Coulthard Juga Cela Datarnya Lomba
Selasa, 16/03/2010 22:29 WIB

Getty Images
London - Kritik perihal datarnya balapan pembuka Formula 1 di Bahrain akhir pekan lalu terus bermunculan. Mantan pembalap McLaren David Coulthard jadi yang terbaru, banyak pihak ia cela.
Balapan di Sirkuit Sakhir, Minggu (14/3/2010) memang berjalan dengan datar. Nyaris tak ada aksi yang terjadi, dan ke-24 mobil yang berlomba bagai sedang parade, bukan balapan.
"Saya tidak mau terlalu mendramatisasi, karena bila kondisinya lain, misalnya hujan di Interlagos, maka balapannya bisa berkelas seperti yang kita harapkan," tulis Coulthard di kolomnya di Daily Telegraph.
"Tapi kenyataannya balapan itu seperti prosesi saja. Tes ketahanan mobil ketimbang balapan," sambung mantan pembalap asal Skotlandia yang pernah membela McLaren itu.
Coulthard dengan sinis menimpakan kesalahan kepada Presiden FIA terdahulu, Max Mosley. Serangkaian perubahan aturan yang dibuat di masa Mosley menjabat ternyata tidak sanggup membuat F1 jadi tontonan menarik.
"Pembatasan putaran mesin pada 18.000rpm, larangan isi bahan bakar di tengah lomba, girboks dan mesin standar, pemasok ban tunggal, semua inisiatif itu tampaknya cuma memberi sedikit akibat di lomba di Bahrain," urai Coulthard.
Namun selain Mosley, Coulthard juga turut menunjuk hidung tim peserta. Menurutnya, ide untuk mewajibkan tim kontestan melakukan dua kali pit stop sebenarnya bisa membantu.
"Kewajiban melakukan dua pit didiskusikan selama musim dingin, tapi ada beberapa tim yang tidak mau melakukannya," kata Coulthard.
"Itu adalah contoh terbaik dari para insinyur yang tidak mampu menepikan insting kompetitif mereka demi kebaikan yang lebih besar. Mari kita berharap mereka bisa berpikir jernih sekarang," tandasnya.
( arp / arp )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Balapan di Sirkuit Sakhir, Minggu (14/3/2010) memang berjalan dengan datar. Nyaris tak ada aksi yang terjadi, dan ke-24 mobil yang berlomba bagai sedang parade, bukan balapan.
"Saya tidak mau terlalu mendramatisasi, karena bila kondisinya lain, misalnya hujan di Interlagos, maka balapannya bisa berkelas seperti yang kita harapkan," tulis Coulthard di kolomnya di Daily Telegraph.
"Tapi kenyataannya balapan itu seperti prosesi saja. Tes ketahanan mobil ketimbang balapan," sambung mantan pembalap asal Skotlandia yang pernah membela McLaren itu.
Coulthard dengan sinis menimpakan kesalahan kepada Presiden FIA terdahulu, Max Mosley. Serangkaian perubahan aturan yang dibuat di masa Mosley menjabat ternyata tidak sanggup membuat F1 jadi tontonan menarik.
"Pembatasan putaran mesin pada 18.000rpm, larangan isi bahan bakar di tengah lomba, girboks dan mesin standar, pemasok ban tunggal, semua inisiatif itu tampaknya cuma memberi sedikit akibat di lomba di Bahrain," urai Coulthard.
Namun selain Mosley, Coulthard juga turut menunjuk hidung tim peserta. Menurutnya, ide untuk mewajibkan tim kontestan melakukan dua kali pit stop sebenarnya bisa membantu.
"Kewajiban melakukan dua pit didiskusikan selama musim dingin, tapi ada beberapa tim yang tidak mau melakukannya," kata Coulthard.
"Itu adalah contoh terbaik dari para insinyur yang tidak mampu menepikan insting kompetitif mereka demi kebaikan yang lebih besar. Mari kita berharap mereka bisa berpikir jernih sekarang," tandasnya.
( arp / arp )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 09/02/2012 23:41 WIB
Tes F1 di Jerez
Rosberg Paling Cepat di Hari Ketiga
-
Kamis, 09/02/2012 15:45 WIB
Titel Juara Belum Realistis untuk Mercedes
-
Kamis, 09/02/2012 06:13 WIB
Massa: Ferrari Masih Punya Banyak PR
-
Kamis, 09/02/2012 02:01 WIB
'Massa Akan Tampil Beda di 2012'
-
Rabu, 08/02/2012 23:33 WIB
Tes F1 di Jerez
Schumi Catat Waktu Tercepat di Hari Kedua
- Jumat, 10/02/2012 02:00 WIB
Ambrosini: Jangan 'Mendongeng' di Ruang Pers, Chiellini!
- Jumat, 10/02/2012 09:36 WIB
Vieira: Semua Orang Seperti Tak Ingin City Menang
- Jumat, 10/02/2012 00:39 WIB
AVB: Capello Mundur, Jangan Salahkan Chelsea
- Jumat, 10/02/2012 07:27 WIB
Jelang MU vs Liverpool
Dalglish Harapkan Partai Seru yang 'Bersih'
- Jumat, 10/02/2012 10:48 WIB
Jelang MU vs Liverpool
Giggs: Jangan Sampai Disalip Liverpool, MU!
- Kamis, 09/02/2012 19:18 WIB
Ibra Tampar Storari?
- Jumat, 10/02/2012 11:42 WIB
Madrid Juga Tertarik Van Persie
- Kamis, 09/02/2012 22:43 WIB
Yosua Pahabol Ingin Seperti Boaz Salossa
- Jumat, 10/02/2012 01:43 WIB
Kisruh di Ajax, Beberapa Petinggi Klub Mundur
- Jumat, 10/02/2012 00:51 WIB
'Milan Sedang Butuh Dukungan, Bukan Kritikan'
- Senin, 06/02/2012 01:01 WIB
Sempat Tertinggal Tiga Gol, MU Imbangi Chelsea
- Senin, 06/02/2012 04:12 WIB
'Seharusnya MU Dapat 4 Penalti dan Cahill Dikartu Merah'
- Minggu, 05/02/2012 23:00 WIB
Roma Lumat Inter 4-0
- Selasa, 07/02/2012 19:30 WIB
Kerusuhan Warnai Laga Persija vs Persipura
- Senin, 06/02/2012 09:09 WIB
Tentang Penalti-penalti 'Setan Merah'
- Senin, 06/02/2012 00:21 WIB
KPSI Kongres Tahunan, Teruskan Rencana KLB
- Jumat, 03/02/2012 17:37 WIB
Rusuh, Persija vs Persiwa Dihentikan
- Jumat, 03/02/2012 18:29 WIB
Laga Dilanjutkan, Persija Dikalahkan Persiwa 1-2
- Kamis, 09/02/2012 04:54 WIB
Lewati Valencia, Barca Hadapi Bilbao di Final
- Senin, 06/02/2012 17:02 WIB
Tak Urus KPSI, PSSI akan Bertemu DPR




Sending your message




(2).gif)

---125x125.gif)

.gif)
.gif)


