Juara Dunia Konstruktor, Yamaha Tanpa Lawan
Senin, 05/10/2009 12:50 WIB

Reuters
Terkait
Jakarta - Keberhasilan Jorge Lorenzo menjuarai MotoGP Portugal sekaligus memastikan Yamaha meraih gelar juara dunia konstruktor 2009. Sangat dominan, pabrikan Jepang tersebut seperti tak punya lawan.
Total poin yang dikumpulkan Yamaha dari 14 seri yang sudah digelar musim ini adalah 305. Dengan tinggal tiga balapan tersisa, tak mungkin perolehan angka mereka disamai oleh Honda yang saat ini duduk di posisi dua klasemen dengan nilai 220.
Mengandalkan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, Yamaha memang sangat dominan di musim ini. Dari 14 seri yang sudah dilalui, termasuk MotoGP Portugal, 10 di antaranya berjahasil dimenangi motor berseri YZR-M1.
Untuk sementara Rossi lebih dominan dengan berhasil menang di enam balapan yakni di Jerez, Catalunya, Assen, Sachsenring, Brno dan Misano. Sementara Lorenzo dapat jatah empat kemenangan yang dia dapat di Motegi, Le Mans, Indianapolis dan tentunya Estoril.
Kehebatan Yamaha tak sebatas 10 kemenangan yang berhasil dikumpulkan. Soalnya pada tiga balapan di mana mereka gagal duduk di podium teratas, kedua pembalapnya pasti ikut naik podium di posisi dua dan tiga. Tercatat cuma MotoGP Inggris di mana Yamaha sama sekali gagal menempatkan pembalap di atas podium.
Saat Casey Stoner menang di Qatar pada seri pembuka, Rossi dan Lorenzo berhasil duduk di posisi dua dan tiga. Sementara di Mugello, Lorenzo dan Rossi bertukar posisi menguntit Stoner yang jadi juara. Kondisi serupa terjadi saat Dani Pedrosa memenangi GP Amerika Serikat, Rossi dan Lorenzo menempel ketat di posisi dua dan tiga.
Donnington Park menjadi catatan terburuk Yamaha musim ini lantaran di sana posisi finis terbaik mereka hanya di urutan lima atas nama Rossi. Dalam balapan tersebut Lorenzo tak dapat poin karena mengalami kecelakaan di tengah lomba.
Torehan fantastis Yamaha pada balapan tersebut sesungguhnya merupakan hasil dari performa apiknya di sesi kualifikasi. Keberhasilan Lorenzo dapan pole di Estoril bahkan mematahkan rekor Yahama dalam hal jumlah pole terbanyak dalam semusim.
Tahun ini sudah 11 kali Rossi dan Lorenzo bergantian menempati posisi start terdepan. Sepanjang keikutsertaan di ajang grand prix balap motor, pole terbanyak Yamaha dalam semusim adalah 10 yang mereka dapat di musim 1978 dan 1988.
Juga menjadi raihan hebat Yamaha musim ini adalah keberhasilan finis di posisi satu-dua. Dari 10 balapan yang berhasil dimenangi, lima di antaranya didapat Yamaha dengan menempatkan dua pembalap sekaligus di urutan teratas. Sukses tersebut didapat di seri Jepang, Catalunya, Belanda, Jerman dan San Marino.
Sukses Yamaha menjadi juara dunia konstruktor menjadi yang kedua secara beruntun. Tahun lalu, dengan poin 402 Yamaha berhasil mengalahkan Ducati yang dapat poin 321. Sedangkan di tahun 2007 Ducati jadi juara dunia dengan total poin 394, unggul atas Yamaha yang mengoleksi 313 angka. Selamat, Yamaha! ( din / arp )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Total poin yang dikumpulkan Yamaha dari 14 seri yang sudah digelar musim ini adalah 305. Dengan tinggal tiga balapan tersisa, tak mungkin perolehan angka mereka disamai oleh Honda yang saat ini duduk di posisi dua klasemen dengan nilai 220.
Mengandalkan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, Yamaha memang sangat dominan di musim ini. Dari 14 seri yang sudah dilalui, termasuk MotoGP Portugal, 10 di antaranya berjahasil dimenangi motor berseri YZR-M1.
Untuk sementara Rossi lebih dominan dengan berhasil menang di enam balapan yakni di Jerez, Catalunya, Assen, Sachsenring, Brno dan Misano. Sementara Lorenzo dapat jatah empat kemenangan yang dia dapat di Motegi, Le Mans, Indianapolis dan tentunya Estoril.
Kehebatan Yamaha tak sebatas 10 kemenangan yang berhasil dikumpulkan. Soalnya pada tiga balapan di mana mereka gagal duduk di podium teratas, kedua pembalapnya pasti ikut naik podium di posisi dua dan tiga. Tercatat cuma MotoGP Inggris di mana Yamaha sama sekali gagal menempatkan pembalap di atas podium.
Saat Casey Stoner menang di Qatar pada seri pembuka, Rossi dan Lorenzo berhasil duduk di posisi dua dan tiga. Sementara di Mugello, Lorenzo dan Rossi bertukar posisi menguntit Stoner yang jadi juara. Kondisi serupa terjadi saat Dani Pedrosa memenangi GP Amerika Serikat, Rossi dan Lorenzo menempel ketat di posisi dua dan tiga.
Donnington Park menjadi catatan terburuk Yamaha musim ini lantaran di sana posisi finis terbaik mereka hanya di urutan lima atas nama Rossi. Dalam balapan tersebut Lorenzo tak dapat poin karena mengalami kecelakaan di tengah lomba.
Torehan fantastis Yamaha pada balapan tersebut sesungguhnya merupakan hasil dari performa apiknya di sesi kualifikasi. Keberhasilan Lorenzo dapan pole di Estoril bahkan mematahkan rekor Yahama dalam hal jumlah pole terbanyak dalam semusim.
Tahun ini sudah 11 kali Rossi dan Lorenzo bergantian menempati posisi start terdepan. Sepanjang keikutsertaan di ajang grand prix balap motor, pole terbanyak Yamaha dalam semusim adalah 10 yang mereka dapat di musim 1978 dan 1988.
Juga menjadi raihan hebat Yamaha musim ini adalah keberhasilan finis di posisi satu-dua. Dari 10 balapan yang berhasil dimenangi, lima di antaranya didapat Yamaha dengan menempatkan dua pembalap sekaligus di urutan teratas. Sukses tersebut didapat di seri Jepang, Catalunya, Belanda, Jerman dan San Marino.
Sukses Yamaha menjadi juara dunia konstruktor menjadi yang kedua secara beruntun. Tahun lalu, dengan poin 402 Yamaha berhasil mengalahkan Ducati yang dapat poin 321. Sedangkan di tahun 2007 Ducati jadi juara dunia dengan total poin 394, unggul atas Yamaha yang mengoleksi 313 angka. Selamat, Yamaha! ( din / arp )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detikSport.com,
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detikSport.com,
Telepon 021-7941177 (ext.524).
BeritaTerbaru
-
Jumat, 03/02/2012 06:01 WIB
Tes di Sepang Puaskan Rossi
-
Jumat, 03/02/2012 02:07 WIB
Pedrosa: Tes yang Melelahkan
-
Kamis, 02/02/2012 21:00 WIB
Komentari Motor, Lorenzo Sekaligus Puji Stoner
-
Kamis, 02/02/2012 19:34 WIB
Tes MotoGP Sepang
Stoner Lagi-lagi Tercepat
-
Kamis, 02/02/2012 06:07 WIB
Turun Posisi di Tes Hari Kedua, Rossi Tetap Antusias & Puas
- Sabtu, 04/02/2012 03:20 WIB
'Kembalinya Mourinho Akan Membuat Cemas Setiap Manajer di Inggris'
- Sabtu, 04/02/2012 06:30 WIB
Fergie Minta Evra Bersalaman dengan Suarez
- Jumat, 03/02/2012 18:39 WIB
Messi Tetap Eksekutor Penalti Barca
- Jumat, 03/02/2012 22:46 WIB
Ban Kapten Terry Kembali Dicopot
- Jumat, 03/02/2012 19:30 WIB
Tevez Mungkin Saja Kembali Bermain untuk City
- Sabtu, 28/01/2012 04:20 WIB
Xavi: Pemain Madrid Pecundang yang Buruk
- Minggu, 29/01/2012 05:53 WIB
Barca Diredam Villarreal Tanpa Gol
- Sabtu, 28/01/2012 21:39 WIB
Liverpool Singkirkan MU
- Kamis, 02/02/2012 20:00 WIB
'Keputusan CAS Soal Persipura Belum Mengikat'
- Kamis, 02/02/2012 04:57 WIB
Valencia vs Barca Berakhir 1-1




Sending your message





(2).gif)

---125x125.gif)

.gif)


