Henry: Malu, Minta Maaf, dan Usulkan Tanding Ulang

Narayana Mahendra Prastya - detiksport
Sabtu, 21/11/2009 01:08 WIB

(AFP)

Paris - Thierry Henry mengaku malu atas cara lolos Prancis ke Piala Dunia dan minta maaf pada Irlandia. Striker Barcelona ini berpendapat bahwa laga ulang merupakan solusi yang adil bagi kedua negara.

Langkah Prancis ke Piala Dunia 2010 menyisakan kontroversi dengan Henry sebagai pelakunya. Ia dituding melakukan handball sebelum mengirim umpan ke arah William Gallas yang berbuah gol bagi Les Bleus. Gol itu meloloskan finalis Piala Dunia 2006 tersebut ke Afrika Selatan.

Selepas pertandingan, Henry mengakui bahwa dirinya menyentuh bola dengan tangan. Namun mantan pemain Juventus dan Arsenal ini menolak dirinya disebut curang. "Saya tidak berbuat curang dan tidak pernah melakukan kecurangan," seru Henry seperti dilansir dari Reuters.

Ia selanjutnya meminta maaf kepada kubu Irlandia. "Sungguh, saya merasa malu dengan cara kami lolos dan meminta maaf sebesear-besarnya bagi Irlandia yang juga berhak untuk berada di Afrika Selatan," lanjut Henry.

"Tidak banyak yang bisa saya lakukan selain mengakui bahwa bola itu kena tangan dan kejadian itu mengawali gol balasan kami. Saya merasa sangat menyesal untuk Irlandia," kata pemain kelahiran 17 Agustus 1977 tersebut.

Henry mengusulkan diadakannya pertandingan ulang. "Tentu saja solusi paling adil adalah partai ulang. Namun saya tidak punya wewenang apa-apa tentang hal ini," kata pemain yang kini menjadi milik Barcelona itu.

Sayangnya semua yang Henry ucapkan tersebut tidak akan menjadi nyata. Badan sepakbola dunia FIFA sudah menolak digelar partai ulang.




Foto: Spanduk bergambar Thierry Henry dan ucapan permintaan maaf terpampang di luar Komplek Olahraga Joan Gamper, Barcelona. Henry menjadi tudingan akibat handball-nya dalam laga playoff Piala Dunia 2010 antara Prancis kontra Irlandia, tengah pekan lalu (AFP)




( nar / nar )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaru