MU Tangkal Gerakan Anti-Glazer
Jumat, 12/03/2010 10:20 WIB
FOTO:Reuters
Manchester - Manchester United berusaha menangkal gerakan anti Malcolm Glazer yang tengah digalang suporter 'Setan Merah'. Sejumlah langkah sudah dilakukan, termasuk melarang pemain berbicara soal hal ini.
Gerakan anti-Glazer lahir atas ketidakpuasan suporter atas menumpuknya utang MU. Gerakan ini dimotori oleh Must, salah satu kelompok pendukung MU.
Dalam beberapa laga terakhir, suporter mengenakan syal warna kuning-hijau sebagai bentuk perlawanan terhadap Glazer. Selain itu suporter juga membentangkan spanduk yang bertuliskan kalimat yang meminta owner asal Amerika Serikat itu angkat kaki dari MU.
Bahkan pemain AC Milan sekaligus mantan maskot Manchester United, David Beckham juga mengenakan syal kuning pasca laga antara kedua klub di Old Trafford, Kamis (11/3/2010) dinihari WIB.
"David telah menunjukkan warna sejatinya. Gerakan untuk perubahan kini semakin tak bisa dihentikan dan kami paham bahwa David tidak sendirian. Dari Eric Cantona dan Andrew Cole, mantan-mantan pemain kami sudah menunjukkan perasaannya soal ini," demikian pernyataan dari Must.
Bisa jadi klub menganggap gerakan ini bisa membahayakan kinerja The Red Devils. Itu sebabnya klub melakukan sejumlah langkah untuk menangkal semakin meluasnya gerakan anti-Glazer.
Seperti diberitakan Guardian, klub melarang pemain untuk membicarakan hal ini kepada media. "Saya tak terlibat dalam hal ini," tukas pemain senior Gary Neville.
Sementara itu bek Patrice Evra berkomentar diplomatis. "Hijau-kuning merupakan warna dari Newton Heath, cikal bakal Manchester United. Fans mengenakan syal warna itu karena mereka mencintai klub ini. Mereka punya alasan untuk melakukan ini, dan saya pikir ini bukan tindakan yang gila," tukas pemain asal Prancis tersebut.
Selain itu klub juga melakukan sejumlah sensor dan editing terhadap wawancara dengan Ferguson yang disiarkan MUTV. Klub juga mengusir penonton di setiap show MUTV, setelah dia menolak untuk melepas syal warna hijau-kuning.
Seorang steward berusia 19 tahun di-PHK setelah ia melepas spanduk anti-Glazer dan mengembalikan kepada pemiliknya.
Di tengah protes tersebut, MU menyepakati kerjasama sponsor dengan Telekom Malaysia selama lima tahun. Ada pun nilai kerjasamanya tidak diumumkan.
"Semua memiliki hak untuk protes dan tentu saja banyak yang mengenakan warna hijau-kuning," tukas CEO MU David Gill.
"Namun kerjasama ini menunjukkan bahwa klub tetap kuat. Menurut saya masih banyak kerjasama-kerjasama lain yang akan kami jalin."
( nar / nar )
Gerakan anti-Glazer lahir atas ketidakpuasan suporter atas menumpuknya utang MU. Gerakan ini dimotori oleh Must, salah satu kelompok pendukung MU.
Dalam beberapa laga terakhir, suporter mengenakan syal warna kuning-hijau sebagai bentuk perlawanan terhadap Glazer. Selain itu suporter juga membentangkan spanduk yang bertuliskan kalimat yang meminta owner asal Amerika Serikat itu angkat kaki dari MU.
Bahkan pemain AC Milan sekaligus mantan maskot Manchester United, David Beckham juga mengenakan syal kuning pasca laga antara kedua klub di Old Trafford, Kamis (11/3/2010) dinihari WIB.
"David telah menunjukkan warna sejatinya. Gerakan untuk perubahan kini semakin tak bisa dihentikan dan kami paham bahwa David tidak sendirian. Dari Eric Cantona dan Andrew Cole, mantan-mantan pemain kami sudah menunjukkan perasaannya soal ini," demikian pernyataan dari Must.
Bisa jadi klub menganggap gerakan ini bisa membahayakan kinerja The Red Devils. Itu sebabnya klub melakukan sejumlah langkah untuk menangkal semakin meluasnya gerakan anti-Glazer.
Seperti diberitakan Guardian, klub melarang pemain untuk membicarakan hal ini kepada media. "Saya tak terlibat dalam hal ini," tukas pemain senior Gary Neville.
Sementara itu bek Patrice Evra berkomentar diplomatis. "Hijau-kuning merupakan warna dari Newton Heath, cikal bakal Manchester United. Fans mengenakan syal warna itu karena mereka mencintai klub ini. Mereka punya alasan untuk melakukan ini, dan saya pikir ini bukan tindakan yang gila," tukas pemain asal Prancis tersebut.
Selain itu klub juga melakukan sejumlah sensor dan editing terhadap wawancara dengan Ferguson yang disiarkan MUTV. Klub juga mengusir penonton di setiap show MUTV, setelah dia menolak untuk melepas syal warna hijau-kuning.
Seorang steward berusia 19 tahun di-PHK setelah ia melepas spanduk anti-Glazer dan mengembalikan kepada pemiliknya.
Di tengah protes tersebut, MU menyepakati kerjasama sponsor dengan Telekom Malaysia selama lima tahun. Ada pun nilai kerjasamanya tidak diumumkan.
"Semua memiliki hak untuk protes dan tentu saja banyak yang mengenakan warna hijau-kuning," tukas CEO MU David Gill.
"Namun kerjasama ini menunjukkan bahwa klub tetap kuat. Menurut saya masih banyak kerjasama-kerjasama lain yang akan kami jalin."
( nar / nar )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Kamis, 09/02/2012 06:11 WIB
Atasi Boro, Sunderland Tantang Arsenal
-
Kamis, 09/02/2012 00:19 WIB
Dzeko Mulai Nyaman di Manchester
-
Rabu, 08/02/2012 21:31 WIB
Divonis Bebas, Mimpi Buruk Redknapp Berakhir
-
Rabu, 08/02/2012 19:12 WIB
Masih di Puncak Selepas Januari, Mancini Bersyukur
-
Rabu, 08/02/2012 16:55 WIB
Vela Enggan Pulang ke Arsenal
-
Kamis, 09/02/2012 04:07
Capello: FA Menghina Saya
-
Kamis, 09/02/2012 05:32
'Milan Kebobolan Lewat Cara yang Naif'
-
Kamis, 09/02/2012 07:25
Montella Pahami Keputusan Capello untuk Mundur
-
Kamis, 09/02/2012 02:42
Capello Mundur dari Timnas Inggris
-
Kamis, 09/02/2012 06:55
Copa del Rey
Barca vs Bilbao, Final Dua Tim Tersukses
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 21 | 12 | 9 | 0 | 33-13 | 45 |
| 2 | Milan | 22 | 13 | 5 | 4 | 43-19 | 44 |
| 3 | Udinese | 22 | 12 | 5 | 5 | 33-20 | 41 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 24 | 18 | 3 | 3 | 63-19 | 57 |
| 2 | Manchester United | 24 | 17 | 4 | 3 | 59-24 | 55 |
| 3 | Tottenham Hotspur | 24 | 15 | 5 | 4 | 44-25 | 50 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 21 | 18 | 1 | 2 | 71-19 | 55 |
| 2 | Barcelona | 21 | 14 | 6 | 1 | 61-13 | 48 |
| 3 | Valencia | 21 | 10 | 7 | 4 | 31-22 | 37 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 20 | 13 | 4 | 3 | 45-14 | 43 |
| 2 | Bayern Munchen | 20 | 13 | 2 | 5 | 47-14 | 41 |
| 3 | FC Schalke 04 | 20 | 13 | 2 | 5 | 46-25 | 41 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/02/2012 | Juventus | 0 - 0 | Siena |
| 05/02/2012 | Fiorentina | 3 - 2 | Udinese |
| 05/02/2012 | Novara | 0 - 0 | Cagliari |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 07/02/2012 | Liverpool | 0 - 0 | Tottenham Hotspur |
| 05/02/2012 | Chelsea | 3 - 3 | Manchester United |
| 05/02/2012 | Newcastle United | 2 - 1 | Aston Villa |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 07/02/2012 | Granada | 2 - 1 | Malaga |
| 06/02/2012 | Atletico Madrid | 0 - 0 | Valencia |
| 06/02/2012 | Real Zaragoza | 1 - 2 | Rayo Vallecano |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/02/2012 | Kaiserslautern | 0 - 1 | 1.FC Koln |
| 05/02/2012 | SC Freiburg | 2 - 2 | Werder Bremen |
| 05/02/2012 | Hamburger SV | 1 - 1 | Bayern Munchen |









(2).gif)

---125x125.gif)

.gif)
.gif)

