Siapa Bisa Tahan The Blues?
Senin, 30/11/2009 10:28 WIB

Reuters
London - Kokohnya Chelsea di puncak klasemen Premier League jelas bukan tanpa sebab. Tim-tim besar pun sukses mereka libas. Kalau sudah begini, ada yang bisa hentikan The Blues?
Dua belas kemenangan dari 14 pekan yang sudah berjalan menempatkan tim asal London itu bertengger di tempat teratas klasemen. Selisih dengan para pesaing terdekat pun relatif lebar. Chelsea unggul lima poin atas Manchester United yang ada di posisi dua, serta 10 poin atas Tottenham Hotspur, si nomor tiga.
Kemenangan terakhir didapat Chelsea kala berlaga di Emirates Stadium. Si empunya rumah, Arsenal, mereka babat tiga gol tanpa balas. Menang atas di kandang tim besar, dengan skor cukup telak pula, Chelsea jelas tengah mengirimkan sebuah pesan.
Tiga musim berturut-turut kalah dari MU dalam perburuan gelar juara membuat 'Si Biru' gatal. Usai gonta-ganti pelatih--dari Jose Mourinho, Avram Grant, Luiz Felipe Scolari hingga Guus Hiddink--Chelsea pun mantap bersama Carlo Ancelotti.
Italiano yang sebelumnya melatih AC Milan itu membawa formasi berlian ke dalam skuad Chelsea. Hasilnya bisa dilihat sendiri. Setidaknya, kala bertemu tim Big Four lainnya, strategi Ancelotti masih tanpa cela.
Ancelotti pintar memanfaatkan kualitas gelandang yang dimiliki Chelsea. Nama-nama seperti Frank Lampard, Michael Ballack hingga Deco sukses dirotasinya hingga membuat lini tengah solid. Didier Drogba pun tinggal bertugas menjadi penyelesai. 11 gol sudah dicatatkan penyerang asal Pantai Gading itu di liga.
Ujung-ujungnya Chelsea menjadi tim paling agresif sekaligus memiliki pertahanan terbaik sejauh ini. Mereka sudah mencatat 36 gol--sama dengan jumlah milik Arsenal--dan baru kebobolan delapan gol.
Sebelum menghantam Arsenal, Chelsea lebih dulu mengalahkan Liverpool 2-0 dan menekuk MU 1-0. Torehan mereka atas tiga tim besar itu sempurna, bahkan tak sekali pun gawang mereka bobol.
Kalau pun ada sandungan, hal tersebut datang dari Wigan Athletic dan Aston Villa. Dua tim inilah yang membuat Chelsea menderita kekalahan di Premier League. Wigan membuat John Terry cs tertunduk 1-3, sedangkan Villa 1-2.
Tetapi, usai kalah dari Villa mereka menggila. Lima kemenangan beruntun mereka lalui dengan kemenangan, 17 gol mereka hasilkan dan tak ada satu gol pun yang mampir ke jala Petr Cech.
Jadi, siapa bisa hentikan Chelsea? Well, bisa jadi Chelsea malah membalikkan pertanyaan tersebut dengan mengatakan tak ingin dihentikan, seperti apa yang diucapkan oleh Ancelotti berikut ini;
"Kami sangat tahu apa yang mungkin kami capai. Kami bisa memenangi semua sisa pertandingan. Namun, jika kami tak berkonsentrasi dan tak bermain determinan, kami juga bisa kalah di semua sisa laga," tukasnya di Daily Mail.
"Tim ini memiliki banyak kualitas, baik itu secara teknik, mental atau pun fisik. Target kami adalah bisa bertahan hingga akhir musim di semua kompetisi. Ketika saya menandatangani kontrak dengan Chelsea, saya tahu kami bisa memenangi sesuatu."
( roz / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Dua belas kemenangan dari 14 pekan yang sudah berjalan menempatkan tim asal London itu bertengger di tempat teratas klasemen. Selisih dengan para pesaing terdekat pun relatif lebar. Chelsea unggul lima poin atas Manchester United yang ada di posisi dua, serta 10 poin atas Tottenham Hotspur, si nomor tiga.
Kemenangan terakhir didapat Chelsea kala berlaga di Emirates Stadium. Si empunya rumah, Arsenal, mereka babat tiga gol tanpa balas. Menang atas di kandang tim besar, dengan skor cukup telak pula, Chelsea jelas tengah mengirimkan sebuah pesan.
Tiga musim berturut-turut kalah dari MU dalam perburuan gelar juara membuat 'Si Biru' gatal. Usai gonta-ganti pelatih--dari Jose Mourinho, Avram Grant, Luiz Felipe Scolari hingga Guus Hiddink--Chelsea pun mantap bersama Carlo Ancelotti.
Italiano yang sebelumnya melatih AC Milan itu membawa formasi berlian ke dalam skuad Chelsea. Hasilnya bisa dilihat sendiri. Setidaknya, kala bertemu tim Big Four lainnya, strategi Ancelotti masih tanpa cela.
Ancelotti pintar memanfaatkan kualitas gelandang yang dimiliki Chelsea. Nama-nama seperti Frank Lampard, Michael Ballack hingga Deco sukses dirotasinya hingga membuat lini tengah solid. Didier Drogba pun tinggal bertugas menjadi penyelesai. 11 gol sudah dicatatkan penyerang asal Pantai Gading itu di liga.
Ujung-ujungnya Chelsea menjadi tim paling agresif sekaligus memiliki pertahanan terbaik sejauh ini. Mereka sudah mencatat 36 gol--sama dengan jumlah milik Arsenal--dan baru kebobolan delapan gol.
Sebelum menghantam Arsenal, Chelsea lebih dulu mengalahkan Liverpool 2-0 dan menekuk MU 1-0. Torehan mereka atas tiga tim besar itu sempurna, bahkan tak sekali pun gawang mereka bobol.
Kalau pun ada sandungan, hal tersebut datang dari Wigan Athletic dan Aston Villa. Dua tim inilah yang membuat Chelsea menderita kekalahan di Premier League. Wigan membuat John Terry cs tertunduk 1-3, sedangkan Villa 1-2.
Tetapi, usai kalah dari Villa mereka menggila. Lima kemenangan beruntun mereka lalui dengan kemenangan, 17 gol mereka hasilkan dan tak ada satu gol pun yang mampir ke jala Petr Cech.
Jadi, siapa bisa hentikan Chelsea? Well, bisa jadi Chelsea malah membalikkan pertanyaan tersebut dengan mengatakan tak ingin dihentikan, seperti apa yang diucapkan oleh Ancelotti berikut ini;
"Kami sangat tahu apa yang mungkin kami capai. Kami bisa memenangi semua sisa pertandingan. Namun, jika kami tak berkonsentrasi dan tak bermain determinan, kami juga bisa kalah di semua sisa laga," tukasnya di Daily Mail.
"Tim ini memiliki banyak kualitas, baik itu secara teknik, mental atau pun fisik. Target kami adalah bisa bertahan hingga akhir musim di semua kompetisi. Ketika saya menandatangani kontrak dengan Chelsea, saya tahu kami bisa memenangi sesuatu."
( roz / a2s )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Jumat, 10/02/2012 12:02 WIB
Arshavin Belum Ingin Pergi dari Arsenal
-
Jumat, 10/02/2012 11:31 WIB
'Hubungan Villas-Boas & Abramovich Baik-baik Saja'
-
Jumat, 10/02/2012 10:48 WIB
Jelang MU vs Liverpool
Giggs: Jangan Sampai Disalip Liverpool, MU!
-
Jumat, 10/02/2012 10:18 WIB
Jelang Everton vs Chelsea
'Si Biru' Masih Tanpa Terry
-
Jumat, 10/02/2012 09:36 WIB
Vieira: Semua Orang Seperti Tak Ingin City Menang
- Jumat, 10/02/2012 02:00 WIB
Ambrosini: Jangan 'Mendongeng' di Ruang Pers, Chiellini!
- Jumat, 10/02/2012 00:39 WIB
AVB: Capello Mundur, Jangan Salahkan Chelsea
- Jumat, 10/02/2012 09:36 WIB
Vieira: Semua Orang Seperti Tak Ingin City Menang
- Jumat, 10/02/2012 07:27 WIB
Jelang MU vs Liverpool
Dalglish Harapkan Partai Seru yang 'Bersih'
- Kamis, 09/02/2012 19:18 WIB
Ibra Tampar Storari?
- Kamis, 09/02/2012 22:43 WIB
Yosua Pahabol Ingin Seperti Boaz Salossa
- Jumat, 10/02/2012 00:51 WIB
'Milan Sedang Butuh Dukungan, Bukan Kritikan'
- Jumat, 10/02/2012 01:43 WIB
Kisruh di Ajax, Beberapa Petinggi Klub Mundur
- Jumat, 10/02/2012 10:48 WIB
Jelang MU vs Liverpool
Giggs: Jangan Sampai Disalip Liverpool, MU!
- Jumat, 10/02/2012 06:10 WIB
Mertesacker Kini Tak Lagi Rasakan Liburan Musim Dingin
- Senin, 06/02/2012 01:01 WIB
Sempat Tertinggal Tiga Gol, MU Imbangi Chelsea
- Senin, 06/02/2012 04:12 WIB
'Seharusnya MU Dapat 4 Penalti dan Cahill Dikartu Merah'
- Minggu, 05/02/2012 23:00 WIB
Roma Lumat Inter 4-0
- Selasa, 07/02/2012 19:30 WIB
Kerusuhan Warnai Laga Persija vs Persipura
- Senin, 06/02/2012 09:09 WIB
Tentang Penalti-penalti 'Setan Merah'
- Senin, 06/02/2012 00:21 WIB
KPSI Kongres Tahunan, Teruskan Rencana KLB
- Jumat, 03/02/2012 17:37 WIB
Rusuh, Persija vs Persiwa Dihentikan
- Jumat, 03/02/2012 18:29 WIB
Laga Dilanjutkan, Persija Dikalahkan Persiwa 1-2
- Kamis, 09/02/2012 04:54 WIB
Lewati Valencia, Barca Hadapi Bilbao di Final
- Senin, 06/02/2012 17:02 WIB
Tak Urus KPSI, PSSI akan Bertemu DPR




Sending your message





(2).gif)

---125x125.gif)

.gif)
.gif)


