Kenapa Tunda Operasi, Stoner?
Selasa, 07/10/2008 02:10 WIB

AFP
Jakarta - Juara dunia 2007 Casey Stoner telah kehilangan gelar juara dunia yang kini sudah pasti digenggam Valentino Rossi. Tapi pembalap Ducati itu masih ngotot membalap dan menunda naik meja operasi sampai musim ini berakhir.
Pergelangan tangan kanan Stoner bermasalah setelah mengalami kecelakaan di MotoGP San Marino. Cedera serupa sebenarnya juga sudah pernah didapatnya tahun 2003, dan pada akhirnya operasi jelas harus dilakukan.
Medio pertengahan September lalu, saat gelar juara masih belum pasti milik Rossi, Stoner dikabarkan bakal segera naik meja operasi terkait cederanya. Tapi bahkan setelah titel juara gagal dipertahankan, Stoner masih belum mau dioperasi.
Penundaan itu ternyata dilatarbelakangi oleh niatnya untuk bisa segera menguji tunggangan barunya, Ducati Desmosedici GP9, di Valencia setelah musim ini berakhir.
"Itu (tes Valencia) adalah satu-satunya alasan kami meneruskan musim ini. Kami perlu menguji motor itu lagi, karena akan ada periode tiga bulan di mana saya tak bisa melakukan pengujian, dan para teknisi akan membutuhkan informasi sebanyak mungkin," bilang Stoner kepada situs MotoGP yang dikutip Autosport.
"Jika saya akan berkendara usai balapan di Valencia, sekalian saja saya ikut serta dalam dua balapan terakhir. Kalau memang sudah tak mungkin berkendara maka kami akan berhenti dan segera naik meja operasi, tapi saat ini tampaknya kami bisa menuntaskan musim ini," lanjut dia.
Selain alasan tersebut, pembalap Australia itu juga punya alasan tambahan. Dia ingin menyemen posisinya di urutan dua klasemen akhir.
"Kami punya dua seri lagi dan keadaan harus berjalan dengan baik buat kami guna bisa memastikan tempat kedua di kejuaraan dunia. Saya sudah banyak berpikir dan mengukir posisi dua dalam kejuaraan ini akan jadi capaian yang bakal bikin Anda bangga saat pensiun dan melihat ke belakang. Kami berusaha melakukan yang terbaik untuk karir saya dan saya pikir kami bisa bertarung berebut gelar lagi tahun depan," demikian Stoner.
Di klasemen saat ini Stoner ada di tempat kedua dengan 245 poin, unggul 36 angka dari Dani Pedrosa yang ada di posisi ketiga dengan 209 angka.
( krs / key )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Pergelangan tangan kanan Stoner bermasalah setelah mengalami kecelakaan di MotoGP San Marino. Cedera serupa sebenarnya juga sudah pernah didapatnya tahun 2003, dan pada akhirnya operasi jelas harus dilakukan.
Medio pertengahan September lalu, saat gelar juara masih belum pasti milik Rossi, Stoner dikabarkan bakal segera naik meja operasi terkait cederanya. Tapi bahkan setelah titel juara gagal dipertahankan, Stoner masih belum mau dioperasi.
Penundaan itu ternyata dilatarbelakangi oleh niatnya untuk bisa segera menguji tunggangan barunya, Ducati Desmosedici GP9, di Valencia setelah musim ini berakhir.
"Itu (tes Valencia) adalah satu-satunya alasan kami meneruskan musim ini. Kami perlu menguji motor itu lagi, karena akan ada periode tiga bulan di mana saya tak bisa melakukan pengujian, dan para teknisi akan membutuhkan informasi sebanyak mungkin," bilang Stoner kepada situs MotoGP yang dikutip Autosport.
"Jika saya akan berkendara usai balapan di Valencia, sekalian saja saya ikut serta dalam dua balapan terakhir. Kalau memang sudah tak mungkin berkendara maka kami akan berhenti dan segera naik meja operasi, tapi saat ini tampaknya kami bisa menuntaskan musim ini," lanjut dia.
Selain alasan tersebut, pembalap Australia itu juga punya alasan tambahan. Dia ingin menyemen posisinya di urutan dua klasemen akhir.
"Kami punya dua seri lagi dan keadaan harus berjalan dengan baik buat kami guna bisa memastikan tempat kedua di kejuaraan dunia. Saya sudah banyak berpikir dan mengukir posisi dua dalam kejuaraan ini akan jadi capaian yang bakal bikin Anda bangga saat pensiun dan melihat ke belakang. Kami berusaha melakukan yang terbaik untuk karir saya dan saya pikir kami bisa bertarung berebut gelar lagi tahun depan," demikian Stoner.
Di klasemen saat ini Stoner ada di tempat kedua dengan 245 poin, unggul 36 angka dari Dani Pedrosa yang ada di posisi ketiga dengan 209 angka.
( krs / key )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detikSport.com,
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detikSport.com,
Telepon 021-7941177 (ext.524).
BeritaTerbaru
-
Senin, 06/02/2012 15:55 WIB
Percepat Pemulihan, Hayden Jalani Operasi
-
Senin, 06/02/2012 06:11 WIB
Stoner Keluhkan Tambahan 4 Kg di Motor
-
Senin, 06/02/2012 00:45 WIB
Stoner Takkan Ubah Gaya Berkendara
-
Jumat, 03/02/2012 16:44 WIB
Bakal Sengit, Lorenzo Antusias Sambut Musim Baru
-
Jumat, 03/02/2012 06:01 WIB
Tes di Sepang Puaskan Rossi
- Selasa, 07/02/2012 03:29 WIB
Lakukan Hal Bodoh, Ibra Minta Maaf
- Selasa, 07/02/2012 07:15 WIB
Pujian untuk Pepe Reina
- Selasa, 07/02/2012 01:28 WIB
Barca Tunggu Madrid Terpeleset
- Selasa, 07/02/2012 10:52 WIB
Menyoal Tendangan Suarez ke Tubuh Parker
- Senin, 06/02/2012 19:44 WIB
'Fans Chelsea Salah Cemooh Ferdinand dan Evra'
- Kamis, 02/02/2012 20:00 WIB
'Keputusan CAS Soal Persipura Belum Mengikat'
- Kamis, 02/02/2012 04:57 WIB
Valencia vs Barca Berakhir 1-1
- Rabu, 01/02/2012 18:20 WIB
PSSI Masih Didemo Suporter Pro Statuta
- Senin, 06/02/2012 01:01 WIB
Sempat Tertinggal Tiga Gol, MU Imbangi Chelsea
- Senin, 06/02/2012 04:12 WIB
'Seharusnya MU Dapat 4 Penalti dan Cahill Dikartu Merah'




Sending your message




(2).gif)

---125x125.gif)

.gif)
.gif)


