Piala Davis
Selandia Baru Enggan Main di Pakistan
Senin, 08/03/2010 23:00 WIB

Auckland - Tim tenis Selandia Baru menolak bermain di Pakistan di lanjutan Piala Davis. Pakistan dinilai tidak aman dan Selandia Baru meminta venue pertandingan dipindahkan.
Pertandingan babak kedua Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania antara Pakistan melawan Selandia Baru sedianya akan digelar di kandang Pakistan, 9-11 Juli. Namun Selandia baru menolak ke Pakistan.
"Kami bicara dengan ITF (Federasi Tenis Internasional) saat undian Desember lalu, tapi mereka bilang kalau mereka tidak akan mengkaji permintaan kami hingga Pakistan dan Selandia Baru lolos ke babak kedua," ujar manajer operasi Federasi Tenis Selandia Baru Tracy Hall di AP.
Sebelumnya di laga babak pertama, Pakistan menang 3-1 atas Hong Kong dan Selandia Baru unggul 3-2 atas Sri Lanka.
"Hari ini kami telah menyurati ITF menanyakan tentang proses itu dan apa yang haru kami lakukan untuk dapat membuat hal itu dikaji kembali," timpal Hall lagi.
ITF sebelumnya telah memindahkan tempat pertandingan Pakistan kontra Hong Kong ke Hong Kong dengan alasan keamanan.
Pakistan telah setahun lebih jadi 'zona terlarang' bagi para pelaku olahraga pasca penyerangan ke bus tim kriket Sri Lanka di Lahore, Maret 2009. Saat itu, sejumlah pemain Sri Lanka cedera dan enam petugas polisi tewas.
Pemenang pertandingan Pakistan vs Selandia Baru akan bertemu pemenang pertandingan Indonesia vs Thailand. Pemenang dari laga final akan promosi ke Grup I Piala Davis.
Foto: Jose Statham, petenis tunggal Selandia Baru. Timnya menolak bertanding ke Pakistan. (Reuters)
( arp / roz )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Pertandingan babak kedua Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania antara Pakistan melawan Selandia Baru sedianya akan digelar di kandang Pakistan, 9-11 Juli. Namun Selandia baru menolak ke Pakistan.
"Kami bicara dengan ITF (Federasi Tenis Internasional) saat undian Desember lalu, tapi mereka bilang kalau mereka tidak akan mengkaji permintaan kami hingga Pakistan dan Selandia Baru lolos ke babak kedua," ujar manajer operasi Federasi Tenis Selandia Baru Tracy Hall di AP.
Sebelumnya di laga babak pertama, Pakistan menang 3-1 atas Hong Kong dan Selandia Baru unggul 3-2 atas Sri Lanka.
"Hari ini kami telah menyurati ITF menanyakan tentang proses itu dan apa yang haru kami lakukan untuk dapat membuat hal itu dikaji kembali," timpal Hall lagi.
ITF sebelumnya telah memindahkan tempat pertandingan Pakistan kontra Hong Kong ke Hong Kong dengan alasan keamanan.
Pakistan telah setahun lebih jadi 'zona terlarang' bagi para pelaku olahraga pasca penyerangan ke bus tim kriket Sri Lanka di Lahore, Maret 2009. Saat itu, sejumlah pemain Sri Lanka cedera dan enam petugas polisi tewas.
Pemenang pertandingan Pakistan vs Selandia Baru akan bertemu pemenang pertandingan Indonesia vs Thailand. Pemenang dari laga final akan promosi ke Grup I Piala Davis.
Foto: Jose Statham, petenis tunggal Selandia Baru. Timnya menolak bertanding ke Pakistan. (Reuters)
( arp / roz )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 09/02/2012 19:53 WIB
Federer Mau Nomor Satu Dunia Lagi
-
Rabu, 08/02/2012 22:25 WIB
Nadal Diusik TV Prancis, Spanyol Meradang
-
Rabu, 08/02/2012 12:21 WIB
Sponsor Malaysia Gelar Turnamen Bulutangkis Berhadiah 1 Juta Dolar
-
Selasa, 07/02/2012 17:45 WIB
Sharapova Impikan Emas Olimpiade
-
Selasa, 07/02/2012 15:36 WIB
Djokovic Bidik Titel Prancis Terbuka & Olimpiade
- Jumat, 10/02/2012 02:00 WIB
Ambrosini: Jangan 'Mendongeng' di Ruang Pers, Chiellini!
- Jumat, 10/02/2012 09:36 WIB
Vieira: Semua Orang Seperti Tak Ingin City Menang
- Jumat, 10/02/2012 00:39 WIB
AVB: Capello Mundur, Jangan Salahkan Chelsea
- Jumat, 10/02/2012 10:48 WIB
Jelang MU vs Liverpool
Giggs: Jangan Sampai Disalip Liverpool, MU!
- Jumat, 10/02/2012 15:16 WIB
Barca Mau Final Copa del Rey di Bernabeu
- Jumat, 10/02/2012 11:42 WIB
Madrid Juga Tertarik Van Persie
- Jumat, 10/02/2012 07:27 WIB
Jelang MU vs Liverpool
Dalglish Harapkan Partai Seru yang 'Bersih'
- Kamis, 09/02/2012 19:18 WIB
Ibra Tampar Storari?
- Jumat, 10/02/2012 14:14 WIB
Suara Del Piero Sadarkan Bocah yang Koma
- Kamis, 09/02/2012 22:43 WIB
Yosua Pahabol Ingin Seperti Boaz Salossa
- Senin, 06/02/2012 01:01 WIB
Sempat Tertinggal Tiga Gol, MU Imbangi Chelsea
- Senin, 06/02/2012 04:12 WIB
'Seharusnya MU Dapat 4 Penalti dan Cahill Dikartu Merah'
- Minggu, 05/02/2012 23:00 WIB
Roma Lumat Inter 4-0
- Selasa, 07/02/2012 19:30 WIB
Kerusuhan Warnai Laga Persija vs Persipura
- Senin, 06/02/2012 09:09 WIB
Tentang Penalti-penalti 'Setan Merah'
- Senin, 06/02/2012 00:21 WIB
KPSI Kongres Tahunan, Teruskan Rencana KLB
- Jumat, 03/02/2012 17:37 WIB
Rusuh, Persija vs Persiwa Dihentikan
- Jumat, 03/02/2012 18:29 WIB
Laga Dilanjutkan, Persija Dikalahkan Persiwa 1-2
- Kamis, 09/02/2012 04:54 WIB
Lewati Valencia, Barca Hadapi Bilbao di Final
- Senin, 06/02/2012 17:02 WIB
Tak Urus KPSI, PSSI akan Bertemu DPR




Sending your message




(2).gif)

---125x125.gif)

.gif)
.gif)


