Indian Wells
'Yang Menang Traktir Makan'
Kamis, 18/03/2010 19:00 WIB

Wozniacki, Radwanska (Reuters/Getty Images)
Indian Wells - Prinsip persahabatan di atas segalanya dipegang oleh Caroline Wozniacki dan Agnieszka Radwanska, yang harus berduel di lapangan. Bayaran buat mereka simpel saja: yang menang mentraktir makan.
Kedua petenis tersebut dipastikan berjumpa di babak semifinal turnamen Indian Wells, setelah mengalahkan lawan-lawannya. Wozniacki menundukkan Zheng Jie, sedangkan Radwanska menyingkirkan Elena Dementieva.
Walaupun tidak berbendera yang sama -- Wozniacki Denmark, Radwanska Polandia -- mereka sudah berkawan sejak masih di level yunior. Jika tampil di turnamen yang sama, mereka pasti menyediakan waktu untuk makan bersama.
"Kalau dari kami ada yang memenangi sesuatu, dia harus mentraktir makan malam," tutur Radwanska seusai mengalahkan Dementieva, seperti dikutip Reuters.
"Memang selalu begitu. Tapi kalau dia menang, itu takkan mengubah hubungan kami," sambung pemain unggulan kelima di Indian Wells ini.
Wozniacki yang merupakan unggulan kedua, mengamini ucapan karibnya itu. "Yang juara harus membayari makan malam. Ya mudah-mudahan saya yang akan mentraktir dia makan malam itu," selorohnya, seperti dikutip Reuters, Kamis (18/3/2010).
"Dia teman yang baik. Besok kami akan rileks saja, bersenang-senang. Baru kemudian kita lihat saja apa yang akan terjadi setelah itu."
Saat ditanya apa saja yang biasa mereka diskusikan saat dinner di sebuah turnamen, Wozniacki menjawab, "Kami tidak membicarakan tenis."
"Banyak hal lain yang ingin kami obrolkan. Kami cenderung membahas hal yang betul-betul berbeda -- pakaian, fesyen, make-up, pemoles kuku, cowok, dan semuanya."
Sahabat ini baru dua kali berduel satu sama lain di kancah WTA. Radwanska memenangi pertemuan pertama di Stockholm 2007, dan Wozniacki membalasnya di tempat yang sama setahun kemudian, dengan skor yang sama pula 6-4 6-1.
"Dia pemain yang bagus," tukas Wozniacki, yang meskipun berpaspor Denmark tapi berdarah Polandia, seperti halnya Radwanska. "Dia bisa mengembalikan banyak pukulan. Dia berpikir. Dia cerdas di lapangan. Kami berteman di luar lapangan, dan kami ingin menang, bertarung di lapangan."
"Begitu Anda mulai berpikir: 'Oke, dia temanku, lalu apa yang terjadi jika kamu kalah. Maka, yang penting adalah tetap fokus dan tidak memikirkan siapapun yang ada di seberang lapangan," imbuhnya. ( a2s / krs )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Kedua petenis tersebut dipastikan berjumpa di babak semifinal turnamen Indian Wells, setelah mengalahkan lawan-lawannya. Wozniacki menundukkan Zheng Jie, sedangkan Radwanska menyingkirkan Elena Dementieva.
Walaupun tidak berbendera yang sama -- Wozniacki Denmark, Radwanska Polandia -- mereka sudah berkawan sejak masih di level yunior. Jika tampil di turnamen yang sama, mereka pasti menyediakan waktu untuk makan bersama.
"Kalau dari kami ada yang memenangi sesuatu, dia harus mentraktir makan malam," tutur Radwanska seusai mengalahkan Dementieva, seperti dikutip Reuters.
"Memang selalu begitu. Tapi kalau dia menang, itu takkan mengubah hubungan kami," sambung pemain unggulan kelima di Indian Wells ini.
Wozniacki yang merupakan unggulan kedua, mengamini ucapan karibnya itu. "Yang juara harus membayari makan malam. Ya mudah-mudahan saya yang akan mentraktir dia makan malam itu," selorohnya, seperti dikutip Reuters, Kamis (18/3/2010).
"Dia teman yang baik. Besok kami akan rileks saja, bersenang-senang. Baru kemudian kita lihat saja apa yang akan terjadi setelah itu."
Saat ditanya apa saja yang biasa mereka diskusikan saat dinner di sebuah turnamen, Wozniacki menjawab, "Kami tidak membicarakan tenis."
"Banyak hal lain yang ingin kami obrolkan. Kami cenderung membahas hal yang betul-betul berbeda -- pakaian, fesyen, make-up, pemoles kuku, cowok, dan semuanya."
Sahabat ini baru dua kali berduel satu sama lain di kancah WTA. Radwanska memenangi pertemuan pertama di Stockholm 2007, dan Wozniacki membalasnya di tempat yang sama setahun kemudian, dengan skor yang sama pula 6-4 6-1.
"Dia pemain yang bagus," tukas Wozniacki, yang meskipun berpaspor Denmark tapi berdarah Polandia, seperti halnya Radwanska. "Dia bisa mengembalikan banyak pukulan. Dia berpikir. Dia cerdas di lapangan. Kami berteman di luar lapangan, dan kami ingin menang, bertarung di lapangan."
"Begitu Anda mulai berpikir: 'Oke, dia temanku, lalu apa yang terjadi jika kamu kalah. Maka, yang penting adalah tetap fokus dan tidak memikirkan siapapun yang ada di seberang lapangan," imbuhnya. ( a2s / krs )
Dapatkan info harian khusus olahraga Raket.
Ketik REG DS RAKET kirim ke 3845 (khusus pelanggan Telkomsel)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
-
Kamis, 09/02/2012 19:53 WIB
Federer Mau Nomor Satu Dunia Lagi
-
Rabu, 08/02/2012 22:25 WIB
Nadal Diusik TV Prancis, Spanyol Meradang
-
Rabu, 08/02/2012 12:21 WIB
Sponsor Malaysia Gelar Turnamen Bulutangkis Berhadiah 1 Juta Dolar
-
Selasa, 07/02/2012 17:45 WIB
Sharapova Impikan Emas Olimpiade
-
Selasa, 07/02/2012 15:36 WIB
Djokovic Bidik Titel Prancis Terbuka & Olimpiade
- Jumat, 10/02/2012 02:00 WIB
Ambrosini: Jangan 'Mendongeng' di Ruang Pers, Chiellini!
- Jumat, 10/02/2012 00:39 WIB
AVB: Capello Mundur, Jangan Salahkan Chelsea
- Jumat, 10/02/2012 09:36 WIB
Vieira: Semua Orang Seperti Tak Ingin City Menang
- Jumat, 10/02/2012 07:27 WIB
Jelang MU vs Liverpool
Dalglish Harapkan Partai Seru yang 'Bersih'
- Kamis, 09/02/2012 19:18 WIB
Ibra Tampar Storari?
- Kamis, 09/02/2012 22:43 WIB
Yosua Pahabol Ingin Seperti Boaz Salossa
- Jumat, 10/02/2012 00:51 WIB
'Milan Sedang Butuh Dukungan, Bukan Kritikan'
- Jumat, 10/02/2012 06:10 WIB
Mertesacker Kini Tak Lagi Rasakan Liburan Musim Dingin
- Jumat, 10/02/2012 01:43 WIB
Kisruh di Ajax, Beberapa Petinggi Klub Mundur
- Kamis, 09/02/2012 22:52 WIB
Timnas U-21 Asah Kemampuan
- Senin, 06/02/2012 01:01 WIB
Sempat Tertinggal Tiga Gol, MU Imbangi Chelsea
- Senin, 06/02/2012 04:12 WIB
'Seharusnya MU Dapat 4 Penalti dan Cahill Dikartu Merah'
- Minggu, 05/02/2012 23:00 WIB
Roma Lumat Inter 4-0
- Selasa, 07/02/2012 19:30 WIB
Kerusuhan Warnai Laga Persija vs Persipura
- Senin, 06/02/2012 09:09 WIB
Tentang Penalti-penalti 'Setan Merah'
- Senin, 06/02/2012 00:21 WIB
KPSI Kongres Tahunan, Teruskan Rencana KLB
- Jumat, 03/02/2012 17:37 WIB
Rusuh, Persija vs Persiwa Dihentikan
- Jumat, 03/02/2012 18:29 WIB
Laga Dilanjutkan, Persija Dikalahkan Persiwa 1-2
- Kamis, 09/02/2012 04:54 WIB
Lewati Valencia, Barca Hadapi Bilbao di Final
- Senin, 06/02/2012 17:02 WIB
Tak Urus KPSI, PSSI akan Bertemu DPR




Sending your message




(2).gif)

---125x125.gif)

.gif)
.gif)


