 WIB
'Keputusan CAS Soal Persipura Belum Mengikat'
- Kamis, 02/02/2012 04:57 WIB
Valencia vs Barca Berakhir 1-1
- Rabu, 01/02/2012 18:20 WIB
PSSI Masih Didemo Suporter Pro Statuta
- Senin, 06/02/2012 01:01 WIB
Sempat Tertinggal Tiga Gol, MU Imbangi Chelsea
- Senin, 06/02/2012 04:12 WIB
'Seharusnya MU Dapat 4 Penalti dan Cahill Dikartu Merah'




Sending your message





(2).gif)

---125x125.gif)

.gif)
.gif)


