Forum Sepakbola
Thread Pilihan

Kamis, 18/03/2010 11:25 WIB
Data & Fakta Liga Champions dan Kejuaraan Eropa
Posted : seetoBerita Lain
- Senin, 22/03/2010 08:30 WIB
Mou: Chelsea Belum Saatnya Cuci Gudang - Minggu, 21/03/2010 22:54 WIB
Liga Champions
Orang 'Madrid' Jagokan Barca - Minggu, 21/03/2010 14:12 WIB
Liga Champions
Terry Masih Sakit Hati dengan Wasit - Minggu, 21/03/2010 08:50 WIB
Catatan Sepakbola
Berkah Liga Champions Belum Berakhir untuk Milan, Madrid dan Chelsea - Sabtu, 20/03/2010 18:31 WIB
Liga Champions
FIGC: Sukses Inter Penting Buat Italia - Sabtu, 20/03/2010 15:17 WIB
Mandulnya Top Skorer Liga-liga Eropa
Indeks Berita
Baca Juga

Rabu, 12/03/2008 05:36 WIB
Liga Champions
Kartu Merah, Momok bagi Inter
Rossi Finza Noor - detiksport

AFP/Paul Ellis
Bak sebuah kutukan, Nerazzurri harus menutup dua laga mereka melawan The Reds dengan hanya 10 pemain. Uniknya, baik Materazzi maupun Burdisso berposisi sebagai bek, sebuah posisi yang bisa dibilang sangat sentral untuk pertandingan fase knock-out Liga Champions.
Sungguh sangat ironis jika akhirnya Inter harus kehilangan pemain di pos penting tersebut. Apalagi gol-gol Liverpool baik di laga pertama maupun kedua terjadi setelah wasit memberikan kartu merah kepada pemain mereka, artinya La Benamata harus menderita kebobolan ketika mereka tengah pincang.
Seberapa besar pengaruh kehilangan seorang pemain bagi permainan skuad Roberto Mancini itu? Menurut kapten Liverpool, Steven Gerrard, Inter merupakan tim yang sangat sulit dikalahkan jika mereka bermain dengan 11 orang. Ditambahkan olehnya, kemenangan 1-0 timnya baru bisa tercapai setelah Burdisso dikeluarkan wasit Tom Henning.
"Saya tidak bisa mengatakan ini (pertandingan) mudah, mereka adalah tim yang bagus. Sebelum terjadi kartu merah kami sangat kesulitan," ujar Gerrard seusai pertandingan seperti dilansir Goal.
Pernyataan Gerrard itu ternyata setali tiga uang dengan perkataan Mancini. Bagi Mancio perbedaan antara timnya dengan Liverpool hanyalah sebuah kartu merah. Kepada Football Italia, ia mengaku kecewa bahwa skuadnya harus tersingkir dengan cara seperti itu.
"Sangat jelas kami bisa mendapatkan sesuatu dari peluang yang kami punya, sebuah gol pasti bisa mengubah semuanya. Sayangnya, lagi-lagi kami harus bermain dengan 10 orang dan itu membuat pertandingan menjadi berbeda," tandasnya.
"Sangat menyakitkan harus tersingkir, tetapi setelah dua pertandingan saya menyadari perbedaan kami dengan Liverpool hanya berada di kartu merah," imbuh Mancini.
Penyesalan memang selalu datang terlambat, apapun perasaan yang tengah menghinggapi skuad Inter mereka harus menerima kenyataan tersingkir dari Liga Champions. Mungkin ada baiknya bila rival AC Milan itu memberikan peringatan kepada para pemainnya untuk bermain lebih sabar di lain kesempatan karena hal tersebut terkadang bisa menentukan hasil akhir pertandingan.
"Faktanya, sekali lagi kami harus bermain dengan 10 orang dan Burdisso seharusnya memang bermain lebih hati-hati," sesal Mancini. ( din / ian )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga:
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).



