Busungkan Dadamu, Massa
Senin, 03/11/2008 03:33 WIB

AFP/Orlando Kissner
Jakarta - Air mata Felipe Massa boleh saja menetes membasahi helmnya karena tak berhasil menjadi juara dunia. Tapi Massa tidak gagal, dia masih pantas membusungkan dada karena tampil luar biasa sepanjang musim ini.
Tampil sebagai juara GP Brasil, Massa tetap tak mampu menempatkan dirinya di posisi teratas klasemen pembalap dan merengkuh gelar juara dunia. Dengan total poin 97, pembalap Brasil itu kalah satu angka dari Lewis Hamilton.
Selayaknya manusia menaggapi kegagalan, pembalap 27 tahun itu tak kuasa menahan emosi kesedihan. Dia meneteskan air mata saat masih berada di kokpit F2008.
Tapi Massa tak lantas terbawa dengan kesedihan itu. Kepada ratusan fans yang terus mendukungnya sejak sesi free practice pertama lalu dia menunjukkan sebuah kebangaan besar. Usai turun dari jet daratnya Massa memukul dada tanda kebesaran hati, sementara di atas podium dia menunduk memberi hormat, mungkin sebagai tanda terimakasih pada publik Brasil.
Massa memang gagal menjadi juara dunia. Tapi mantan pembalap Sauber itu telah menunjukkan penampilan yang luar biasa sepanjang musim ini. Kalau mau menghitung jumlah kemenangan yang didapat, dia malah enam kali naik podium teratas, mengungguli Hamilton yang "cuma" lima kali jadi juara dunia.
Di sisi lain, Massa juga menunjukkan kalau dirinya tak kalah dari pembalap nomor satu Ferrari, Kimi Raikkonen yang tak lain merupakan juara dunia. Setelah melakoni tugas sebagai "pengawal" dengan sangat baik tahun lalu, dia malah mampu mengangkangi The Ice Man yang performanya sangat jauh dari stabil.
Gagal menjadi juara dunia jelas menyesakkan, dan Massa boleh kecewa atau bersedih dengah hal itu. Namun dengan apa yang sudah dia tunjukkan sepanjang musim ini, masih ada peluang baginya meneruskan tongkat estafet yang terputus di Ayrton Senna: menjadi juara dunia F1 asal Brasil. ( din / arp )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Tampil sebagai juara GP Brasil, Massa tetap tak mampu menempatkan dirinya di posisi teratas klasemen pembalap dan merengkuh gelar juara dunia. Dengan total poin 97, pembalap Brasil itu kalah satu angka dari Lewis Hamilton.
Selayaknya manusia menaggapi kegagalan, pembalap 27 tahun itu tak kuasa menahan emosi kesedihan. Dia meneteskan air mata saat masih berada di kokpit F2008.
Tapi Massa tak lantas terbawa dengan kesedihan itu. Kepada ratusan fans yang terus mendukungnya sejak sesi free practice pertama lalu dia menunjukkan sebuah kebangaan besar. Usai turun dari jet daratnya Massa memukul dada tanda kebesaran hati, sementara di atas podium dia menunduk memberi hormat, mungkin sebagai tanda terimakasih pada publik Brasil.
Massa memang gagal menjadi juara dunia. Tapi mantan pembalap Sauber itu telah menunjukkan penampilan yang luar biasa sepanjang musim ini. Kalau mau menghitung jumlah kemenangan yang didapat, dia malah enam kali naik podium teratas, mengungguli Hamilton yang "cuma" lima kali jadi juara dunia.
Di sisi lain, Massa juga menunjukkan kalau dirinya tak kalah dari pembalap nomor satu Ferrari, Kimi Raikkonen yang tak lain merupakan juara dunia. Setelah melakoni tugas sebagai "pengawal" dengan sangat baik tahun lalu, dia malah mampu mengangkangi The Ice Man yang performanya sangat jauh dari stabil.
Gagal menjadi juara dunia jelas menyesakkan, dan Massa boleh kecewa atau bersedih dengah hal itu. Namun dengan apa yang sudah dia tunjukkan sepanjang musim ini, masih ada peluang baginya meneruskan tongkat estafet yang terputus di Ayrton Senna: menjadi juara dunia F1 asal Brasil. ( din / arp )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 09/02/2012 02:01 WIB
'Massa Akan Tampil Beda di 2012'
-
Rabu, 08/02/2012 23:33 WIB
Tes F1 di Jerez
Schumi Catat Waktu Tercepat di Hari Kedua
-
Rabu, 08/02/2012 23:27 WIB
Dilirik Ferrari, Newey Masih Betah di Red Bull
-
Rabu, 08/02/2012 06:55 WIB
Red Bull Puas dengan Tes Hari Pertama di Jerez
-
Rabu, 08/02/2012 05:11 WIB
Iceman Komentari Hasil Tes Pertama dengan Cool
- Kamis, 09/02/2012 04:07 WIB
Capello: FA Menghina Saya
- Kamis, 09/02/2012 05:32 WIB
'Milan Kebobolan Lewat Cara yang Naif'
- Kamis, 09/02/2012 02:42 WIB
Capello Mundur dari Timnas Inggris
- Kamis, 09/02/2012 04:54 WIB
Copa del Rey
Lewati Valencia, Barca Hadapi Bilbao di Final
- Kamis, 09/02/2012 05:45 WIB
Mencari Pengganti Capello
- Kamis, 09/02/2012 04:56 WIB
Coppa Italia
Caceres Bawa Juve Menang di Kandang Milan
- Kamis, 09/02/2012 06:55 WIB
Copa del Rey
Barca vs Bilbao, Final Dua Tim Tersukses
- Kamis, 09/02/2012 07:25 WIB
Montella Pahami Keputusan Capello untuk Mundur
- Kamis, 09/02/2012 05:58 WIB
Capello Bantah Sebut FA Menghina Dirinya
- Kamis, 09/02/2012 06:49 WIB
Ditinggal Capello, Wilshere Sedih
- Kamis, 02/02/2012 20:00 WIB
'Keputusan CAS Soal Persipura Belum Mengikat'
- Kamis, 02/02/2012 04:57 WIB
Valencia vs Barca Berakhir 1-1
- Senin, 06/02/2012 01:01 WIB
Sempat Tertinggal Tiga Gol, MU Imbangi Chelsea
- Senin, 06/02/2012 04:12 WIB
'Seharusnya MU Dapat 4 Penalti dan Cahill Dikartu Merah'
- Minggu, 05/02/2012 23:00 WIB
Roma Lumat Inter 4-0
- Senin, 06/02/2012 09:09 WIB
Tentang Penalti-penalti 'Setan Merah'
- Senin, 06/02/2012 00:21 WIB
KPSI Kongres Tahunan, Teruskan Rencana KLB
- Selasa, 07/02/2012 19:30 WIB
Kerusuhan Warnai Laga Persija vs Persipura
- Jumat, 03/02/2012 17:37 WIB
Rusuh, Persija vs Persiwa Dihentikan
- Jumat, 03/02/2012 18:29 WIB
Laga Dilanjutkan, Persija Dikalahkan Persiwa 1-2




Sending your message





(2).gif)

---125x125.gif)

.gif)


