Forum Sepakbola
Thread Pilihan

Kamis, 18/03/2010 11:25 WIB
Data & Fakta Liga Champions dan Kejuaraan Eropa
Posted : seetoBerita Lain
- Minggu, 21/03/2010 21:21 WIB
Menang Tak Bikin Puas - Minggu, 21/03/2010 18:09 WIB
Persebaya Menang, Persib Takluk - Minggu, 21/03/2010 00:00 WIB
'Persik Kediri Ditaklukkan Hujan' - Sabtu, 20/03/2010 23:00 WIB
Agus Yuwono Keluhkan Pemainnya - Sabtu, 20/03/2010 22:17 WIB
Persijap Bungkam Persik 3-2 - Sabtu, 20/03/2010 21:27 WIB
Suporter Persisam Kembali Tuntut Aji Mundur
Indeks Berita
Baca Juga
Rabu, 10/02/2010 20:00 WIB
Kasus Kematian Suporter di Kediri
PSSI: Itu Tangggung Jawab Panpel
Mohammad Resha Pratama - detiksport

Laga antara Persik vs Persib itu digelar di Stadion Brawijaya, Kediri. Meluapnya penonton akibat pihak panpel yang mendiskon harga tiket terkait ultah PersikMania pun membawa petaka.
Sebelum laga tersebut berlangsung, sempat terjadi perkelahian antarsuporter Persik. Usai pertandingan, diketahui ada seorang penonton, Supar (30 tahun), yang tewas akibat keributan tersebut.
Sebagai otoritas sepakbola tertinggi di Indonesia, PSSI semestinya ikut bertanggung jawab atas kejadian tersebut, karena secara tak langsung segala peraturan yang berlaku dalam suatu pertandingan adalah buatan PSSI juga.
Tapi yang terjadi PSSI malah menyalahkan pihak panpel yang tak bisa mengatur pertandingan dengan baik dan malah mengobral harga tiket supaya stadion jadi ramai.
"Saya belum tahu soal suporter meninggal itu. Jangan tanyakan kepada PSSI soal kejadian tersebut, silakan tanya saja ke panpel," ungkap Ketum PSSI, Nurdin Halid, kepada wartawan di Kantor PSSI, Senayan, Rabu (10/2/2010).
"PSSI tidak punya kemampuan untuk mencegah hal itu terjadi. Panpel yang mestinya bisa antisipasi hal itu," sambungnya.
Nurdin pun mencontohkan partai panas lainnya antara Persebaya Surabaya kontra Arema Indonesia (16/1) yang diprediksi akan terjadi kericuhan ternyata berjalan baik-baik saja, meski terjadi pelemparan kepada bus Arema
Meski begitu, Nurdin mengaku prihatin atas kejadian tersebut dan meminta segera Komisi Disiplin (Komdis) untuk mengusut tuntas kasus itu.
"Saya prihatin akan kasus yang terjadi itu. Dan saya akan minta ke Komdis untuk segera mengusut kasus tersebut," pungkas dia.
( roz / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga:
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).



