Guyon Kelewatan, Agassi Minta Maaf
Rabu, 17/03/2010 02:23 WIB

Reuters
Indian Wells - Andre Agassi berjumpa musuh bebuyutannya, Pete Sampras, dalam sebuah eksebisi. Agassi mencoba bercanda, tapi saat ia merasa guyonannya kelewatan, ia minta maaf.
Pertandingan eksebisi itu berlangsung pekan lalu di Indian Wells Tennis Garden. Seperti sudah diketahui, Agassi dan Sampras adalah rival sengit saat masih aktif bertenis dulu.
Suatu saat, Sampras menirukan gaya berjalan Agassi yang mirip burung merpati melangkah. Ledekan itu cukup berhasil mengundang tawa penonton.
Akibat guyonan itu, Agassi tampaknya panas. Ia lantas meledek Sampras dengan mengatainya pelit. Ini bagai mengulang omongan pedas Agassi dalam buku biografinya, Open, di mana ia bilang kalau Sampras pelit memberi tip.
Sampras membalas. Ia beri Agassi sebuah servis keras yang memaksa Agassi, yang saat itu berduet dengan Rafael Nadal, untuk menunduk.
Setelah kejadian itu, keduanya memang masih sama-sama tersenyum. Namun tak ada satupun dari dua mantan petenis besar Amerika itu yang menampakkan batang hidungnya di konferensi pers usai eksebisi.
Belakangan, Agassi mengaku menyesal dengan guyonannya. Kepada ESPN, pria 39 tahun itu mengaku sudah kelewat batas dan ia merasa muak dengan dirinya sendiri.
"Itu berlebihan dan tidak pantas. Malam itu memang panas. Kami mencoba bersenang-senang. Saya mencoba melucu," kata Agassi.
"Saya cuma punya sepersekian detik untuk membuat keputusan. Saya melakukannya dan jatuhnya malah tidak lucu. Saya mencoba melupakannya, tapi kelihatannya Pete tidak mau. Dia mungkin tidak suka. Saya sudah mengirim SMS kepada Pete untuk meminta maaf secara pribadi," papar dia.
"Guyonan saya datar dan saya minta maaf. Harapan saya cuma semoga malam itu masih bisa dinikmati," kata Agassi.
Nadal yang dimintai pendapat tentang kejadian itu mengaku kurang memahami persoalan karena omongan orang Amerika yang cepat. Namun petenis Spanyol itu menyatakan bahwa tidak ada ketegangan di antara Agassi dan Sampras. ( arp / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Pertandingan eksebisi itu berlangsung pekan lalu di Indian Wells Tennis Garden. Seperti sudah diketahui, Agassi dan Sampras adalah rival sengit saat masih aktif bertenis dulu.
Suatu saat, Sampras menirukan gaya berjalan Agassi yang mirip burung merpati melangkah. Ledekan itu cukup berhasil mengundang tawa penonton.
Akibat guyonan itu, Agassi tampaknya panas. Ia lantas meledek Sampras dengan mengatainya pelit. Ini bagai mengulang omongan pedas Agassi dalam buku biografinya, Open, di mana ia bilang kalau Sampras pelit memberi tip.
Sampras membalas. Ia beri Agassi sebuah servis keras yang memaksa Agassi, yang saat itu berduet dengan Rafael Nadal, untuk menunduk.
Setelah kejadian itu, keduanya memang masih sama-sama tersenyum. Namun tak ada satupun dari dua mantan petenis besar Amerika itu yang menampakkan batang hidungnya di konferensi pers usai eksebisi.
Belakangan, Agassi mengaku menyesal dengan guyonannya. Kepada ESPN, pria 39 tahun itu mengaku sudah kelewat batas dan ia merasa muak dengan dirinya sendiri.
"Itu berlebihan dan tidak pantas. Malam itu memang panas. Kami mencoba bersenang-senang. Saya mencoba melucu," kata Agassi.
"Saya cuma punya sepersekian detik untuk membuat keputusan. Saya melakukannya dan jatuhnya malah tidak lucu. Saya mencoba melupakannya, tapi kelihatannya Pete tidak mau. Dia mungkin tidak suka. Saya sudah mengirim SMS kepada Pete untuk meminta maaf secara pribadi," papar dia.
"Guyonan saya datar dan saya minta maaf. Harapan saya cuma semoga malam itu masih bisa dinikmati," kata Agassi.
Nadal yang dimintai pendapat tentang kejadian itu mengaku kurang memahami persoalan karena omongan orang Amerika yang cepat. Namun petenis Spanyol itu menyatakan bahwa tidak ada ketegangan di antara Agassi dan Sampras. ( arp / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
- Jumat, 10/02/2012 02:00 WIB
Ambrosini: Jangan 'Mendongeng' di Ruang Pers, Chiellini!
- Jumat, 10/02/2012 00:39 WIB
AVB: Capello Mundur, Jangan Salahkan Chelsea
- Jumat, 10/02/2012 09:36 WIB
Vieira: Semua Orang Seperti Tak Ingin City Menang
- Jumat, 10/02/2012 07:27 WIB
Jelang MU vs Liverpool
Dalglish Harapkan Partai Seru yang 'Bersih'
- Jumat, 10/02/2012 10:48 WIB
Jelang MU vs Liverpool
Giggs: Jangan Sampai Disalip Liverpool, MU!
- Kamis, 09/02/2012 19:18 WIB
Ibra Tampar Storari?
- Kamis, 09/02/2012 22:43 WIB
Yosua Pahabol Ingin Seperti Boaz Salossa
- Jumat, 10/02/2012 11:42 WIB
Madrid Juga Tertarik Van Persie
- Jumat, 10/02/2012 01:43 WIB
Kisruh di Ajax, Beberapa Petinggi Klub Mundur
- Jumat, 10/02/2012 00:51 WIB
'Milan Sedang Butuh Dukungan, Bukan Kritikan'
- Senin, 06/02/2012 01:01 WIB
Sempat Tertinggal Tiga Gol, MU Imbangi Chelsea
- Senin, 06/02/2012 04:12 WIB
'Seharusnya MU Dapat 4 Penalti dan Cahill Dikartu Merah'
- Minggu, 05/02/2012 23:00 WIB
Roma Lumat Inter 4-0
- Selasa, 07/02/2012 19:30 WIB
Kerusuhan Warnai Laga Persija vs Persipura
- Senin, 06/02/2012 09:09 WIB
Tentang Penalti-penalti 'Setan Merah'
- Senin, 06/02/2012 00:21 WIB
KPSI Kongres Tahunan, Teruskan Rencana KLB
- Jumat, 03/02/2012 17:37 WIB
Rusuh, Persija vs Persiwa Dihentikan
- Jumat, 03/02/2012 18:29 WIB
Laga Dilanjutkan, Persija Dikalahkan Persiwa 1-2
- Kamis, 09/02/2012 04:54 WIB
Lewati Valencia, Barca Hadapi Bilbao di Final
- Senin, 06/02/2012 17:02 WIB
Tak Urus KPSI, PSSI akan Bertemu DPR




Sending your message(2).gif)

---125x125.gif)

.gif)


