Honda Mundur dari F1
Jumat, 05/12/2008 15:17 WIB

AFP/Peter Parks
Tokyo - Honda akhirnya memutuskan mundur dari ajang balapan Formula 1. Keputusan tersebut diambil setelah mereka mengalami krisis keuangan akibat kondisi perekonomian dunia yang tak stabil.
Keputusan mengejutkan ini diumumkan oleh CEO dan Presiden Honda Takeo Fukui dalam sebuah konferensi pers di Jepang. Fukui mengakui bahwa krisis ekonomi global telah memengaruhi kondisi keuangan perusahaan induk Honda. Oleh karena itu, demi menyelamatkan perusahaan, mereka tak akan lagi mendanai tim Honda Racing F1.
"Keputusan yang sulit ini baru saja diambil dan dibuat di tengah kondisi buruk yang tengah dihadapi oleh industri otomotif global."
"Honda harus melindungi inti bisnis perusahaan dan mengamankannya untuk jangka waktu yang cukup lama, sementara ketidakpastian dalam kondisi ekonomi dunia terus menggunung."
"Kami akan mengadakan konsultasi dengan perwakilan dari Honda Racing F1 dan pemasok mesinnya, Honda Racing Development mengenai masa depan kedua perusahaan. Hal tersebut juga menyangkut menawarkan kedua tim untuk dijual," tandas Fukui seperti dilansir Reuters.
Fukui juga mengungkapkan bahwa Honda tak akan berpartisipasi dulu dalam kegiatan dunia olahraga otomotif, terutama F1. Mereka juga menegaskan tak akan memasok mesin bagi tim lain.
"Saat ini kami tak berencana untuk kembali ke F1. Kami tak ingin memasok mesin buat tim lain. Kami tak ingin setengah-setengah keluar dari dunia olahraga otomotif."
"Kami sangat ingin bisa melanjutkan berpartisipasi di F1, tetapi kami tak bisa melakukannya di tengah krisis keuangan seperti ini."
"Tapi kami harus memperlakukan tim kami dengan baik. Bila ada calon pembeli yang datang, standar kami mereka harus tetap mempekerjakan ratusan teknisi yang bekerja untuk tim Honda."
Akibat krisis ekonomi global ini, Honda dikabarkan mengalami penurunan penjualan mobil. Padahal setiap tahun mereka harus memasok dana hingga 500 juta dolar AS (sekitar Rp 5 triliun) untuk mendukung kegiatan Honda Racing di F1.
( roz / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Keputusan mengejutkan ini diumumkan oleh CEO dan Presiden Honda Takeo Fukui dalam sebuah konferensi pers di Jepang. Fukui mengakui bahwa krisis ekonomi global telah memengaruhi kondisi keuangan perusahaan induk Honda. Oleh karena itu, demi menyelamatkan perusahaan, mereka tak akan lagi mendanai tim Honda Racing F1.
"Keputusan yang sulit ini baru saja diambil dan dibuat di tengah kondisi buruk yang tengah dihadapi oleh industri otomotif global."
"Honda harus melindungi inti bisnis perusahaan dan mengamankannya untuk jangka waktu yang cukup lama, sementara ketidakpastian dalam kondisi ekonomi dunia terus menggunung."
"Kami akan mengadakan konsultasi dengan perwakilan dari Honda Racing F1 dan pemasok mesinnya, Honda Racing Development mengenai masa depan kedua perusahaan. Hal tersebut juga menyangkut menawarkan kedua tim untuk dijual," tandas Fukui seperti dilansir Reuters.
Fukui juga mengungkapkan bahwa Honda tak akan berpartisipasi dulu dalam kegiatan dunia olahraga otomotif, terutama F1. Mereka juga menegaskan tak akan memasok mesin bagi tim lain.
"Saat ini kami tak berencana untuk kembali ke F1. Kami tak ingin memasok mesin buat tim lain. Kami tak ingin setengah-setengah keluar dari dunia olahraga otomotif."
"Kami sangat ingin bisa melanjutkan berpartisipasi di F1, tetapi kami tak bisa melakukannya di tengah krisis keuangan seperti ini."
"Tapi kami harus memperlakukan tim kami dengan baik. Bila ada calon pembeli yang datang, standar kami mereka harus tetap mempekerjakan ratusan teknisi yang bekerja untuk tim Honda."
Akibat krisis ekonomi global ini, Honda dikabarkan mengalami penurunan penjualan mobil. Padahal setiap tahun mereka harus memasok dana hingga 500 juta dolar AS (sekitar Rp 5 triliun) untuk mendukung kegiatan Honda Racing di F1.
( roz / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 09/02/2012 02:01 WIB
'Massa Akan Tampil Beda di 2012'
-
Rabu, 08/02/2012 23:33 WIB
Tes F1 di Jerez
Schumi Catat Waktu Tercepat di Hari Kedua
-
Rabu, 08/02/2012 23:27 WIB
Dilirik Ferrari, Newey Masih Betah di Red Bull
-
Rabu, 08/02/2012 06:55 WIB
Red Bull Puas dengan Tes Hari Pertama di Jerez
-
Rabu, 08/02/2012 05:11 WIB
Iceman Komentari Hasil Tes Pertama dengan Cool
- Kamis, 09/02/2012 04:07 WIB
Capello: FA Menghina Saya
- Kamis, 09/02/2012 05:32 WIB
'Milan Kebobolan Lewat Cara yang Naif'
- Kamis, 09/02/2012 02:42 WIB
Capello Mundur dari Timnas Inggris
- Kamis, 09/02/2012 04:54 WIB
Copa del Rey
Lewati Valencia, Barca Hadapi Bilbao di Final
- Kamis, 09/02/2012 05:45 WIB
Mencari Pengganti Capello
- Kamis, 09/02/2012 04:56 WIB
Coppa Italia
Caceres Bawa Juve Menang di Kandang Milan
- Kamis, 09/02/2012 06:55 WIB
Copa del Rey
Barca vs Bilbao, Final Dua Tim Tersukses
- Kamis, 09/02/2012 07:25 WIB
Montella Pahami Keputusan Capello untuk Mundur
- Kamis, 09/02/2012 05:58 WIB
Capello Bantah Sebut FA Menghina Dirinya
- Kamis, 09/02/2012 06:49 WIB
Ditinggal Capello, Wilshere Sedih
- Kamis, 02/02/2012 20:00 WIB
'Keputusan CAS Soal Persipura Belum Mengikat'
- Kamis, 02/02/2012 04:57 WIB
Valencia vs Barca Berakhir 1-1
- Senin, 06/02/2012 01:01 WIB
Sempat Tertinggal Tiga Gol, MU Imbangi Chelsea
- Senin, 06/02/2012 04:12 WIB
'Seharusnya MU Dapat 4 Penalti dan Cahill Dikartu Merah'
- Minggu, 05/02/2012 23:00 WIB
Roma Lumat Inter 4-0
- Senin, 06/02/2012 09:09 WIB
Tentang Penalti-penalti 'Setan Merah'
- Senin, 06/02/2012 00:21 WIB
KPSI Kongres Tahunan, Teruskan Rencana KLB
- Selasa, 07/02/2012 19:30 WIB
Kerusuhan Warnai Laga Persija vs Persipura
- Jumat, 03/02/2012 17:37 WIB
Rusuh, Persija vs Persiwa Dihentikan
- Jumat, 03/02/2012 18:29 WIB
Laga Dilanjutkan, Persija Dikalahkan Persiwa 1-2




Sending your message




(2).gif)

---125x125.gif)

.gif)
.gif)


