Jelang Liga Champions
Bukan Soal Mourinho, tapi Pemain
Sabtu, 13/03/2010 07:28 WIB
FOTO:Getty Images/Dino Panato
Milan - Boleh dibilang Jose Mourinho adalah sosok sentral saat laga leg 2 babak 16 besar antara Chelsea dan Inter Milan di Stamford Bridge. Namun, Mourinho tak ingin terlarut dalam suasana nostalgia yang bisa tercipta dan hanya berkonsentrasi untuk kemenangan Inter.
Untuk pertama kalinya Mourinho akan mendatangi markas Chelsea di saat dia sudah tak menjabat sebagai pelatih di sana. Keberadaannya di Chelsea sejak 2004 hingga 2007 sangat dikenang oleh para pemain dan suporternya. Tentu saja berkat sumbangsih dua gelar Liga Inggris dan menjadikan The Blues sebagai salah satu kekuatan baru di Eropa.
Sudah pasti saat mendampingi Inter ke London Barat, Mourinho akan diliputi emosional yang begitu tinggi mengingat ia adalah pelatih tersukses dalam sejarah Chelsea kalau boleh dibilang. Dan hal itu pun diakui betul pria asal Portugal tersebut meski Mourinho berjanji tak akan merayakannya.
"Hal bagusnya adalah aku tidak harus berjalan jauh, karena dari ruang ganti ke bench hanya berjarak lima meter. Dan aku tidak mau mengelilingi lapangan dan merasakan emosi serta sambutan para penonton," aku Mourinho di situs resmi UEFA.
Bagi Mourinho yang terpenting adalah Nerazzuri mampu mempertahankan keunggulan 2-1 yang diperoleh di Giuseppe Meazza dua pekan silam, agar misi lolos ke perdelapan final dapat terlaksana. Dan elemen terpenting dalam laga kedua tim tersebut bukanlah dirinya, melainkan penampilan Javier Zanetti dkk yang jadi penentunya.
"Pemainlah yang berada di lapangan, bukan aku. Mereka lebih penting dariku, karena pertandingan dimenangkan di lapangan bukan di bangku cadangan," tegas pria usia 47 tahun itu.
"Aku tidak dapat menyembunyikan kalau Chelsea adalah bagian terpenting dalam hidupku. Namun hatiku kini sepenuhnya untuk Inter dan seperti itulah profesional seharusnya berbuat," pungkas Lo Speciale One.
( mrp / fjp )
Untuk pertama kalinya Mourinho akan mendatangi markas Chelsea di saat dia sudah tak menjabat sebagai pelatih di sana. Keberadaannya di Chelsea sejak 2004 hingga 2007 sangat dikenang oleh para pemain dan suporternya. Tentu saja berkat sumbangsih dua gelar Liga Inggris dan menjadikan The Blues sebagai salah satu kekuatan baru di Eropa.
Sudah pasti saat mendampingi Inter ke London Barat, Mourinho akan diliputi emosional yang begitu tinggi mengingat ia adalah pelatih tersukses dalam sejarah Chelsea kalau boleh dibilang. Dan hal itu pun diakui betul pria asal Portugal tersebut meski Mourinho berjanji tak akan merayakannya.
"Hal bagusnya adalah aku tidak harus berjalan jauh, karena dari ruang ganti ke bench hanya berjarak lima meter. Dan aku tidak mau mengelilingi lapangan dan merasakan emosi serta sambutan para penonton," aku Mourinho di situs resmi UEFA.
Bagi Mourinho yang terpenting adalah Nerazzuri mampu mempertahankan keunggulan 2-1 yang diperoleh di Giuseppe Meazza dua pekan silam, agar misi lolos ke perdelapan final dapat terlaksana. Dan elemen terpenting dalam laga kedua tim tersebut bukanlah dirinya, melainkan penampilan Javier Zanetti dkk yang jadi penentunya.
"Pemainlah yang berada di lapangan, bukan aku. Mereka lebih penting dariku, karena pertandingan dimenangkan di lapangan bukan di bangku cadangan," tegas pria usia 47 tahun itu.
"Aku tidak dapat menyembunyikan kalau Chelsea adalah bagian terpenting dalam hidupku. Namun hatiku kini sepenuhnya untuk Inter dan seperti itulah profesional seharusnya berbuat," pungkas Lo Speciale One.
( mrp / fjp )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Jumat, 10/02/2012 17:47 WIB
Mata Bidik Piala Eropa dan Olimpiade
-
Jumat, 10/02/2012 14:56 WIB
Carragher Dukung Gerrard Jadi Kapten Inggris
-
Jumat, 10/02/2012 13:08 WIB
Capello Diyakini Akan Diincar Inter & Juve
-
Jumat, 10/02/2012 10:52 WIB
Wenger Tak Tertarik Tangani Inggris
-
Jumat, 10/02/2012 01:43 WIB
Kisruh di Ajax, Beberapa Petinggi Klub Mundur
-
Jumat, 10/02/2012 20:35
Pertandingan Ujicoba
Timnas U-21 Dikalahkan Ulsan Hyundai 0-2
-
Jumat, 10/02/2012 18:05
Jelang MU vs Liverpool
'Setan Merah' Kembali Diperkuat Cleverley
-
Jumat, 10/02/2012 15:16
Barca Mau Final Copa del Rey di Bernabeu
-
Jumat, 10/02/2012 19:31
PSSI Ingin Undang Sven-Goran Eriksson ke Indonesia
-
Jumat, 10/02/2012 18:26
Demi Timnas, Menpora Desak Rekonsiliasi
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 21 | 12 | 9 | 0 | 33-13 | 45 |
| 2 | Milan | 22 | 13 | 5 | 4 | 43-19 | 44 |
| 3 | Lazio | 23 | 12 | 6 | 5 | 37-24 | 42 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 24 | 18 | 3 | 3 | 63-19 | 57 |
| 2 | Manchester United | 24 | 17 | 4 | 3 | 59-24 | 55 |
| 3 | Tottenham Hotspur | 24 | 15 | 5 | 4 | 44-25 | 50 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 21 | 18 | 1 | 2 | 71-19 | 55 |
| 2 | Barcelona | 21 | 14 | 6 | 1 | 61-13 | 48 |
| 3 | Valencia | 21 | 10 | 7 | 4 | 31-22 | 37 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 20 | 13 | 4 | 3 | 45-14 | 43 |
| 2 | Bayern Munchen | 20 | 13 | 2 | 5 | 47-14 | 41 |
| 3 | FC Schalke 04 | 20 | 13 | 2 | 5 | 46-25 | 41 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 10/02/2012 | Lazio | 3 - 2 | Cesena |
| 08/02/2012 | Catania | 1 - 1 | Roma |
| 05/02/2012 | Palermo | 2 - 1 | Atalanta |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 07/02/2012 | Liverpool | 0 - 0 | Tottenham Hotspur |
| 05/02/2012 | Chelsea | 3 - 3 | Manchester United |
| 05/02/2012 | Newcastle United | 2 - 1 | Aston Villa |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 07/02/2012 | Granada | 2 - 1 | Malaga |
| 06/02/2012 | Atletico Madrid | 0 - 0 | Valencia |
| 06/02/2012 | Real Zaragoza | 1 - 2 | Rayo Vallecano |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/02/2012 | Kaiserslautern | 0 - 1 | 1.FC Koln |
| 05/02/2012 | SC Freiburg | 2 - 2 | Werder Bremen |
| 05/02/2012 | Hamburger SV | 1 - 1 | Bayern Munchen |









(2).gif)

---125x125.gif)

.gif)

