WRC Ubah Pembagian Poin
Kamis, 11/02/2010 05:03 WIB

AFP
Jakarta - Kejuaraan Dunia Reli (WRC) akan mengubah sistem pemberian poin untuk para pembalapnya. Dengan lebih banyak poin yang ditawarkan, diharapkan kompetisi akan lebih menarik.
Federasi Otomobil Internasional (FIA) memutuskan untuk memberikan poin kepada 10 pembalap teratas; mengubah sistem poin sebelumnya di mana cuma delapan pembalap yang berhak atas angka.
Urutannya, pemenang akan mendapatkan 25 angka, runner-up 18 poin dan 15 poin untuk podium ketiga. Berturut-turut, poin yang dibagikan adalah 12, 10, 8, 6, 4, 2 dan terakhir 1.
Dilaporkan oleh situs Auto123 Racing, perubahan sistem poin ini telah dikomunikasikan kepada tim-tim peserta dan World Motor Sport Council juga telah menyatakan setuju.
Dengan lebih banyak poin yang dibagikan, diharapkan kompetisi akan semakin ketat.
Rangkain Reli Dunia sendiri akan dimulai akhir pekan ini dengan pergelaran Reli Swedia. Reli ini akan digelar di atas lintasan es dan gravel yang juga dilapisi es.
( arp / nar )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Federasi Otomobil Internasional (FIA) memutuskan untuk memberikan poin kepada 10 pembalap teratas; mengubah sistem poin sebelumnya di mana cuma delapan pembalap yang berhak atas angka.
Urutannya, pemenang akan mendapatkan 25 angka, runner-up 18 poin dan 15 poin untuk podium ketiga. Berturut-turut, poin yang dibagikan adalah 12, 10, 8, 6, 4, 2 dan terakhir 1.
Dilaporkan oleh situs Auto123 Racing, perubahan sistem poin ini telah dikomunikasikan kepada tim-tim peserta dan World Motor Sport Council juga telah menyatakan setuju.
Dengan lebih banyak poin yang dibagikan, diharapkan kompetisi akan semakin ketat.
Rangkain Reli Dunia sendiri akan dimulai akhir pekan ini dengan pergelaran Reli Swedia. Reli ini akan digelar di atas lintasan es dan gravel yang juga dilapisi es.
( arp / nar )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
- Jumat, 10/02/2012 02:00 WIB
Ambrosini: Jangan 'Mendongeng' di Ruang Pers, Chiellini!
- Jumat, 10/02/2012 00:39 WIB
AVB: Capello Mundur, Jangan Salahkan Chelsea
- Jumat, 10/02/2012 09:36 WIB
Vieira: Semua Orang Seperti Tak Ingin City Menang
- Jumat, 10/02/2012 07:27 WIB
Jelang MU vs Liverpool
Dalglish Harapkan Partai Seru yang 'Bersih'
- Kamis, 09/02/2012 19:18 WIB
Ibra Tampar Storari?
- Kamis, 09/02/2012 22:43 WIB
Yosua Pahabol Ingin Seperti Boaz Salossa
- Jumat, 10/02/2012 00:51 WIB
'Milan Sedang Butuh Dukungan, Bukan Kritikan'
- Jumat, 10/02/2012 06:10 WIB
Mertesacker Kini Tak Lagi Rasakan Liburan Musim Dingin
- Jumat, 10/02/2012 01:43 WIB
Kisruh di Ajax, Beberapa Petinggi Klub Mundur
- Kamis, 09/02/2012 22:52 WIB
Timnas U-21 Asah Kemampuan
- Senin, 06/02/2012 01:01 WIB
Sempat Tertinggal Tiga Gol, MU Imbangi Chelsea
- Senin, 06/02/2012 04:12 WIB
'Seharusnya MU Dapat 4 Penalti dan Cahill Dikartu Merah'
- Minggu, 05/02/2012 23:00 WIB
Roma Lumat Inter 4-0
- Selasa, 07/02/2012 19:30 WIB
Kerusuhan Warnai Laga Persija vs Persipura
- Senin, 06/02/2012 09:09 WIB
Tentang Penalti-penalti 'Setan Merah'
- Senin, 06/02/2012 00:21 WIB
KPSI Kongres Tahunan, Teruskan Rencana KLB
- Jumat, 03/02/2012 17:37 WIB
Rusuh, Persija vs Persiwa Dihentikan
- Jumat, 03/02/2012 18:29 WIB
Laga Dilanjutkan, Persija Dikalahkan Persiwa 1-2
- Kamis, 09/02/2012 04:54 WIB
Lewati Valencia, Barca Hadapi Bilbao di Final
- Senin, 06/02/2012 17:02 WIB
Tak Urus KPSI, PSSI akan Bertemu DPR




Sending your message(2).gif)

---125x125.gif)

.gif)
.gif)


