Jelang Piala FA
Doa untuk Leeds dari Sir Alex
Sabtu, 02/01/2010 12:34 WIB
FOTO:
Manchester - Bagi Manchester United, Leeds United adalah seteru sejak lama. Namun, ketika kedua tim bertemu di babak ketiga Piala FA akhir pekan ini, Sir Alex Ferguson justru memberikan Leeds sebuah doa.
Leeds memang tak sementereng Liverpool, tetapi dari sisi historis mereka adalah rival berat yang tak kalah besar, sama seperti halnya Manchester City. Rivalitas keduanya didasari karena nuansa "kedaerahan" yang diwakili keduanya, yakni Lanchashire dan Yorkshire. Pada masa lampau, dua wilayah tersebut bahkan pernah berperang.
Di Liga Inggris, lepas dari nuansa perang masa lalu, Leeds pun kerap menyulitkan MU yang dalam satu dekade terakhir tampil dominan. Jika The Red Devils takluk di tangan The Whites, maka itu bukanlah sebuah hal yang mengherankan. Bahkan Leeds, dengan Eric Cantona-nya kala itu, pernah mengangkangi MU dengan menjadi juara di musim 1991/1992--musim terakhir sebelum memasuki era Premier League.
Well, di tengah hiruk-pikuk persaingan masa lalu di antara keduanya, Leeds "hanya" penghuni League One saat ini, sebuah divisi yang setara dengan divisi dua di Inggris. Namun demikian, bukan berarti Sir Alex kehilangan respek bagi rival abadi klubnya itu. Malahan manajer asal Skotlandia itu mengirim sebuah doa agar Leeds cepat kembali ke Premier League.
"Mereka tak jauh untuk kembali ke Premier League dalam beberapa tahun ke depan. Jika Anda melihat posisi mereka di League One, mereka akan naik ke League Championship musim depan," ujarnya kepada AFP.
Sir Alex sendiri menyebut bahwa ia tak pernah membenci rivalitas dengan Leeds. Bahkan, kalau mau dilihat faktanya, ia pernah membeli beberapa pemain yang kemudian menjadi tulang punggung timnya dari Leeds. Sebut saja nama-nama seperti Cantona, Rio Ferdinand dan Alan Smith.
"Saya selalu menikmati rivalitas. Hal itu selalu membuat Anda ingin tampil bagus. Kami pernah mengalami beberapa pertandingan menarik melawan Leeds. Atmosfernya sangat mengagumkan dan rekor kami juga cukup bagus," tukasnya.
Sejauh ini, MU dan Leeds sudah 105 kali bertemu. MU memenangi 45 di antaranya, sementara Leeds baru 25. Sisa 35 pertandingan lainnya berakhir imbang. Sedangkan khusus untuk Piala FA, mereka sudah sembilan kali bertemu dengan MU memenangi empat di antaranya, dan Leeds dua di antaranya.
Terakhir kali kedua tim ini bertemu adalah pada Februari 2004, di mana kala itu keduanya berbagi hasil imbang 1-1. Hari Minggu (3/1/2010) ini, keduanya akan kembali berhadapan di babak ketiga Piala FA yang akan dihelat di Stadion Old Trafford.
Foto: Laga MU vs Leeds di Old Trafford pada tahun 2003 (AFP/Paul Barker)
( roz / roz )
Leeds memang tak sementereng Liverpool, tetapi dari sisi historis mereka adalah rival berat yang tak kalah besar, sama seperti halnya Manchester City. Rivalitas keduanya didasari karena nuansa "kedaerahan" yang diwakili keduanya, yakni Lanchashire dan Yorkshire. Pada masa lampau, dua wilayah tersebut bahkan pernah berperang.
Di Liga Inggris, lepas dari nuansa perang masa lalu, Leeds pun kerap menyulitkan MU yang dalam satu dekade terakhir tampil dominan. Jika The Red Devils takluk di tangan The Whites, maka itu bukanlah sebuah hal yang mengherankan. Bahkan Leeds, dengan Eric Cantona-nya kala itu, pernah mengangkangi MU dengan menjadi juara di musim 1991/1992--musim terakhir sebelum memasuki era Premier League.
Well, di tengah hiruk-pikuk persaingan masa lalu di antara keduanya, Leeds "hanya" penghuni League One saat ini, sebuah divisi yang setara dengan divisi dua di Inggris. Namun demikian, bukan berarti Sir Alex kehilangan respek bagi rival abadi klubnya itu. Malahan manajer asal Skotlandia itu mengirim sebuah doa agar Leeds cepat kembali ke Premier League.
"Mereka tak jauh untuk kembali ke Premier League dalam beberapa tahun ke depan. Jika Anda melihat posisi mereka di League One, mereka akan naik ke League Championship musim depan," ujarnya kepada AFP.
Sir Alex sendiri menyebut bahwa ia tak pernah membenci rivalitas dengan Leeds. Bahkan, kalau mau dilihat faktanya, ia pernah membeli beberapa pemain yang kemudian menjadi tulang punggung timnya dari Leeds. Sebut saja nama-nama seperti Cantona, Rio Ferdinand dan Alan Smith.
"Saya selalu menikmati rivalitas. Hal itu selalu membuat Anda ingin tampil bagus. Kami pernah mengalami beberapa pertandingan menarik melawan Leeds. Atmosfernya sangat mengagumkan dan rekor kami juga cukup bagus," tukasnya.
Sejauh ini, MU dan Leeds sudah 105 kali bertemu. MU memenangi 45 di antaranya, sementara Leeds baru 25. Sisa 35 pertandingan lainnya berakhir imbang. Sedangkan khusus untuk Piala FA, mereka sudah sembilan kali bertemu dengan MU memenangi empat di antaranya, dan Leeds dua di antaranya.
Terakhir kali kedua tim ini bertemu adalah pada Februari 2004, di mana kala itu keduanya berbagi hasil imbang 1-1. Hari Minggu (3/1/2010) ini, keduanya akan kembali berhadapan di babak ketiga Piala FA yang akan dihelat di Stadion Old Trafford.
Foto: Laga MU vs Leeds di Old Trafford pada tahun 2003 (AFP/Paul Barker)
( roz / roz )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Rabu, 08/02/2012 19:12 WIB
Masih di Puncak Selepas Januari, Mancini Bersyukur
-
Rabu, 08/02/2012 16:55 WIB
Vela Enggan Pulang ke Arsenal
-
Rabu, 08/02/2012 12:52 WIB
Kucing Penyusup di Anfield Beken di Twitter
-
Rabu, 08/02/2012 11:17 WIB
Suarez Siap Hadapi Cibiran Fans MU
-
Rabu, 08/02/2012 10:39 WIB
De Gea Mau Seperti Schmeichel
-
Rabu, 08/02/2012 20:56
Prestasi Conte di Juve Kejutkan Wenger
-
Rabu, 08/02/2012 21:48
'Mourinho Bahagia di Madrid'
-
Rabu, 08/02/2012 16:07
Ulang Tahun, CR7 Beli Lamborghini Aventador
-
Rabu, 08/02/2012 12:52
Kucing Penyusup di Anfield Beken di Twitter
-
Rabu, 08/02/2012 18:08
Menjelang Gol ke-4.000 Madrid di Bernabeu
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 21 | 12 | 9 | 0 | 33-13 | 45 |
| 2 | Milan | 22 | 13 | 5 | 4 | 43-19 | 44 |
| 3 | Udinese | 22 | 12 | 5 | 5 | 33-20 | 41 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 24 | 18 | 3 | 3 | 63-19 | 57 |
| 2 | Manchester United | 24 | 17 | 4 | 3 | 59-24 | 55 |
| 3 | Tottenham Hotspur | 24 | 15 | 5 | 4 | 44-25 | 50 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 21 | 18 | 1 | 2 | 71-19 | 55 |
| 2 | Barcelona | 21 | 14 | 6 | 1 | 61-13 | 48 |
| 3 | Valencia | 21 | 10 | 7 | 4 | 31-22 | 37 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 20 | 13 | 4 | 3 | 45-14 | 43 |
| 2 | Bayern Munchen | 20 | 13 | 2 | 5 | 47-14 | 41 |
| 3 | FC Schalke 04 | 20 | 13 | 2 | 5 | 46-25 | 41 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/02/2012 | Juventus | 0 - 0 | Siena |
| 05/02/2012 | Fiorentina | 3 - 2 | Udinese |
| 05/02/2012 | Novara | 0 - 0 | Cagliari |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 07/02/2012 | Liverpool | 0 - 0 | Tottenham Hotspur |
| 05/02/2012 | Chelsea | 3 - 3 | Manchester United |
| 05/02/2012 | Newcastle United | 2 - 1 | Aston Villa |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 07/02/2012 | Granada | 2 - 1 | Malaga |
| 06/02/2012 | Atletico Madrid | 0 - 0 | Valencia |
| 06/02/2012 | Real Zaragoza | 1 - 2 | Rayo Vallecano |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/02/2012 | Kaiserslautern | 0 - 1 | 1.FC Koln |
| 05/02/2012 | SC Freiburg | 2 - 2 | Werder Bremen |
| 05/02/2012 | Hamburger SV | 1 - 1 | Bayern Munchen |











(2).gif)

---125x125.gif)

.gif)

