Berita Lain

Indeks Berita

Baca Juga



Jumat, 18/12/2009 07:48 WIB

Sempat Keliru, Sneijder Kini Bahagia
Mohammad Resha Pratama - detiksport


AFP

Milan - Wesley Sneijder mengaku kini telah bahagia merumput di Italia bersama Inter Milan. Tapi siapa sangka Sneijder pada awalnya sempat berpikiran buruk soal sepakbola Seri A.

Sneijder adalah satu dari kuintet Belanda Real Madrid harus terbuang akibat dimulainya rezim Galacticos baru ketika Florentino Perez menjabat presiden lagi. Arjen Robben mengikuti jejaknya dengan hijrah ke Bayern Munich. Tiga pemain Belanda di Madrid yang masih bertahan adalah Ruud van nistelrooy, Royston Drenthe dan Rafael van der vaart.

Meski sempat menyatakan ingin tetap di Madrid, namun lewat proses yang cukup rumit akhirnya Sneijder angkat kaki dari tanah Spanyol menuju Italia tepatnya di kota Milan. Inter yang saat itu sedang membutuhkan trequartista handal pun merekrutnya.

Sneijder pun langsung jadi jaminan kemenangan Inter. Dari data Soccernet, kala Sneijder bermain, Inter hampir selalu mengakhiri laga dengan kemenangan. Hasil terburuk Nerazzurri kala ia tampil adalah tiga kali draw yakin saat melawan Barcelona (0-0) dan Dynamo Kiev (2-2) di Liga Champions serta AS Roma (1-1) di Seri A.

Ada baik pasti ada buruknya juga dan yang buruk pun ternyata pernah terlintas Sneijder. Terpuruknya sepakbola Italia sejak diguncang kasus Calciopoli serta hijrahnya para pemain bintang, seperti Kaka dan Zlatan Ibrahimovic yang justru menyebrang ke La Liga, membuat pemain internasional Belanda itu sempat ragu akan kualitas terkini Seri A.

"Belum lama aku berpikir kalau aku tidak akan menemukan hal menarik di Italia. Aku kira standar liga di sini sangat inferior dan fakta kalau stadion tak terisi penuh saat laga berlangsung," ungkap Sneijder dalam sebuah wawancara yang dikutip Football Italia.

"Aku pun seketika langsung merubah pandanganku. Sekarang aku dapat mengatakan dengan kepuasan tinggi kalau aku sangat bahagia di sini dan aku tidak pernah merasa sebahagia ini," tegasnya lagi.

Jika sudah menemukan kebahagiaan bermain bola di Italia. Bagaimanakah kini perasaan Sneijder soal klub lamanya yang terlihat tak menghargai jasanya lagi usai membawa Madrid juara liga tahun 2007 & 2008?

"Setelah semuanya berlalu, aku tetap berhubungan baik dengan mantan rekanku di Madrid. Tapi saat bersamaan aku senang bisa membuktikan diriku bagus di tempat lain (Inter Milan)," demikian pemain berumur 25 tahun itu.
( mrp / roz )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (24 Komentar)

Baca juga:


Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).