Mengunjungi Klub Badminton Tersukses
Sabtu, 04/07/2009 22:50 WIB

detiksport/Doni Wahyudi
Kudus - Setumpuk pemain yang sempat memenangi All England pernah berlatih di sini. Juga sederet pahlawan Piala Thomas dan Uber. PB Djarum Kudus, inilah 'pabrik' pebulutangkis papan atas Indonesia.
Sebut saja nama Liem Swie King, Hastomo Arbi, Hariyanto Arbi, Ivana Lie, Fung Permadi dan Christian Hadinata. Sekarang muncul pula nama Maria Kristin dan Fran Kurniawan yang saat ini masih bermukim di pelatnas.
Sulit rasanya mencari tandingan prestasi dari nama-nama di atas. Dan kehebatan mereka semua berawal dari Kudus, di sebuah klub bernama PB Djarum.
PB Djarum berawal dari kegiatan pekerja pabrik rokok Djarum yang kerap bermain olahraga tepok bulu itu. Tak seperti sekarang yang berdiri megah, permainan bulutangkis di tempat itu digelar seadanya karena lapangan yang digunakan adalah tempat pelintingan rokok.
Tapi justru dari situlah kejayaan bulutangkis Indonesia berawal. Diawali kemunculan Liem Swie King, PB Djarum kemudian menjelma menjadi tempat pembibitan pemain papan atas Indonesia dan bahkan dunia.
Kini, beberapa dasawarya berlalu, PB Djarum semakin menegaskan komitmennya pada dunia perbulutangkisan Indonesia.
Tak ada lagi tempat berlatih yang seadanya. Yang bisa disaksikan kini adalah sebuah komplek bangunan dengan luar mencapai 29.000 m2 lengkap dengan fasilitas kelas satu.
Terdapat asrama, yang terpisah putra dan putri, dengan fasilitas ekstra modern. Untuk keperluan lapangan, total ada 16 lapangan yang bisa digunakan, cantumkan juga sarana pendukung lain semacam perpustakaan, kantin dan ruang fisioterapis.
"Kami ingin meneruskan sejarah itu dan menelurkan pada pemain-pemain muda agar seperti senior mereka yang telah berjuang mengharumkan nama bangsa," terang Ketua Umum Persatuan Olahraga (POR) Djarum, FX Supanji.
Jadi, siapa juara terbaru yang akan muncul dari Kudus?
( din / roz )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Sebut saja nama Liem Swie King, Hastomo Arbi, Hariyanto Arbi, Ivana Lie, Fung Permadi dan Christian Hadinata. Sekarang muncul pula nama Maria Kristin dan Fran Kurniawan yang saat ini masih bermukim di pelatnas.
Sulit rasanya mencari tandingan prestasi dari nama-nama di atas. Dan kehebatan mereka semua berawal dari Kudus, di sebuah klub bernama PB Djarum.
PB Djarum berawal dari kegiatan pekerja pabrik rokok Djarum yang kerap bermain olahraga tepok bulu itu. Tak seperti sekarang yang berdiri megah, permainan bulutangkis di tempat itu digelar seadanya karena lapangan yang digunakan adalah tempat pelintingan rokok.
Tapi justru dari situlah kejayaan bulutangkis Indonesia berawal. Diawali kemunculan Liem Swie King, PB Djarum kemudian menjelma menjadi tempat pembibitan pemain papan atas Indonesia dan bahkan dunia.
Kini, beberapa dasawarya berlalu, PB Djarum semakin menegaskan komitmennya pada dunia perbulutangkisan Indonesia.
Tak ada lagi tempat berlatih yang seadanya. Yang bisa disaksikan kini adalah sebuah komplek bangunan dengan luar mencapai 29.000 m2 lengkap dengan fasilitas kelas satu.
Terdapat asrama, yang terpisah putra dan putri, dengan fasilitas ekstra modern. Untuk keperluan lapangan, total ada 16 lapangan yang bisa digunakan, cantumkan juga sarana pendukung lain semacam perpustakaan, kantin dan ruang fisioterapis.
"Kami ingin meneruskan sejarah itu dan menelurkan pada pemain-pemain muda agar seperti senior mereka yang telah berjuang mengharumkan nama bangsa," terang Ketua Umum Persatuan Olahraga (POR) Djarum, FX Supanji.
Jadi, siapa juara terbaru yang akan muncul dari Kudus?
( din / roz )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Rabu, 08/02/2012 12:21 WIB
Sponsor Malaysia Gelar Turnamen Bulutangkis Berhadiah 1 Juta Dolar
-
Selasa, 07/02/2012 17:45 WIB
Sharapova Impikan Emas Olimpiade
-
Selasa, 07/02/2012 15:36 WIB
Djokovic Bidik Titel Prancis Terbuka & Olimpiade
-
Minggu, 05/02/2012 03:26 WIB
Cedera Punggung, Azarenka Mundur dari Laga Piala Fed
- Kamis, 09/02/2012 04:07 WIB
Capello: FA Menghina Saya
- Kamis, 09/02/2012 05:32 WIB
'Milan Kebobolan Lewat Cara yang Naif'
- Kamis, 09/02/2012 02:42 WIB
Capello Mundur dari Timnas Inggris
- Kamis, 09/02/2012 07:25 WIB
'Capello Merasa Kekuasaannya Direnggut'
- Kamis, 09/02/2012 04:54 WIB
Copa del Rey
Lewati Valencia, Barca Hadapi Bilbao di Final
- Kamis, 09/02/2012 06:55 WIB
Copa del Rey
Barca vs Bilbao, Final Dua Tim Tersukses
- Kamis, 09/02/2012 05:45 WIB
Mencari Pengganti Capello
- Kamis, 09/02/2012 04:56 WIB
Coppa Italia
Caceres Bawa Juve Menang di Kandang Milan
- Kamis, 09/02/2012 06:49 WIB
Ditinggal Capello, Wilshere Sedih
- Kamis, 09/02/2012 05:58 WIB
Capello Bantah Sebut FA Menghina Dirinya
- Kamis, 02/02/2012 20:00 WIB
'Keputusan CAS Soal Persipura Belum Mengikat'
- Kamis, 02/02/2012 04:57 WIB
Valencia vs Barca Berakhir 1-1
- Senin, 06/02/2012 01:01 WIB
Sempat Tertinggal Tiga Gol, MU Imbangi Chelsea
- Senin, 06/02/2012 04:12 WIB
'Seharusnya MU Dapat 4 Penalti dan Cahill Dikartu Merah'
- Minggu, 05/02/2012 23:00 WIB
Roma Lumat Inter 4-0
- Senin, 06/02/2012 09:09 WIB
Tentang Penalti-penalti 'Setan Merah'
- Senin, 06/02/2012 00:21 WIB
KPSI Kongres Tahunan, Teruskan Rencana KLB
- Jumat, 03/02/2012 17:37 WIB
Rusuh, Persija vs Persiwa Dihentikan
- Selasa, 07/02/2012 19:30 WIB
Kerusuhan Warnai Laga Persija vs Persipura
- Jumat, 03/02/2012 18:29 WIB
Laga Dilanjutkan, Persija Dikalahkan Persiwa 1-2




Sending your message




(2).gif)

---125x125.gif)

.gif)


