Presiden Brasil Pesan Tiket Final
Rabu, 10/03/2010 09:58 WIB
FOTO:Luiz Inacio da Silva, Pele (Getty Images)
Brasilia - Presiden Brasil Luiz Inacio da Silva mengaku tidak akan menghadiri pembukaan Piala Dunia bulan Juni nanti. Namun ia dipastikan memesan satu kursi di Johannesburg, berharap sekalian menonton timnya di final.
"Saya begitu optimistis waktu berada di Meksiko dengan Presiden (Felipe) Calderon, dan dia bertanya apakah saya akan menonton pertandingan pertama Piala Dunia. Saya bilang, saya tidak akan nonton pembukaan. Saya akan menyaksikan final," demikian Silva dalam wawancaranya dengan AP.
Tentu saja Silva harus datang di upacara penutupan karena ia akan menerima tongkat estafet penyelenggaraan Piala Dunia, karena berikutnya Brasil adalah tuan rumah (2014). Namun, ia pun berharap bisa menyaksikan Tim Samba bermain pada 11 Juli tersebut, alias tampil di final.
"Brasil sedang bersiap merancang Piala Dunia 2014 sebagai Piala Dunia paling dahsyat yang pernah Anda lihat," tukasnya.
Silva juga berbicara spesifik tentang sosok Dunga, pelatih yang akan membawa Kaka dkk berlaga di Afrika Selatan. Ia memberi dukungan besar pada anak negerinya itu, termasuk jika kemungkinan tidak melibatkan Ronaldinho.
"Kalau ada satu hal yang saya suka dari Dunga, itu adalah dia hanya memanggil pemain-pemain yang dalam kondisi terbaik," ujarnya. "Dia juga begitu percaya diri. Pemain bagus tidaklah cukup, tapi Anda harus tahu bahwa seorang pemain akan mengikuti taktik yang manajer inginkan."
"Penting untuk diingat bahwa di Piala Dunia 1990 Dunga disalahkan atas kegagalan tim Brasil. Di tahun 1994 dia kembali sebagai kapten dan memenangi Piala Dunia," sambung Silva.
Ditanya kenapa Dunga sering menerima kritikan dari publiknya sendiri, walaupun Brasil lolos dari babak kualifikasi Zona Amerika Selatan sebagai tim teratas, sang presiden menjawab: "Semua orang di Brasil itu pelatih. Brasil punya 190 juta pelatih. Semua merasa yakin mereka tahu segalanya soal sepakbola."
( a2s / nar )
"Saya begitu optimistis waktu berada di Meksiko dengan Presiden (Felipe) Calderon, dan dia bertanya apakah saya akan menonton pertandingan pertama Piala Dunia. Saya bilang, saya tidak akan nonton pembukaan. Saya akan menyaksikan final," demikian Silva dalam wawancaranya dengan AP.
Tentu saja Silva harus datang di upacara penutupan karena ia akan menerima tongkat estafet penyelenggaraan Piala Dunia, karena berikutnya Brasil adalah tuan rumah (2014). Namun, ia pun berharap bisa menyaksikan Tim Samba bermain pada 11 Juli tersebut, alias tampil di final.
"Brasil sedang bersiap merancang Piala Dunia 2014 sebagai Piala Dunia paling dahsyat yang pernah Anda lihat," tukasnya.
Silva juga berbicara spesifik tentang sosok Dunga, pelatih yang akan membawa Kaka dkk berlaga di Afrika Selatan. Ia memberi dukungan besar pada anak negerinya itu, termasuk jika kemungkinan tidak melibatkan Ronaldinho.
"Kalau ada satu hal yang saya suka dari Dunga, itu adalah dia hanya memanggil pemain-pemain yang dalam kondisi terbaik," ujarnya. "Dia juga begitu percaya diri. Pemain bagus tidaklah cukup, tapi Anda harus tahu bahwa seorang pemain akan mengikuti taktik yang manajer inginkan."
"Penting untuk diingat bahwa di Piala Dunia 1990 Dunga disalahkan atas kegagalan tim Brasil. Di tahun 1994 dia kembali sebagai kapten dan memenangi Piala Dunia," sambung Silva.
Ditanya kenapa Dunga sering menerima kritikan dari publiknya sendiri, walaupun Brasil lolos dari babak kualifikasi Zona Amerika Selatan sebagai tim teratas, sang presiden menjawab: "Semua orang di Brasil itu pelatih. Brasil punya 190 juta pelatih. Semua merasa yakin mereka tahu segalanya soal sepakbola."
( a2s / nar )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Jumat, 16/07/2010 13:00 WIB
Capello Susun 'Cetak Biru' Masa Depan Inggris
-
Jumat, 16/07/2010 12:00 WIB
Presiden Brasil Bahas Samba
-
Jumat, 16/07/2010 01:29 WIB
Mosimane Gantikan Parreira Latih Afsel
-
Jumat, 16/07/2010 01:02 WIB
Spanyol Dominan
-
Jumat, 16/07/2010 00:37 WIB
Henry Sudah Selesai di Les Bleus
-
Jumat, 10/02/2012 20:35
Pertandingan Ujicoba
Timnas U-21 Dikalahkan Ulsan Hyundai 0-2
-
Jumat, 10/02/2012 15:16
Barca Mau Final Copa del Rey di Bernabeu
-
Jumat, 10/02/2012 19:31
PSSI Ingin Undang Sven-Goran Eriksson ke Indonesia
-
Jumat, 10/02/2012 18:05
Jelang MU vs Liverpool
'Setan Merah' Kembali Diperkuat Cleverley
-
Jumat, 10/02/2012 16:31
'Battle of Britain' Tersaji di Jakarta Mei Mendatang
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 21 | 12 | 9 | 0 | 33-13 | 45 |
| 2 | Milan | 22 | 13 | 5 | 4 | 43-19 | 44 |
| 3 | Lazio | 23 | 12 | 6 | 5 | 37-24 | 42 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 24 | 18 | 3 | 3 | 63-19 | 57 |
| 2 | Manchester United | 24 | 17 | 4 | 3 | 59-24 | 55 |
| 3 | Tottenham Hotspur | 24 | 15 | 5 | 4 | 44-25 | 50 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 21 | 18 | 1 | 2 | 71-19 | 55 |
| 2 | Barcelona | 21 | 14 | 6 | 1 | 61-13 | 48 |
| 3 | Valencia | 21 | 10 | 7 | 4 | 31-22 | 37 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 20 | 13 | 4 | 3 | 45-14 | 43 |
| 2 | Bayern Munchen | 20 | 13 | 2 | 5 | 47-14 | 41 |
| 3 | FC Schalke 04 | 20 | 13 | 2 | 5 | 46-25 | 41 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 10/02/2012 | Lazio | 3 - 2 | Cesena |
| 08/02/2012 | Catania | 1 - 1 | Roma |
| 05/02/2012 | Palermo | 2 - 1 | Atalanta |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 07/02/2012 | Liverpool | 0 - 0 | Tottenham Hotspur |
| 05/02/2012 | Chelsea | 3 - 3 | Manchester United |
| 05/02/2012 | Newcastle United | 2 - 1 | Aston Villa |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 07/02/2012 | Granada | 2 - 1 | Malaga |
| 06/02/2012 | Atletico Madrid | 0 - 0 | Valencia |
| 06/02/2012 | Real Zaragoza | 1 - 2 | Rayo Vallecano |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/02/2012 | Kaiserslautern | 0 - 1 | 1.FC Koln |
| 05/02/2012 | SC Freiburg | 2 - 2 | Werder Bremen |
| 05/02/2012 | Hamburger SV | 1 - 1 | Bayern Munchen |












(2).gif)

---125x125.gif)

.gif)

