Tour de France
Pembalap Kecam Larangan Alat Komunikasi
Jumat, 03/07/2009 19:42 WIB

(REUTERS)
Paris - Para pembalap mengecam keputusan penyelenggara Tour de France yang melarang penggunaan peralatan radio dan ear-phone sebagai alat komunikasi sebanyak dua etape.
"Kenapa tidak sekalian saja melarang kami dua hari memakai helm dan dua hari tanpa rem?" cetus pembalap Jerman Jens Voigt, seperti dikutip Reuters, Jumat (3/7/2009).
Larangan penggunaan alat komunikasi itu diberlakukan untuk etape 10 dan 13. Menurut penyelenggara, ini dilakukan supaya para atlet memutuskan taktik masing-masing tanpa menunggu instruksi dari tim mereka.
Kebijakan itu telah disetujui badan balap sepeda internasional, Union Cycliste Internationale (UCI), berdasarkan kritikan pembalap-pembalap masa lalu. Mereka menilai balapan Tour de France sudah gampang diprediksi, dan para kontestan kehilangan arti taktik dan strategi.
Akan tetapi, beberapa pembalap mempersoalkan aspek keamanan dari larangan alat komunikasi tersebut. Selama ini, dari tim-lah mereka bisa mendapat peringatan tentang adanya sebuah demonstrasi, tabrakan, ceceran oli di jalan, dan sebagainya.
"Ini sebuah risiko yang sangat besar dan saya sunguh berharap ini tidak terjadi," ujar direktur tim Saxo Bank, Bjarne Riis. "Kita semestinya hidup di masa kita sendiri."
"Kalau kita balik ke masa sebelum ada radio, maka kita harus memulai dengan jersey dari bahan wol dan banyak ban di sekitar leher kita, seperti jaman dulu," timpal juara tujuh kali Lance Armstrong.
Sementara itu pembalap top Prancis Sylvain Chavanel memberi komentar yang "netral". "50-50. Mungkin lebih oke untuk sebuah tontonan, tapi tidak begitu bagus untuk keamanan," tandasnya.
( a2s / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
"Kenapa tidak sekalian saja melarang kami dua hari memakai helm dan dua hari tanpa rem?" cetus pembalap Jerman Jens Voigt, seperti dikutip Reuters, Jumat (3/7/2009).
Larangan penggunaan alat komunikasi itu diberlakukan untuk etape 10 dan 13. Menurut penyelenggara, ini dilakukan supaya para atlet memutuskan taktik masing-masing tanpa menunggu instruksi dari tim mereka.
Kebijakan itu telah disetujui badan balap sepeda internasional, Union Cycliste Internationale (UCI), berdasarkan kritikan pembalap-pembalap masa lalu. Mereka menilai balapan Tour de France sudah gampang diprediksi, dan para kontestan kehilangan arti taktik dan strategi.
Akan tetapi, beberapa pembalap mempersoalkan aspek keamanan dari larangan alat komunikasi tersebut. Selama ini, dari tim-lah mereka bisa mendapat peringatan tentang adanya sebuah demonstrasi, tabrakan, ceceran oli di jalan, dan sebagainya.
"Ini sebuah risiko yang sangat besar dan saya sunguh berharap ini tidak terjadi," ujar direktur tim Saxo Bank, Bjarne Riis. "Kita semestinya hidup di masa kita sendiri."
"Kalau kita balik ke masa sebelum ada radio, maka kita harus memulai dengan jersey dari bahan wol dan banyak ban di sekitar leher kita, seperti jaman dulu," timpal juara tujuh kali Lance Armstrong.
Sementara itu pembalap top Prancis Sylvain Chavanel memberi komentar yang "netral". "50-50. Mungkin lebih oke untuk sebuah tontonan, tapi tidak begitu bagus untuk keamanan," tandasnya.
( a2s / krs )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Rabu, 08/02/2012 15:45 WIB
Proliga Kembali Digelar
-
Selasa, 07/02/2012 10:27 WIB
Djokovic, Barcelona Menang di Laureus Awards 2012
-
Senin, 06/02/2012 19:18 WIB
Doping, Contador Sang Juara Tiga Kali Tour de France Dihukum 2 Tahun
-
Senin, 06/02/2012 16:36 WIB
Pertarungan Lintas Ilmu Beladiri Digelar di Jakarta
-
Minggu, 05/02/2012 14:58 WIB
Menang Angka atas Rubio, Chavez Jr. Pertahankan Gelar
- Kamis, 09/02/2012 04:07 WIB
Capello: FA Menghina Saya
- Kamis, 09/02/2012 05:32 WIB
'Milan Kebobolan Lewat Cara yang Naif'
- Kamis, 09/02/2012 02:42 WIB
Capello Mundur dari Timnas Inggris
- Kamis, 09/02/2012 07:25 WIB
'Capello Merasa Kekuasaannya Direnggut'
- Kamis, 09/02/2012 04:54 WIB
Copa del Rey
Lewati Valencia, Barca Hadapi Bilbao di Final
- Kamis, 09/02/2012 06:55 WIB
Copa del Rey
Barca vs Bilbao, Final Dua Tim Tersukses
- Kamis, 09/02/2012 04:56 WIB
Coppa Italia
Caceres Bawa Juve Menang di Kandang Milan
- Kamis, 09/02/2012 05:45 WIB
Mencari Pengganti Capello
- Kamis, 09/02/2012 06:49 WIB
Ditinggal Capello, Wilshere Sedih
- Kamis, 09/02/2012 05:58 WIB
Capello Bantah Sebut FA Menghina Dirinya
- Kamis, 02/02/2012 20:00 WIB
'Keputusan CAS Soal Persipura Belum Mengikat'
- Kamis, 02/02/2012 04:57 WIB
Valencia vs Barca Berakhir 1-1
- Senin, 06/02/2012 01:01 WIB
Sempat Tertinggal Tiga Gol, MU Imbangi Chelsea
- Senin, 06/02/2012 04:12 WIB
'Seharusnya MU Dapat 4 Penalti dan Cahill Dikartu Merah'
- Minggu, 05/02/2012 23:00 WIB
Roma Lumat Inter 4-0
- Senin, 06/02/2012 09:09 WIB
Tentang Penalti-penalti 'Setan Merah'
- Senin, 06/02/2012 00:21 WIB
KPSI Kongres Tahunan, Teruskan Rencana KLB
- Selasa, 07/02/2012 19:30 WIB
Kerusuhan Warnai Laga Persija vs Persipura
- Jumat, 03/02/2012 17:37 WIB
Rusuh, Persija vs Persiwa Dihentikan
- Jumat, 03/02/2012 18:29 WIB
Laga Dilanjutkan, Persija Dikalahkan Persiwa 1-2




Sending your message




(2).gif)

---125x125.gif)

.gif)


