McLaren Dipusingkan Sayap Fleksibel Red Bull
Kamis, 29/07/2010 19:11 WIB

Getty Images
Budapest - Menggunakan sayap yang dianggap bisa bergerak, Red Bull dan Ferrari tampil bagus di GP Jerman pekan kemarin. Mencoba mengaplikasi sayap serupa pada MP4-24, McLaren malah dibuat pusing.
Hasil foto sepanjang GP Jerman pekan lalu menunjukkan kalau sayap depan F10 kepunyaan Ferrari dan RB6 milik Red Bull bisa bergerak naik dan turun pada kondisi lintasan tertentu. Sayap tersebut bergeser merendah hingga 25 mm dalam kecepatan tinggi, hal mana menghasilkan downforce yang lebih besar
Fakta itu sempat memunculkan kontroversi mengingat FIA memang melarang penggunakan komponen tersebut. Namun hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh FIA usai balapan justru membuktikan sebaliknya. Sayap depan Red Bull dan Ferrari dianggap legal dan tak menyalahi aturan.
"Saya sudah melihat banyak gambar akan hal tersebut. Kami yakin soal hal itu, dan kami tidak sendiri. Kedua mobil itu - Ferrari dan Red Bull - memiliki sayap yang lebih rendah posisinya dibanding yang kami miliki. Kami melihatnya sebagai sebuah fenomena. Semuanya sudah disahkan, mungkin seharusnya tidak, kami tidak mengerti," seru dierktur mesin McLaren, Paddy Lowe.
Penyataan FIA yang melegalkan sayap fleksibel tersebut berarti semua tim, termasuk McLaren bisa menirunya. Namun justru masalah lain muncul karena sejauh ini McLaren belum bisa mengaplikasikan sayap tersebut di kendaraannya.
"Ini perbedaan pada level yang cukup besar, yang membuatnya sulit dijelaskan hubungannya dengan berat kendaraan, tekanan ban atau setingan untuk kecepatan tinggi. Saat ini kami masih bekerja sangat keras untuk bisa memahaminya, dan itu layak menuntut performa kami untuk bisa mewujudkannya," pungkas Lowe di ESPNF1.
( din / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Hasil foto sepanjang GP Jerman pekan lalu menunjukkan kalau sayap depan F10 kepunyaan Ferrari dan RB6 milik Red Bull bisa bergerak naik dan turun pada kondisi lintasan tertentu. Sayap tersebut bergeser merendah hingga 25 mm dalam kecepatan tinggi, hal mana menghasilkan downforce yang lebih besar
Fakta itu sempat memunculkan kontroversi mengingat FIA memang melarang penggunakan komponen tersebut. Namun hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh FIA usai balapan justru membuktikan sebaliknya. Sayap depan Red Bull dan Ferrari dianggap legal dan tak menyalahi aturan.
"Saya sudah melihat banyak gambar akan hal tersebut. Kami yakin soal hal itu, dan kami tidak sendiri. Kedua mobil itu - Ferrari dan Red Bull - memiliki sayap yang lebih rendah posisinya dibanding yang kami miliki. Kami melihatnya sebagai sebuah fenomena. Semuanya sudah disahkan, mungkin seharusnya tidak, kami tidak mengerti," seru dierktur mesin McLaren, Paddy Lowe.
Penyataan FIA yang melegalkan sayap fleksibel tersebut berarti semua tim, termasuk McLaren bisa menirunya. Namun justru masalah lain muncul karena sejauh ini McLaren belum bisa mengaplikasikan sayap tersebut di kendaraannya.
"Ini perbedaan pada level yang cukup besar, yang membuatnya sulit dijelaskan hubungannya dengan berat kendaraan, tekanan ban atau setingan untuk kecepatan tinggi. Saat ini kami masih bekerja sangat keras untuk bisa memahaminya, dan itu layak menuntut performa kami untuk bisa mewujudkannya," pungkas Lowe di ESPNF1.
( din / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detikSport.com,
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detikSport.com,
Telepon 021-7941177 (ext.524).
BeritaTerbaru
-
Selasa, 07/02/2012 02:25 WIB
Vettel Ingin Patahkan Harapan Ecclestone
-
Senin, 06/02/2012 22:23 WIB
Rilis RB8, Red Bull Bertekad Lanjutkan Dominasi
-
Minggu, 05/02/2012 19:39 WIB
Hamilton Sudah Beda dari Musim Lalu
-
Sabtu, 04/02/2012 07:23 WIB
Alonso Optimistis dengan Mobil Baru Ferrari
-
Sabtu, 04/02/2012 02:32 WIB
Peringatan Montezemolo buat Massa
- Selasa, 07/02/2012 03:29 WIB
Lakukan Hal Bodoh, Ibra Minta Maaf
- Selasa, 07/02/2012 07:15 WIB
Pujian untuk Pepe Reina
- Selasa, 07/02/2012 01:28 WIB
Barca Tunggu Madrid Terpeleset
- Selasa, 07/02/2012 10:52 WIB
Menyoal Tendangan Suarez ke Tubuh Parker
- Senin, 06/02/2012 19:44 WIB
'Fans Chelsea Salah Cemooh Ferdinand dan Evra'
- Kamis, 02/02/2012 20:00 WIB
'Keputusan CAS Soal Persipura Belum Mengikat'
- Kamis, 02/02/2012 04:57 WIB
Valencia vs Barca Berakhir 1-1
- Rabu, 01/02/2012 18:20 WIB
PSSI Masih Didemo Suporter Pro Statuta
- Senin, 06/02/2012 01:01 WIB
Sempat Tertinggal Tiga Gol, MU Imbangi Chelsea
- Senin, 06/02/2012 04:12 WIB
'Seharusnya MU Dapat 4 Penalti dan Cahill Dikartu Merah'




Sending your message




(2).gif)

---125x125.gif)

.gif)
.gif)


