Berita Lain

Indeks Berita

Baca Juga



Rabu, 05/11/2008 18:46 WIB

Sheva Sangkal Cium Baju Chelsea
Andi Abdullah Sururi - detiksport


(Reuters)

Jakarta - Andriy Shevchenko sepertinya masih terus meyakinkan tifosi Milan bahwa Rossoneri adalah klub sejati di dalam hatinya. Ia sampai menyangkal pernah mencium baju Chelsea.

Penyerang internasional Ukraina itu pernah mengecewakan sebagian suporter Milan ketika memutuskan pindah ke Inggris. Kekecawaan itu menguat ketika Sheva terkesan "cepat melupakan" Milan.

Apa buktinya? Dalam laga awalnya bersama Chelsea, di pertandingan Charity Shield melawan Liverpool, Sheva berhasil mencetak gol. Saat merayakan gol tersebut, ia terlihat mencium baju The Blues.

Pemandangan itu membuat gerah fans Milan, yang sampai saat itu percaya bahwa alasan Sheva hengkang dari San Siro adalah faktor keluarga, di mana ia ingin memperdalam kemampuan berbahasa Inggris. Tapi ciuman itu membuat mereka mencap Sheva pengkhianat.

Namun, dalam wawancaranya dengan harian Metro, pemain berusia 32 tahun itu menyangkal cap tersebut. "Saya bukan pengkhianat dan saya tak pernah mencium baju Chelsea," ujarnya seperti dilansir dari Goal.

Sheva kembali ke Milan pada 23 Agustus lalu setelah dua musim tak sukses di London. Sejauh ini ia belum berhasil menjadi pemain reguler di tim starter, dan baru mencetak satu gol.

"Saya harus terus bekerja keras dan meningkatkan kondisi fisikku. Saya sudah lama tidak bermain secara reguler dan itu membuat tak mudah kembali ke bentuk permainan."

( a2s / roz )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Baca juga:


Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).