'Terima Kasih Aremania'
Rabu, 20/01/2010 23:19 WIB

Lamongan - Kemenangan Arema Malang atas Persik Kediri membuat girang sang pelatih, Robert Alberts. Pria berkebangsaan Belanda tersebut menganggap kemenangan timnya ditentukan oleh dua hal, yaitu permainan gemilang pemain dan dukungan suporter yang rela datang jauh-jauh dari Malang ke Lamongan.
Hal tersebut diungkapkan assisten pelatih Arema Lestiadi dalam terjemahannya atas pernyataan Alberts . Menurutnya, permainan anak asuhnya tidak serasa sebagai tim tamu, setelah lebih dari 10 ribu Aremania bersedia datang untuk memberikan dukungan.
"Tak lupa saya juga ingin ucapkan terima kasih kepada suporter dan kemenangan ini saya hadiahkan untuk mereka yang bersedia datang kesini, tentunya dengan segala risiko yang mereka tanggung. Luar biasa dukungan mereka, sehingga pemain bisa menunjukkan permainan terbaiknya," ungkap Lestiadi, Rabu (20/1/2010).
Lestiadi menambahkan, kemenangan timnya juga merupakan hasil kerja keras pemain. Dia menganggap, kekalahan atas Persebaya Surabaya sudah dilupakan anak asuhnya, yang ditunjukkan dengan permainan lepas dalam pertandingan melawan Persik.
"Pertandingan melawan Persebaya adalah sesuatu yang berat dan pemain sudah bisa melupakannya. Dan yang tak kalah penting, banyak pengalaman yang kami dapatkan dalam pertandingan itu untuk bisa kami terapkan dalam pertandingan sore hari ini," imbuh Lestiadi.
Ditanya mengenai terpecahkannya rekor kekalahan Arema melawan Persik yang terus terjadi sejak yahun 2004 silam, Lestiadi menganggapnya juga atas kerja keras pemain. "Jika memang anak-anak bisa bermain konsisten, bukan tidak mungkin giliran kami yang bisa membuat rekor," ujarnya.
Sementara pelatih Persik, Gusnul Yakin, menganggap kekalahan timnya bukan akibat buruknya permainan, melainkan hanya karena ketidakberuntungan.
"Bola dari Achmad Bustomi sebenarnya tidak mengarah ke gawang. Tapi saya acungi fighting spirit Noh Alamsyah bisa membuatnya menciptakan gol, meski pengawalan ketat sudah dilakukan pemain saya," ungkap Gusnul.
Ditanya mengenai faktor non teknis atas runtuhnya mental pemain karena bertindak sebagai tuan rumah diluar kandang, Gusnul enggan banyak membarikan banyak komentar. "Memang kami rugi, tapi itu tidak menjadi satu-satunya faktor penyebab kekalahan kami," tuturnya.
Gusnul juga berharap kekalahan tersebut bisa dengan cepat dilupakan anak asuhnya, dan kembali bangkit dalam pertandingan selanjutnya. Persik dijadwalkan melakukan 3 tur maut di sisa putaran pertama ISL 2009/2010.
Tiga laga yang dimaksuda adalah bertandang ke Stadion Jakabaring menantang Sriwijaya FC pada tanggal 23 Januari, menantang Persib Bandung di Stadion Jalak Harupat pada tanggal 26 Januari, dan menjalani laga tunda melawan tuan rumah Persitara Jakarta Utara pada tanggal 31 Januari.
( roz / key )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Hal tersebut diungkapkan assisten pelatih Arema Lestiadi dalam terjemahannya atas pernyataan Alberts . Menurutnya, permainan anak asuhnya tidak serasa sebagai tim tamu, setelah lebih dari 10 ribu Aremania bersedia datang untuk memberikan dukungan.
"Tak lupa saya juga ingin ucapkan terima kasih kepada suporter dan kemenangan ini saya hadiahkan untuk mereka yang bersedia datang kesini, tentunya dengan segala risiko yang mereka tanggung. Luar biasa dukungan mereka, sehingga pemain bisa menunjukkan permainan terbaiknya," ungkap Lestiadi, Rabu (20/1/2010).
Lestiadi menambahkan, kemenangan timnya juga merupakan hasil kerja keras pemain. Dia menganggap, kekalahan atas Persebaya Surabaya sudah dilupakan anak asuhnya, yang ditunjukkan dengan permainan lepas dalam pertandingan melawan Persik.
"Pertandingan melawan Persebaya adalah sesuatu yang berat dan pemain sudah bisa melupakannya. Dan yang tak kalah penting, banyak pengalaman yang kami dapatkan dalam pertandingan itu untuk bisa kami terapkan dalam pertandingan sore hari ini," imbuh Lestiadi.
Ditanya mengenai terpecahkannya rekor kekalahan Arema melawan Persik yang terus terjadi sejak yahun 2004 silam, Lestiadi menganggapnya juga atas kerja keras pemain. "Jika memang anak-anak bisa bermain konsisten, bukan tidak mungkin giliran kami yang bisa membuat rekor," ujarnya.
Sementara pelatih Persik, Gusnul Yakin, menganggap kekalahan timnya bukan akibat buruknya permainan, melainkan hanya karena ketidakberuntungan.
"Bola dari Achmad Bustomi sebenarnya tidak mengarah ke gawang. Tapi saya acungi fighting spirit Noh Alamsyah bisa membuatnya menciptakan gol, meski pengawalan ketat sudah dilakukan pemain saya," ungkap Gusnul.
Ditanya mengenai faktor non teknis atas runtuhnya mental pemain karena bertindak sebagai tuan rumah diluar kandang, Gusnul enggan banyak membarikan banyak komentar. "Memang kami rugi, tapi itu tidak menjadi satu-satunya faktor penyebab kekalahan kami," tuturnya.
Gusnul juga berharap kekalahan tersebut bisa dengan cepat dilupakan anak asuhnya, dan kembali bangkit dalam pertandingan selanjutnya. Persik dijadwalkan melakukan 3 tur maut di sisa putaran pertama ISL 2009/2010.
Tiga laga yang dimaksuda adalah bertandang ke Stadion Jakabaring menantang Sriwijaya FC pada tanggal 23 Januari, menantang Persib Bandung di Stadion Jalak Harupat pada tanggal 26 Januari, dan menjalani laga tunda melawan tuan rumah Persitara Jakarta Utara pada tanggal 31 Januari.
( roz / key )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 09/02/2012 22:43 WIB
Yosua Pahabol Ingin Seperti Boaz Salossa
-
Kamis, 09/02/2012 19:07 WIB
Andik Tambah Motivasi Pemain Lain
-
Kamis, 09/02/2012 18:53 WIB
ISL
Comeback, Persiram Gasak Persidafon 5-2
-
Kamis, 09/02/2012 18:24 WIB
Timnas U-21 Asah Mental Lawan Hyundai
-
Rabu, 08/02/2012 19:23 WIB
Tak Ikut ke Bahrain, Andik Diandalkan di Brunei
- Jumat, 10/02/2012 02:00 WIB
Ambrosini: Jangan 'Mendongeng' di Ruang Pers, Chiellini!
- Jumat, 10/02/2012 00:39 WIB
AVB: Capello Mundur, Jangan Salahkan Chelsea
- Jumat, 10/02/2012 07:27 WIB
Jelang MU vs Liverpool
Dalglish Harapkan Partai Seru yang 'Bersih'
- Kamis, 09/02/2012 19:18 WIB
Ibra Tampar Storari?
- Jumat, 10/02/2012 09:36 WIB
Vieira: Semua Orang Seperti Tak Ingin City Menang
- Kamis, 09/02/2012 22:43 WIB
Yosua Pahabol Ingin Seperti Boaz Salossa
- Jumat, 10/02/2012 00:51 WIB
'Milan Sedang Butuh Dukungan, Bukan Kritikan'
- Jumat, 10/02/2012 06:10 WIB
Mertesacker Kini Tak Lagi Rasakan Liburan Musim Dingin
- Kamis, 09/02/2012 22:52 WIB
Timnas U-21 Asah Kemampuan
- Kamis, 09/02/2012 21:53 WIB
Mau Tangani Inter, Capello?
- Senin, 06/02/2012 01:01 WIB
Sempat Tertinggal Tiga Gol, MU Imbangi Chelsea
- Senin, 06/02/2012 04:12 WIB
'Seharusnya MU Dapat 4 Penalti dan Cahill Dikartu Merah'
- Minggu, 05/02/2012 23:00 WIB
Roma Lumat Inter 4-0
- Selasa, 07/02/2012 19:30 WIB
Kerusuhan Warnai Laga Persija vs Persipura
- Senin, 06/02/2012 09:09 WIB
Tentang Penalti-penalti 'Setan Merah'
- Senin, 06/02/2012 00:21 WIB
KPSI Kongres Tahunan, Teruskan Rencana KLB
- Jumat, 03/02/2012 17:37 WIB
Rusuh, Persija vs Persiwa Dihentikan
- Jumat, 03/02/2012 18:29 WIB
Laga Dilanjutkan, Persija Dikalahkan Persiwa 1-2
- Kamis, 09/02/2012 04:54 WIB
Lewati Valencia, Barca Hadapi Bilbao di Final
- Senin, 06/02/2012 17:02 WIB
Tak Urus KPSI, PSSI akan Bertemu DPR




Sending your message




(2).gif)

---125x125.gif)

.gif)
.gif)


