Forum Sport
Berita Lain
- Minggu, 21/03/2010 22:02 WIB
Hamilton: Red Bull Memang Kencang - Minggu, 21/03/2010 08:03 WIB
Jelang GP Australia
Mercedes Yakin Lebih Kompetitif - Minggu, 21/03/2010 04:04 WIB
'Sempurna, Schumi' - Minggu, 21/03/2010 03:01 WIB
Button Berharap Banyak di Melbourne - Sabtu, 20/03/2010 07:20 WIB
Massa: Aturan Baru Membosankan, tapi... - Sabtu, 20/03/2010 05:03 WIB
Sebuah Pembuktian dari Massa
Indeks Berita
Baca Juga
Rabu, 01/07/2009 18:27 WIB
Red Bull Punya Rivalitas, Bukan Anak Emas
Kris Fathoni W - detiksport

Reuters
Dari delapan seri sejauh ini, hanya Vettel yang bisa mengganggu dominasi Jenson Button meraih gelar juara. Button juara enam kali, sementara dua sisanya digondol Vettel, termasuk saat tampil dominan di Silverstone lalu.
Dengan poin yang berjumlah 39 angka, Vettel kini tertinggal 25 poin dari Button yang ada di puncak klasemen. Mungkin jika Red Bull memprioritaskan Vettel dan menganut team order untuk menjegal pembalap lain, Vettel bisa terus memangkas selisih itu.
Akan tetapi, performa Webber yang jadi rekan Vettel juga tak buruk. Meski belum pernah jadi juara seri di musim ini, laju konsistennya bikin dia hanya tertinggal 3,5 angka dari Vettel di klasemen pembalap.
Dengan fakta itu, Red Bull boleh jadi enggan memberi prioritas kepada salah satu pembalapnya. Mereka mungkin hanya akan berusaha meraup angka sebanyak-banyaknya dari kedua pembalapnya, apalagi Red Bull masih terus membuntuti Brawn GP di klasemen konstruktor dengan selisih 30,5 poin.
"Tak ada pembalap nomor 1," tegas Team Principal Red Bull Christian Horner kepada kantor berita AAP yang dikutip F1 Live.
"Pembenahan terus diberikan kepada mobil-mobil secara seimbang di tiap balapan dan akan terus begitu sepanjang musim ini," imbuh dia.
Horner lantas menyatakan bahwa Vettel dan Webber sama-sama berusaha keras untuk jadi pembalap tercepat di tiap balapan. Tapi dia tidak menyebut persaingan itu jadi sudah memicu keretakan.
"Mereka adalah pembalap profesional, mereka berdua ada di tingkat berbeda dalam karir masing-masing, tapi mereka bekerja untuk sebuah tim tangguh. Jelas ada rivalitas kompetitif, tapi itu adalah persaingan profesional di antara keduanya," simpul Horner.
( krs / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).




