Bermasalah, Produksi Zakumi Diminta Berhenti
Rabu, 10/03/2010 15:40 WIB
FOTO:Reuters
Beijing - Proses produksi maskot Piala Dunia, Zakumi, dinilai bermasalah. Diduga karena melakukan pelanggaran soal tenaga kerja, proses produksi diminta untuk distop untuk sementara waktu.
Global Brands Group (GBG) selaku branding company yang ditunjuk FIFA meminta pada Shanghai Fachion Plastic Products (SFPPC), yang merupakan produsen dari maskot Piala Dunia 2010, untuk menghentikan produksinya.
Permintaan ini datang setelah muncul laporan dari media Inggris, News of The World yang menyebutkan bahwa perusahaan itu melakukan pelanggaran terkait dengan tenaga kerja.
Pihak SFPPC membantah hal ini. "Tuduhan bahwa kami menggunakan pekerja anak-anak, dibayar dengan harga rendah, serta kondisi kerja yang tidak bagus, adalah sesuatu yang dibuat-buat," ujar juru bicara perusahaan yang berpusat di China itu, seperti dilansir dari Reuters.
Menurut SFPPC, tuduhan ini lebih ke masalah politis. Selanjutnya serikat pekerja Afrika Selatan berencana melakukan boikot untuk turnamen yang digelar 11 Juni-11 Juli mendatang.
"Tuduhan ini lahir hanya karena tingginya tingkat pengangguran di Afrika Selatan. Lalu sejumlah politisi mereka menyoroti kondisi kerja di perusahaan kami sebagai alasan."
Sebelumnya GBG juga telah melakukan inspeksi terhadap SFPCC. Hasilnya ditemukan sejumlah hal yang tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Pihak perusahaan asal Negeri Tirai Bambu itu mengklaim sudah melakukan perbaikan pasca dilakukan inspeksi.
"Kami merupakan salah satu perusahaan terbaik di China dalam hal lingkungan kerja, pembayaran, taat hukum, dan sebagainya. Bisa dipastikan kami sesuai dengan standar yang ditetapkan di China."
"Kami sangat gembira menerima masukan dari GBG soal bagaimana bisa mencapai standar internasional. Namun kenyataannya adalah kondisi kerja di China memang tidak bisa setingkat kondisi kerja di Inggris atau Singapura."
( nar / a2s )
Global Brands Group (GBG) selaku branding company yang ditunjuk FIFA meminta pada Shanghai Fachion Plastic Products (SFPPC), yang merupakan produsen dari maskot Piala Dunia 2010, untuk menghentikan produksinya.
Permintaan ini datang setelah muncul laporan dari media Inggris, News of The World yang menyebutkan bahwa perusahaan itu melakukan pelanggaran terkait dengan tenaga kerja.
Pihak SFPPC membantah hal ini. "Tuduhan bahwa kami menggunakan pekerja anak-anak, dibayar dengan harga rendah, serta kondisi kerja yang tidak bagus, adalah sesuatu yang dibuat-buat," ujar juru bicara perusahaan yang berpusat di China itu, seperti dilansir dari Reuters.
Menurut SFPPC, tuduhan ini lebih ke masalah politis. Selanjutnya serikat pekerja Afrika Selatan berencana melakukan boikot untuk turnamen yang digelar 11 Juni-11 Juli mendatang.
"Tuduhan ini lahir hanya karena tingginya tingkat pengangguran di Afrika Selatan. Lalu sejumlah politisi mereka menyoroti kondisi kerja di perusahaan kami sebagai alasan."
Sebelumnya GBG juga telah melakukan inspeksi terhadap SFPCC. Hasilnya ditemukan sejumlah hal yang tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Pihak perusahaan asal Negeri Tirai Bambu itu mengklaim sudah melakukan perbaikan pasca dilakukan inspeksi.
"Kami merupakan salah satu perusahaan terbaik di China dalam hal lingkungan kerja, pembayaran, taat hukum, dan sebagainya. Bisa dipastikan kami sesuai dengan standar yang ditetapkan di China."
"Kami sangat gembira menerima masukan dari GBG soal bagaimana bisa mencapai standar internasional. Namun kenyataannya adalah kondisi kerja di China memang tidak bisa setingkat kondisi kerja di Inggris atau Singapura."
( nar / a2s )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Jumat, 16/07/2010 13:00 WIB
Capello Susun 'Cetak Biru' Masa Depan Inggris
-
Jumat, 16/07/2010 12:00 WIB
Presiden Brasil Bahas Samba
-
Jumat, 16/07/2010 01:29 WIB
Mosimane Gantikan Parreira Latih Afsel
-
Jumat, 16/07/2010 01:02 WIB
Spanyol Dominan
-
Jumat, 16/07/2010 00:37 WIB
Henry Sudah Selesai di Les Bleus
-
Jumat, 10/02/2012 20:35
Pertandingan Ujicoba
Timnas U-21 Dikalahkan Ulsan Hyundai 0-2
-
Jumat, 10/02/2012 19:31
PSSI Ingin Undang Sven-Goran Eriksson ke Indonesia
-
Jumat, 10/02/2012 18:05
Jelang MU vs Liverpool
'Setan Merah' Kembali Diperkuat Cleverley
-
Jumat, 10/02/2012 15:16
Barca Mau Final Copa del Rey di Bernabeu
-
Jumat, 10/02/2012 18:26
Demi Timnas, Menpora Desak Rekonsiliasi
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 21 | 12 | 9 | 0 | 33-13 | 45 |
| 2 | Milan | 22 | 13 | 5 | 4 | 43-19 | 44 |
| 3 | Lazio | 23 | 12 | 6 | 5 | 37-24 | 42 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 24 | 18 | 3 | 3 | 63-19 | 57 |
| 2 | Manchester United | 24 | 17 | 4 | 3 | 59-24 | 55 |
| 3 | Tottenham Hotspur | 24 | 15 | 5 | 4 | 44-25 | 50 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 21 | 18 | 1 | 2 | 71-19 | 55 |
| 2 | Barcelona | 21 | 14 | 6 | 1 | 61-13 | 48 |
| 3 | Valencia | 21 | 10 | 7 | 4 | 31-22 | 37 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 20 | 13 | 4 | 3 | 45-14 | 43 |
| 2 | Bayern Munchen | 20 | 13 | 2 | 5 | 47-14 | 41 |
| 3 | FC Schalke 04 | 20 | 13 | 2 | 5 | 46-25 | 41 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 10/02/2012 | Lazio | 3 - 2 | Cesena |
| 08/02/2012 | Catania | 1 - 1 | Roma |
| 05/02/2012 | Palermo | 2 - 1 | Atalanta |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 07/02/2012 | Liverpool | 0 - 0 | Tottenham Hotspur |
| 05/02/2012 | Chelsea | 3 - 3 | Manchester United |
| 05/02/2012 | Newcastle United | 2 - 1 | Aston Villa |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 07/02/2012 | Granada | 2 - 1 | Malaga |
| 06/02/2012 | Atletico Madrid | 0 - 0 | Valencia |
| 06/02/2012 | Real Zaragoza | 1 - 2 | Rayo Vallecano |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/02/2012 | Kaiserslautern | 0 - 1 | 1.FC Koln |
| 05/02/2012 | SC Freiburg | 2 - 2 | Werder Bremen |
| 05/02/2012 | Hamburger SV | 1 - 1 | Bayern Munchen |












(2).gif)

---125x125.gif)

.gif)
.gif)

