Jelang Indonesia vs Oman

Menjaga Tradisi Piala Asia, Bisakah?

Doni Wahyudi - detikSport
Rabu, 06/01/2010 10:46 WIB
FOTO:AFP
Jakarta - Meski tak termasuk negara papan atas Asia, Indonesia bisa dibilang sudah jadi langganan Piala Asia. Tapi untuk penyelenggaraan di Qatar tahun depan, 'Pasukan Merah Putih' terancam kehilangan tradisinya.

Tahun 1996 bisa dibilang menjadi tonggak sejarah baru sepakbola Indonesia di wilayah Asia. Di tahun itu untuk kali pertama tim nasional sepakbola 'Merah Putih' lolos ke putaran final Piala Asia.

Sayangnya, di Uni Emirat Arab 14 tahun lalu, Indonesia kemudian tak bisa berbuat banyak. Tergabung dengan tuan rumah dan Korea Selatan, Indonesia cuma meraih satu poin hasil main imbang 2-2 kontra Kuwait.

Empat tahun berselang Indonesia kembali berhasil lolos ke Piala Asia 2000 yang kali ini dilangsungkan di Lebanon. Hal serupa terulang di China 2004 dan tentunya pada 2007 lalu, saat Indonesia menjadi tuan rumah bersama Malaysia, Vietnam dan Thailand.

Di tengah minimnya prestasi sepakbola di ajang internasional, keberhasilan lolos ke putaran final Piala Asia kemudian selalu menjadi raihan yang terhitung sangat bagus. Namun hal tersebut terancam hilang, Indonesia dalam ancaman besar tak lolos ke Qatar 2011.

Setelah melewati empat pertandingan, tiga hasil imbang menjadi raihan terbaik anak asuh Benny Dollo. Tergabung bersama Australia, Kuwait dan Oman di Grup B, Bambang Pamungkas dkk terpuruk di dasar klasemen dengan tiga poin didapat.

Untuk sementara, Kuwait masih duduk di puncak klasemen dengan poin tujuh, diikuti Australia dengan jumlah poin yang sama. Sementara Oman duduk di tangga ketiga dengan nilai empat.

Dengan hanya tinggal dua pertandingan tersisa (termasuk menghadapi Oman malam nanti), peluang Indonesia untuk lolos jelas masih ada. Syaratnya terhitung sangat sulit karena selain harus dapat tiga poin di GBK, Indonesia juga harus membawa pulang kemenangan di laga pamungkas menghadapi Australia pada 3 Maret mendatang.

Di sisi lain, kans Indonesia terdepak dari kualifikasi dan gagal lolos ke Piala Asia 2011 justru sangat besar. Kekalahan dalam laga malam nanti akan memastikan 'Pasukan Garuda' masuk kotak.

Jangankan kalah, jika bermain imbang saja Indonesia tetap bisa tersingkir. Namun itu dengan catatan Australia bermain imbang dengan Kuwait dalam laga di Al Kuwait Sports Club Stadium yang juga akan dilangsungkan malam nanti.

Jadi, bagaimana nasib Indonesia?
( din / key )
Share:
Redaksi: redaksi[at]staff.detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Elin Ultantina di iklan[at]detikSport.com,
Telepon 021-7941177 (ext.524).
BeritaTerbaruIndeks »
  • Klasemen
      No Team M M S K SG Nilai
      1 Juventus 21 12 9 0 33-13 45
      2 Milan 22 13 5 4 43-19 44
      3 Udinese 22 12 5 5 33-20 41
      Selengkapnya »
      No Team M M S K SG Nilai
      1 Manchester City 24 18 3 3 63-19 57
      2 Manchester United 24 17 4 3 59-24 55
      3 Tottenham Hotspur 24 15 5 4 44-25 50
      Selengkapnya »
      No Team M M S K SG Nilai
      1 Real Madrid 21 18 1 2 71-19 55
      2 Barcelona 21 14 6 1 61-13 48
      3 Valencia 21 10 7 4 31-22 37
      Selengkapnya »
      No Team M M S K SG Nilai
      1 Borussia Dortmund 20 13 4 3 45-14 43
      2 Bayern Munchen 20 13 2 5 47-14 41
      3 FC Schalke 04 20 13 2 5 46-25 41
      Selengkapnya »
  • HasilAkhir
      Tanggal Home Score Away
      07/02/2012 Liverpool 0 - 0 Tottenham Hotspur
      05/02/2012 Chelsea 3 - 3 Manchester United
      05/02/2012 Newcastle United 2 - 1 Aston Villa
      Selengkapnya »
      Tanggal Home Score Away
      07/02/2012 Granada 2 - 1 Malaga
      06/02/2012 Atletico Madrid 0 - 0 Valencia
      06/02/2012 Real Zaragoza 1 - 2 Rayo Vallecano
      Selengkapnya »
      Tanggal Home Score Away
      05/02/2012 Kaiserslautern 0 - 1 1.FC Koln
      05/02/2012 SC Freiburg 2 - 2 Werder Bremen
      05/02/2012 Hamburger SV 1 - 1 Bayern Munchen
      Selengkapnya »