Forum Sepakbola
Thread Pilihan

Kamis, 18/03/2010 11:25 WIB
Data & Fakta Liga Champions dan Kejuaraan Eropa
Posted : seetoBerita Lain
- Senin, 22/03/2010 04:46 WIB
Gol Cassano Taklukkan Juve - Senin, 22/03/2010 01:02 WIB
Leonardo Lihat Anomali di Seri A - Senin, 22/03/2010 00:10 WIB
Dua Kado Ultah Tak Dapat, Dinho Tetap Positif - Minggu, 21/03/2010 23:06 WIB
Diimbangi Napoli, Milan Gagal Salip Inter - Minggu, 21/03/2010 15:19 WIB
Beckham Dapat Dukungan dari Giggs - Minggu, 21/03/2010 07:05 WIB
Inter Imbang, Mourinho Diam
Indeks Berita
Baca Juga
Selasa, 24/11/2009 12:49 WIB
Derby d'Italia Mulai Panas oleh Isu Rasis
Andi Abdullah Sururi - detiksport

Mario Balotelli (REUTERS)
Potensi pertarungan kurang sehat itu muncul hari Minggu lalu, ketika Juve menjamu Udinese di Turin dalam pertandingan Seri A. Di sebuah seksi penonton, sempat terdengar suara-suara yang ditujukan bukan untuk para pemain yang saat ini ada di lapangan.
"Se saltelli muore Balotellli", demikian teriakan-teriakan tersebut, yang artinya kurang lebih "Kalau kamu melompat-lompat, kamu akan mati, Balotelli".
Demi melihat gelagat tak baik dari suporternya, pemandu acara di stadion sempat memperingatkan mereka supaya tidak berbuat "rasis".
Boleh jadi tidak ada unsur rasis dalam kalimat tersebut, tapi tetap menyemburkan aroma tak sedap menjelang pertarungan kedua tim pada 5 Desember. Yang tak kalah penting adalah seperti memunculkan lagi kenangan buruk di musim lalu.
Ketika itu di kandang sendiri, sekelompok suporter Bianconeri menghina dan mencemooh Balotelli. "Seorang hitam tak bisa menjadi orang Italia", demikian antara lain perlakukan rasis tersebut.
Pemain Italia berdarah Ghana itu memang menjadi "favorit" fans Juve untuk dicibir karena kelakuannya dianggap menyebalkan. Atas kejadian itu Juve dihukum dan bermain tanpa penonton di pertandingan kandang berikutnya.
"Tidak masuk akal, menghina pemain yang bahkan tidak ada di lapangan," keluh gelandang Juve, Momo Sissoko, tentang perilaku sebagian fans timnya itu. "Saya berharap hal-hal ini tidak terjadi lagi."
"Saya menentang segala jenis penghinaan dan deskriminasi ras. Tapi jika Anda pergi ke banyak pertandingan, hal-hal seperti itu tidaklah mengherankan. Banyak penghinaan yang Anda dengar di seisi stadion," timpal pelatih Ciro Ferrara, dikutip AFP.
"Saya pernah jadi pemain dan saya ingat cibiran-cibiran itu. Vesuvius (kelompok ultras Napoli) membakar semuanya. Saya ingat dan itu menyakitkan," sambung mantan bek timnas Italia yang pernah membela Napoli itu.
"Benar sih, fans sudah bayar untuk masuk stadion. Tapi itu tidak berarti mereka punya hak untuk menyinggung dan menyerang orang lain."
( a2s / key )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (27 Komentar)
Baca juga:
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).



