Forum Sepakbola
Thread Pilihan

Kamis, 18/03/2010 11:25 WIB
Data & Fakta Liga Champions dan Kejuaraan Eropa
Posted : seetoBerita Lain
- Kamis, 18/03/2010 22:17 WIB
Agum Gumelar Jadi 'Tembok' PSSI? - Kamis, 18/03/2010 21:30 WIB
Ramai-ramai Membela Nurdin - Kamis, 18/03/2010 21:03 WIB
PSSI Akan Super Aktif di KSN - Kamis, 18/03/2010 17:39 WIB
'Tanpa Diminta, Nurdin Pasti Turun April 2011' - Rabu, 17/03/2010 23:51 WIB
DPR Ingin Panggil PSSI - Rabu, 17/03/2010 22:29 WIB
Hujan Gol, PSM Kandaskan Persik 5-3
Indeks Berita
Baca Juga
Minggu, 15/11/2009 05:23 WIB
Bendol: Indonesia Kalah karena Lelah
Arya Perdhana - detiksport

AFP
Foto Terkait
Di Al Kuwait Sports Club Stadium, Minggu (15/11/2009) dinihari WIB, Indonesia sempat unggul lebih dulu lewat gol Bambang Pamungkas di menit 32. Tapi dwi gol dari Bader Al Motawaa (menit 60 dan 86) membuat Kuwait berbalik unggul.
Seusai pertandingan Benny memuji penampilan para pemain Indonesia yang meski sempat dikurung serangan Kuwait, justru sempat unggul dan cuma kalah lewat gol di penghujung laga.
"Kami memperlihatkan penampilan yang bagus sepanjang pertandingan," komentar Bendol, panggilan Benny, seusai pertandingan seperti dilansir situs AFC.
Bendol menyalahkan buruknya stamina anak-anak asuhnya. Di setengah jam terakhir pertandingan, Charis Yulianto dkk memang mulai kepayahan karena didera kelelahan. Akibat fisik yang terkuras, konsentrasi jadi turun dan kekalahan pun tak terhindarkan.
Bendol turut menuding jet lag akibat jauhnya perjalanan dan perbedaan waktu sebagai penyebab buruknya stamina Indonesia. Padahal menurut catatan detiksport, tim 'Merah Putih' telah bertolak ke Kuwait dari Jakarta pada Jumat (6/11) atau lebih dari sepekan lalu.
"Para pemain memperlihatkan komitmen yang hebat terutama saat kami unggul. Namun pertandingan tidak berjalan seperti yang kami rencanakan karena ketidakbugaran kami," sesal Bendol.
"Penampilan kami menukik di babak kedua karena para pemain sangat lelah dan ini terlihat jelas di paruh kedua. Alasan utamanya adalah karena perjalanan yang panjang dari Indonesia dan perbedaan waktu," kilahnya.
Kekalahan dari Kuwait membuat Indonesia masih terbenam di posisi buncit Grup B dengan nilai tiga. Kans untuk lolos memang mengecil, tapi Bendol menolak untuk menyerah.
"Peluang kami masih ada, tapi bila kami masih ingin lolos ke Piala Asia, kami tidak boleh kehilangan angka di pertandingan tersisa," tegas Bendol.
Hari Rabu (18/11), Indonesia ganti akan menjamu Kuwait di Jakarta. Dua pertandingan sisa lainnya adalah menghadapi Oman di kandang serta melawat ke markas Australia.
( arp / din )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (103 Komentar)
Baca juga:
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).



